Program Semen Harga Terjangkau, Kementrian BUMN Tinjau Kesiapan Penjualan Semen di Puncak Jaya dan Wamena

Oleh : Hariyanto | Senin, 14 Agustus 2017 - 16:59 WIB

Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia Ahyanizzaman meninjau kesiapan toko pengecer semen di Kabupaten Puncak Jaya dan Wamena.
Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia Ahyanizzaman meninjau kesiapan toko pengecer semen di Kabupaten Puncak Jaya dan Wamena.

INDUSTRY.co.id , Puncak Jaya - Sebagai tindak lanjut kesiapan logistik terkait program semen dengan harga terjangkau di Provinsi Papua, Kementerian BUMN melakukan peninjauan ke toko-toko pengecer di Kabupaten Puncak Jaya dan Wamena.

Peninjauan tersebut dipimpin oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementrian BUMN, Fajar Harry Sampurno. Turut hadir dalam peninjauan tersebut Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Ahyanizzaman serta Direktur Komersial PPI, Trisilo Ari Setiyawan.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Stratrgis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan, pada prinsipnya pemerintah menginginkan seluruh masyarakat Indonesia dimanapun berada mendapatkan pelayanan yang sama. "Untuk itu, pemerintah terus melakukan kebijakan untuk membantu rakya," kata Fajar.

Sementara itu, Bupati Puncak Jaya, Henock Ibo mengungkapkan, mahalnya harga semen di Puncak Jaya yang mencapai Rp 2 juta per zak membuat pembangunan terhambat.

"Hal itu bisa dilihat bangunan-bangunan di Kota Mulia Puncak Jaya tidak ada bangunan bertingkat seperti yang ada di daerah lain. Ini akibat mahalnya harga semen, sehingga konstruksi bangunan adalah dari kayu, termasuk bangunan kantor pemerintah daerah," ungkapnya.

Henock Ibo menambahkan, kebutuhan semen untuk Kabupaten Puncak Jaya tahun 2017 mencapai 2.000 ton per tahun, sedangkan proyeksi tahun 2018 mencapai 3.600 ton pertahun. Penyerapan tertinggi pada proyek proyek pemerintah yang mencapai 3.000 ton, sedangkan 600 ton untuk konsumsi masyarakat.

"Untuk sampai ke Kabupaten Puncak Jaya, semen dari pelabuhan Timika menuju Wamena diangkut dengan menggunakan pesawat cargo. Selanjutnya semen didistribusikan ke Puncak Jaya menggunakan angkutan darat," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Ahyanizzaman mengatakan, setelah melakukan tinjauan ke toko-toko pengecer di Puncak Jaya dan Wamena pada prinsipnya mereka sudah siap untuk menjual semen sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi ( HET) yang telah ditetapkan.

"Masyarakat bisa membeli semen dengan harga terjangkau di toko toko yang ada logo BUMN hadir untuk negeri,"katanya.

Sedangkan pengiriman perdana Semen Tonasa dari Makassar sudah sampai di pelabuhan timika sebesar 312 ton, selanjutnya akan didistribusikan ke kabupaten di pegunungan.

Agar kondisi tetap baik, zak dilapisi dengan plastik karena tingginya curah hujan di daerah pegunungan. Hal tersebut untuk menjaga jangan sampai tiba di pegunungan sudah beku dan jadi batu. Sebab, musuh utama semen adalah air.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kemenperin Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Gempa NTB (Foto Humas)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 13:23 WIB

Kemenperin Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Gempa NTB

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyalurkan sejumlah bantuan untuk para penggungsi akibat gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kampus Shopee Edukasi Pengusaha Yogyakarta (Foto Dok Industry.coid)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 13:15 WIB

Kampus Shopee Edukasi Pengusaha Yogyakarta

Shopee, platform e-commerce terkemuka di Asia Tenggara dan Taiwan, berkolaborasi dengan Facebook untuk menggelar kelas lanjutan dari Kampus Shopee di salah satu komunitas penjual terbesar di…

 Achmad Zaki selaku CEO Bukalapak (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:58 WIB

Bukalapak Medan Rayakan Tiga Tahun Ngelapak Bersama Masyarakat

Komunitas Bukalapak Medan kemarin menggelar puncak perayaan ulang tahun yang ke-3 dengan meriah di Taman Hairos, Deli Serdang. Genap 3 tahun ngelapak bersama, pada perayaan ulang tahun kali…

Kerja sama BRI dan IDI (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:40 WIB

Garuda dan BRI Ajak Penumpang Berikan Donasi Terbangkan Relawan IDI

Maskapai Nasional Garuda Indonesia berkerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menerbangkan sedikitnya 23 tenaga medis yang berasal dari "Ikatan Dokter Indonesia" (IDI) dalam sinergi misi…

Ilustrasi Industri Baja

Selasa, 14 Agustus 2018 - 12:22 WIB

Pemerintah Ingin Mahasiswa Siap Hadapi Era Industri 4.0

Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin menginginkan mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi era revolusi industri 4.0 seperti yang telah…