Munas Asippindo Pilih R. Sophia Alizsa Sebagai Ketum Baru

Oleh : Wiyanto | Senin, 14 Agustus 2017 - 19:43 WIB

Jajaran pengurus Asippindo
Jajaran pengurus Asippindo

INDUSTRY.co.id -Jakarta-Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) yang dilaksanakan di Jakarta pada hari Senin, 14 Agustus 2017 memutuskan R Sophia Alizsa sebagai Ketua Umum Asippindo menggantikan Almarhum Pak Nanang Waskito sampai tahun 2018. R. Sophia Alizsa adalah Direktur Operasional dan Jaringan Perum Jamkrindo.

Ketua Dewan Pengawas Asippindo Diding S Anwar , mengatakan harapannya Asippindo menjadi mesin penggerak untuk meningkatkan index inklusifitas keuangan khususnya dalam hal akses UMKM kepada lembaga keuangan. Selain itu juga peningkatan profesionalitas SDM anggota Asippindo dan peningkatan layanan prima untuk mitra Asippindo.

"Dengan harapan ini diharapkan perusahaan Penjaminan solid dan sukses dalam memajukan Perekonomian Nasional melalui Penjaminan UMKMK,"kata Diding di Jakarta, Senin (14/8/2017).

Anggota Asippindo saat ini berjumlah sebanyak 23 anggota, terdiri dari 1 BUMN, 18 BUMD, 4 perusahaan swasta , dengan Jumlah Penjaminan anggota Asippindo per Juni 2017 adalah sebesar Rp 150,88 Triliun.Sekarang sudah ada 23 Perusahaan Penjaminan dimana nanti sedang dalam proses semua Propinsi masing-masing punya Jamkrida.

Sophia Aliza mengucapkan terimakasih, memohon dukungan dari seluruh anggota untuk menjalankan amanat yang diberikan dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan peran Asippindo dalam memajukan industri penjaminan. Asippindo bertekad mendorong akselerasi industri penjaminan di Tanah Air. Potensi bisnis yang masih sangat besar diharapkan bisa segera tergarap seluruhnya. Dengan demikian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bisa terlayani.,"kata R. Sophia Alizsa

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Abdul Kadir Damanik dalam konferensi pers, Rabu (23/1/2018) di Jakarta.

Rabu, 24 Januari 2018 - 18:17 WIB

Aplikasi Early Warning Bantu Tingkatkan Kinerja KUMKM

Kementerian Koperasi dan UKM akan menerapakan Aplikasi Early Warning System (EWS) yang merupakan aplikasi berbasis web guna membantu KUMKM dalam menganalisis kondisi atau kinerjanya.

Konferensi pers pembentukan holding industri migas

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:55 WIB

Progress Pembentukan Holding Industri Migas Dalam Tahap Pengajuan RPP

Progress pembentukan holding saat ini dalam tahap pengajuan RPP yang telah disetujui oleh Menteri BUMN serta Menteri Keuangan dan saat ini menunggu persetujuan Setneg.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:54 WIB

Penjualan 2018 Selamat Sempurna Ditargetkan Tumbuh 10%

Penjualan PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), produsen berbagai komponen otomotif ditargetkan tumbuh 10% pada 2018 ini.

Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir (kiri) (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:49 WIB

Hari ini, Kimia Farma Operasikan Fasilitas Produksi Rapid Test di Bali

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) terus berupaya mengoptimalkan layanan atas kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan. Itu ditandai dengan peresmian pengoperasian Fasilitas Produksi Rapid Test yang…

Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:30 WIB

Kemenperin: Pemenuhan Bahan Baku Garam Bawa Multiplier Effect Bagi Perekonomian Nasional

Ketersediaan bahan baku menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberlanjutan produksi dan investasi di sektor industri.