Pemerintah Dorong Perluasan Pasar KUMKM

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 13 Agustus 2017 - 15:30 WIB

Kementerian Koperasi dan UKM memastikan akan terus melanjutkan berbagai program dan kegiatan aksi yaitu akses permodalan usaha, peningkatan akses pasar dan kemudahan bagi koperasi dan usaha mikro kecil menengah (KUMKM).
Kementerian Koperasi dan UKM memastikan akan terus melanjutkan berbagai program dan kegiatan aksi yaitu akses permodalan usaha, peningkatan akses pasar dan kemudahan bagi koperasi dan usaha mikro kecil menengah (KUMKM).

INDUSTRY.co.id, Tangerang- Kementerian Koperasi dan UKM memastikan akan terus melanjutkan berbagai program dan kegiatan aksi yaitu akses permodalan usaha, peningkatan akses pasar dan kemudahan bagi koperasi dan usaha mikro kecil menengah (KUMKM).

"Selain akses permodalan uaaha melalui kredit dari LPDB-KUMKM dengan realisasi dana bergulir sampai dengan 7 Juli 2017 mencapai Rp 580.189 miliar, juga mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terutama skema mikro dengan besar pinjaman maksimal Rp25 juta dengan penyaluran hingga 31 Juli 2017 sebesar Rp52,28 triliun bagi 2.347.782 debitur," kata Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring dalam sambutan pada peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 Tahun 2017 Tingkat Provinsi Banten, di Alun-Alun Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu (13/8). 

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Mayjen (Purn) Nachrowi Ramli, Wakil Walikota Tangerang H Sachrudin, Wakil Ketua Dekopin Wilayah Banten H Suparman, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Provinsi Banten Ino S Rawita dan jajaran DPRD serta Muspida se-Provinsi Banten.

Dalam rangkaian kegiatan Harkopnas ke-70 tersebut, juga dimeriahkan dengan olahraga gerak jalan yang diikuti sekitar 10.000 peserta dari berbagai kalangan yang dibuka oleh Walikota Tangerang M Arief Wismansyah.

Meliadi Sembiring mengatakan, pihaknya terus mendorong pembiayaan melalui program corporate social responsibility (CSR) yang berasal dari BUMN, BUMS dan perusahaan swasta.  Kemudian, program peningkatan akses pasar dengan mengikutsertakan KUMKM baik dalam maupun luar negeri.

"Kami juga memfasilitasi kemudahan bagi KUMKM mengajukan legalitas usaha dan pengembangan sertifikasi uaaha. Untuk realisasi standarisasi dan sertifikasi produk melalui HAKI sebanyak 1.442 unit atau 80,1 persen," kata Meliadi.

Di samping itu, Meliadi juga menyarankan agar para pelaku bisnis khususnya KUMKM untuk memasarkan barang dan jasa melalui dunia maya pada era digital economic saat ini. Apalagi berdasarkan data yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet menyebutkan pada tahun 2016 terdapat lebih dati 132,7 juta pengguna internet di Indonesia. Hal ini tentunya merupakan peluang bagi para pelaku bisnis khususnya KUMKM.

Sedangkan berdasarkan data BPS yang diolah dari pelaku bisnis, tercatat 3,79 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan teknologi digital atau bisnis e-commerce yang memanfaatkan platform market place utama di Tanah Air seperti Blibli.com, Tokopedia, Lazada dan Bukalapak.

"Sejalan dengan hal ini, berbagai kebijakan dan program dalam mengembangkan KUMKM menuju digital economy, antara lain pendaftaran badan hukum koperasi dan perubahan anggaran dasar koperasi secara online. 

"Kami juga melakukan peningkatan kapasitas SDM KUMKM dan mahasiswa atau vocational training sebagai techno preneur. Untuk realisasi wirausaha sebanyak 10.210 orang. Juga dilakukan pengembangan PLUT melalui Kampung digital yang tersebar di 24 provinsi serta program lainnya," kata Meliadi.

Pada kesempatan tersebut, Meliadi Sembiring mengapresiasi kegiatan peringatan Harkopnas tingkat Provinsi Banten dan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI yang sangat meriah mulai dari kegiatan gerak jalan pagi yang diikuti ribuan peserta.

Dengan kesiapan panitia penyelenggaran dan antusiasme peserta, Meliadi menilai, Provinsi Banten sudah siap Banten mengajukan diri sebagai tuan rumah hari koperasi nasional. "Ini secara umum tidak ada kalahnya dengan Makasar yang Walikotanya menjadi panitia penyelenggara Harkopnas tingkat nasional," ujar Meliadi.

Terkait hal ini, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Provinsi Banten Ino S Rawita mengajak semua pihak bersama jajaran Pemprov Banten untuk mendorong pengembangan perkoperasian dan UKM di kabupaten/kota terutama Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. 

"(Produk -red) Koperasi dan UKM agar masuk ke ritel-ritel modern," katanya.

Dia juga menyatakan kesiapan Pemprov Banten sebagai tuan rumah penyelenggaraan peringatan Hari Koperasi Nasional pada tahun depan. 

"Jika ditantang, kita sama-sama dukung Banten sebagai penyelenggara hari koperasi nasional, Banten siap. Dan untuk menyokong koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia," ujar Ino S Rawita. 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:48 WIB

Agar Tidak Tergantung Pasar UE-AS, BUMN Segera Dirikan Tangki CPO di Ruia-Paksitan

Pelaku usaha mengusulkan agar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendirikan tangki Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya di Pakistan dan Rusia agar Indonesia tidak bergantung lagi pada pasar Uni…

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Istimewa)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:30 WIB

Sektor Investasi Membaik, China Development Bank Segera Buka Kantor di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut China Development Bank (CDB) akan membuka kantor perwakilan di Indonesia.

Menteri BUMN Rini Soemarno didamping Dirut PT Telkom Alex J Sinaga (Foto Humas)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:24 WIB

Menteri Rini: Balkondes Dielola PT Telkom Masih Terbaik

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang dikembangkan PT Telkom Indonesia Tbk di Desa Tuksongo masih yang terbaik dibanding Balkondes yang dibangun sejumlah…

Menteri BUMN Rini Soemarno bersama sejumlah Dirut BUMN (Foto Humas)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:10 WIB

Menteri Rini Pastikan 18 Balkondes Beroperasi Akhir Tahun Ini

Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan 18 Balai Ekonomi Desa (Balkondes) di kawasan wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang dikelola perusahaan milik negara itu, bisa beroperasi…

Ilustrasi Bandara

Senin, 21 Agustus 2017 - 06:50 WIB

Menhub Targetkan Bandara Notohadinegoro Jember Tambah 360.000 Penumpang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan Bandara Notohadinegoro dapat menambah kedatangan penumpang hingga 360.000 orang per tahun pada 2019 setelah bandara tersebut selesai dikembangkan.