Indonesia Perlu Maksimalkan Potensi Energi Terbarukan

Oleh : Herry Barus | Senin, 14 Agustus 2017 - 05:24 WIB

Ilstrasi Energi baru terbarukan (Foto Ist)
Ilstrasi Energi baru terbarukan (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerhati energi dari Jepang Tatsuo Doko menilai pemerintah perlu memaksimalkan potensi energi terbarukan karena yang dimanfaatkan baru empat persen.

"Indonesia perlu memaksimalkan potensi energi terbarukan karena termasuk yang terbesar di dunia, saat ini potensi yang baru dimanfaatkan sekitar lima persen," ujar Doko di Jakarta, Jumat (11/8/2017)

Dia menyebutkan Indonesia memiliki cadangan panas bumi terbesar di dunia yakni sekitar 40 persen. Hal itu dikarenakan, Indonesia berada pada jalur gunung api dunia.

Menurut Managing Director Toshiba Asia Pacific tersebut, Indonesia perlu melakukan bauran energi tidak hanya fokus pada energi fosil tetapi juga energi terbarukan seperti panas bumi.

"Kebutuhan energi dunia saat ini, tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga ramah terhadap lingkungan. Untuk itu diperlukan pembangkit listrik yang memiliki teknologi batubara bersih yang memungkinkan pembangkit listrik tenaga uap dengan efisiensi tinggi".

Sebelumnya, Toshiba memiliki proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla Unit 1 yang sudah beroperasi pada Maret 2017.

"Dari total kapasitas 330 MW, kami memasok 60 MW x 3 turbin uap dan panas bumi serta generator".

Selain itu, pihaknya baru-baru ini menggarap proyek turbin uap dan generator 2 x 1.000 Megawatt (MW) dan peralatan terkait serta gardu induk GIS 500 kiloVolt (KV) pada perluasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Unit 5 & 6 Tanjung Jati, Jepara, Jawa Tengah. Juga turbin air dan generator 2 x 45 MW pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Malea di Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bahana Artha Ventura (Foto Kontan)

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:00 WIB

2018, Bahana Salurkan Dana bagi Usaha Ultra Mikro hingga Rp 557 Miliar

Perkembangan teknologi yang begitu cepat telah menyentuh hampir seluruh sektor dan aspek kehidupan masyarakat, terutama dalam era revolusi industri keempat atau yang lebih dikenal dengan istilah…

Pemerintah meluncurkan digitalisasi Kredit Ultra Mikro (UMi) untuk memperluas akses kredit bagi masyarakat lapisan bawah yang belum bankable. (INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 05:20 WIB

Pemerintah Luncurkan Layanan Kredit Ultra Mikro Berbasis Digital

Pemerintah meluncurkan digitalisasi Kredit Ultra Mikro (UMi) untuk memperluas akses kredit bagi masyarakat lapisan bawah yang belum bankable.

Direktur Eksekutif IHW Ikhsan Abdullah saat bedah buku karyanya berjudul Mere(i)butkan Sertifikasi Halal di Jakarta, Selasa (11/12) (INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 05:08 WIB

Jaga Iklim Usaha, Pemerintah Diminta Jalankan Sertifikasi Halal

Lembaga advokasi Indonesia Halal Watch (IHW) mendorong pemerintah untuk menjalankan Undang-Undang No 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH). Dengan memperkuat LPPOM MUI melalui…

Kue jajanan (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 04:35 WIB

Waspada! Banyak Jajanan Sekolah Tak Higienis

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menyatakan masih banyak ditemukan jajanan sekolah di Jawa Timur tidak higienis meski temuan jajanan pangan di tempat pendidikan yang mengandung…

Institut Pertanian Bogor IPB (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 04:29 WIB

IPB-USM Sepakat Kembangkan Lingkungan Maritim Era 4.0

Institut Pertanian Bogor (IPB) menjalin kerja sama dengan Universitas Sains Malaysia (USM) yang fokus pada pembangunan dan pemberdayaan lingkungan maritim serta pesisir dengan pendekatan inovatif…