Restoran di Somalia Hadirkan Menu Burger Unta, Seperti Apa ya Rasanya?

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 16 Agustus 2017 - 11:32 WIB

Burger Unta di Restoran Safari Express di Midtown Global Market, Minneapolis, Somalia (Foto:CNN)
Burger Unta di Restoran Safari Express di Midtown Global Market, Minneapolis, Somalia (Foto:CNN)

INDUSTRY.co.id, Somalia - Pada umumnya daging burger tebuat dari bahan daging sapi atau ayam bahkan orang luar bisa dengan daging babi, tetapi uniknya, di restoran ini menyediakan daging unta sebagai menu andalannya. Pemilik restoran Safari Express, Sade Hashi yang terletak di Midtown Global Market, Minneapolis, Somalia.

Sebenarnya, makanan ini perpaduan dari Afrika Timur, India, Timur tengah bahkan Italia. Di Safari Express, pelanggan dapat menemukan hidangan seperti sambusa, yang mirip dengan samosa India kecuali dengan adonan tipis yang diisi dengan daging sapi, ketumbar dan jinten.

"Daging ayam tidak ada rasanya dibandingkan daging unta," ujarnya yang mengenak kaus bertuliskan 'Keep calm and eat camel' dikutip dari cnn, Rabu (16/8/2017).

Daging unta diimpor dari Australia, di mana kawanan besar berkeliaran bebas dengan jumlah mereka yang besar telah mengenakan pajak atas ekosistem lokal.

Karena ditambahkan ke menu, burger unta telah menjadi makanan populer di kalangan orang Somalia dan bahkan wisatawan. Sebenarnya, selain topping nanas, rasanya hampir bisa melewatkan hamburger biasa.

Selain burger unta, satu hidangan favorit Hashi adalah Ayam Fantastis. Itu ditemukan di Safari Express, tapi juga disajikan di Afro Deli, restoran St. Paul yang kasual. Ayam bakar dilapisi nasi basmati dan ditutup dengan saus kelapa krim. Anda juga bisa mendapatkan sambusas sebagai sisi yang sempurna.

Favorit lainnya adalah jus Barwaaqo dan kopi khas Somalia dari yakni chai, yang dibuat dengan kayu manis, kapulaga, cengkeh, susu dan daun teh yang kendur.

"Makanan, budaya, itu menambah banyak nilai dinamis di kota ini," kata Hashi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Senin, 19 November 2018 - 11:18 WIB

Jelang Dua Dekade Eksistensi, R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Berpengalaman lebih dari 18 tahun di industri kehumasan, R&R Public Relations sebagai PR agency lokal peroleh penghargaan "PR Agency of the Year 2018" dalam ajang Indonesia PR Program of the…

Menteri Perindutrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi pabrik karet PT New Kalbar Processors (NKP) di Kabupaten Kubu Raya,Kalimantan Barat (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 11:15 WIB

Kunjungi New Kalbar Processors, Menperin Janji Tumbuhkan Industri Pengolahan Karet Remah

Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan crumb rubber (karet remah). Oleh karena itu, melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah,…

Kepala Pusdatin Kementan I Ketut Kariyasa

Senin, 19 November 2018 - 11:12 WIB

Produktivitas Tenaga Kerja Sektor Pertanian Meningkat

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan), Ketut Kariyasa menegaskan produktivitas tenaga kerja…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 19 November 2018 - 11:02 WIB

Akademisi Sebut Produksi bukan Variabel Tunggal dalam Kenaikan Harga Beras

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Harga beras yang diberitakan mengalami kenaikan belakangan ini turut mendapat sorotan dari pakar ekonomi pertanian Luthfi Fatah.

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 10:30 WIB

Hindari Jeratan Pinjaman Online, Ini Tujuh Poin yang Harus Diperhatikan Menurut YLKI

Praktik bisnis pinjaman online (pinjol) terus merebak, bahkan masif. Pemerintah pun berbangga, menepuk dada, sementara ribuan konsumen merana, menjadi korban pinjol.