Hyundai Oto Akan Bentuk Perusahaan Patungan Perakitan Kendaraan Niaga di Indonesia

Oleh : Hariyanto | Rabu, 16 Agustus 2017 - 14:58 WIB

Hyundai Oto Komersial Indonesia (ist)
Hyundai Oto Komersial Indonesia (ist)

INDUSTRY co.id -Jakarta - PT Hyundai Oto Komersial Indonesia akan membentuk perusahaan patungan atau joint venture dengan Hyundai Motor Corporation untuk melangsungkan niatnya menjual kendaraan niaga di Indonesia. Saat ini, proses pembentukan perusahaan patungan itu masih dalam tahap negosiasi.

Presiden Direktur Hyundai Oto Komersial Indonesia Iki Wibowo mengatakan, kendaraan asal Korea Selatan tersebut akan diimpor secara terurai atau completely knock down (CKD) dan dirakit di dalam negeri. 

Terkait dengan Penanaman Modal Asing (PMA), proses yang dilakukan tidak menyimpang dari aturan pemerintah. Dengan kata lain, Hyundai Oto Komersial Indonesia masih akan menjadi pemilik saham mayoritas jika nanti joint venture dengan Hyundai Motor Corporation ini terbentuk.

Pada tahap awal, produksi kendaraan komersial Hyundai berupa truk dan bus ini akan bekerjasama dengan pabrik perakitan dari pihak ketiga.

"Investasi dan lokasi sedang kami pertimbangkan. Yang jelas, di semester I-2018 diharapkan sudah mulai produksi," kata Iki Wibowo, Selasa (15/8/2017).

Rencananya  Hyundai akan menjual empat model kendaraan komersial pada tahun depan. Dari jumlah itu, baru dua yang akan dirakit di dalam negeri. Sementara dua segmen lain masih diimpor langsung dari Korea Selatan. Kedua jenis kendaraan yang dirakit di dalam negeri adalah untuk segmen dump truck dan heavy duty truck. 

"Satu lagi ada bus dan tractor head yang masih akan kami impor utuh dari Korea Selatan terlebih dahulu," ungkap Iki.

Menurut Iki, pemilihan untuk melakukan perakitan di Indonesia agar dapat lebih menyesuaikan dengan kondisi jalan. Saat ini, harga jual Hyundai Truck di rentang Rp 300 juta sampai Rp 1 miliar.

Untuk meningkatkan penjualan, Hyundai akan menggaet diler lama dan juga mencari konsumen lama. Apalagi secara perhitungan populasi kendaraan Hyundai sejak tahun 2007 sampai 2012 lalu masih ada sekitar 5.000 unit.

Hingga semester I-2018, ditargetkan ada lima diler yang tersebar di lima kota besar di Indonesia. "Tahun depan kami menargetkan jumlah penjualan mencapai 1.000 unit," ungkap Iki.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 20:40 WIB

OTT di Lapas Sukamiskin Hanya Puncak Gunung Es

Pengamat hukum Margarito Kamis menilai terjadinya OTT KPK terhadap kalapas Sukamiskin menunjukkan sistem yang bekerja di Kementerian Hukum dan HAM berjalan tidak baik.

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 20:20 WIB

Kasus Suap di Lapas Sangat Logis Atasannya Mengetahui

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menyatakan berulang kali kasus suap di dalam lembaga pemasyarakatan terbongkar hingga sangat logis pejabat atasannya sebenarnya sudah…

Film Aquaman (Foto: Warner Bros)

Minggu, 22 Juli 2018 - 20:00 WIB

Segera Tayang, Ini Penampakan Superhero DC Aquaman

Warner Bros telah merilis poster film superhero terbaru Aquaman. film ini akan dirilis akhir tahun mendatang yang akan menyuguhkan film superhero terbaru dari DC.

Wahid Husein Kapalaps Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 20:00 WIB

Wahid Husein Kalapas Sukamiskin Diduga Minta Mobil Secara Gamblang

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan permintaan, mobil, uang, dan sejenisnya oleh Kepala Lapas Sukamiskin Bandung Wahid Husein diduga secara gamblang.

 Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)

Minggu, 22 Juli 2018 - 19:18 WIB

Penerapan Mata Uang Digital Masih Perlu Kajian

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menjelaskan perubahan gaya hidup masyarakat dan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, telah membuat menjamurnya bisnis berbasis digital yaitu…