Koperasi Solusi Optimalkan Dana Desa

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 13 Agustus 2017 - 12:12 WIB

Mata uang Rupiah (Foto Ist)
Mata uang Rupiah (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Munculnya kebijakan dana desa memberikan angin segar untuk pembangunan masyarakat desa. Namun, sayangnya ada banyak penyimpangan penggunaan dana desa untuk keperluan diluar pemberdayaan rakyat desa dan sebagian di korup oleh oknum pemerintah di daerah dan desa. 

Penggelontoran dana ke desa sejak tahun 2015 dimulai  sebesar Rp 20,76 trilyun (untuk 74.093 desa), tahun 2016 sebesar Rp 46,98 trilyun (untuk 74.754 desa)  dan 2017 sebesar Rp 60 trilyun (untuk 74.954 desa). Bahkan direncanakan dana desa tahun 2018 sebesar Rp  120 trilyun. 

“Angka yang sangat besar untuk alokasi anggran pembangunan di desa. Jika dana ini dilaksakanakan dengan baik untuk peningkatan infrastruktur desa, operasinal pembangunan desa, program dana bergulir maka akan menpercepat pembangunan desa sesuai dengan Nawacita Presiden yang ketiga membangun Indonesia dari pinggiran,” kata Ketua Harian Dekopin Agung Sudjatmoko, Jumat (11/8). 

Agung mengatakan perlu  solusi perubahan sistem alokasi penggunaan dana desa. Ada empat langkah yang bisa dilakukan, yaitu 1) pecah sistem penyaluran menjadi 4 bagian yaitu untuk pembangunan infrastruktur desa, pendidikan pelatihan, operasional dan modal bergulir di pedesaan, 2) masing-masing bagian diatas di masukkan ke rekening institusi yang berbadan hukum di desa sesuai dengan peruntukan, 3) lakukan pengawasan penggunaan anggaran secara demokratis dengan melibatkan rakyat desa.

Khusus untuk modal bergulir Dekopin menganjurkan agar pemerintah menggunakan instrumen koperasi untuk selamatkan dan mengoptimalisasi dana desa. 

“Kenapa harus gunakan koperasi, karena dengan koperasi dana desa tersebut dapat di gulirkan ke kelompok sasaran di desa. Masyarakat  desa tercatat sebagai anggota, koperasi di desa yang ditunjuk mempunyai syarat koperasi yang sehat dan   akuntabilitas penggunaan dana desa di koperasi akan  dipertanggung jawabkan dengan mekanisme yang jelas di rapat anggota. Semua  kemajuan, perkembangan dan permasalahan diungkap secara umum pada rapat anggota. Dengan demikian dana desa tersebut dapat digunakan secara optimal,” jelas Agung.

Dekopin, dikemukakan,  siap untuk membangun transparansi penggunaan dana desa khusunya untuk alokasi modal bergulir pemberdayaan masyarakat desa selama koperasi diberi peran yang benar dan proporsional untuk mengurai carut marut masalah dana desa. 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Taspen. (Foto: IST)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 15:01 WIB

TASPEN Gandeng TelkomGroup Layani Pensiun

PT TASPEN (PERSERO) bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) serta Mitra Bayar Pensiun melakukan launching Digitalisasi…

Artport di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan (Foto:Park Hyun-koo/The Korea Herald)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 15:00 WIB

Terminal Dua Bandara Incheon Korsel Dihiasi dengan "Artport"

Salah satu hal yang menarik wisatawan selain destinasi wisata yang ada di daerah tersebut adalah bandaranya yang ada di daerah tersebut. Salah satunya yakni Bandara Internasional Incheon, Korea…

Walikota Bandung Ridwan Kamil (Foto Ist)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 14:59 WIB

Jelang Jabar 1, Kang Emil Tinggalkan Rumah Dinas

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, meninggalkan rumah dinasnya di Pendopo seiring dengan keikutsertaan dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif

Sabtu, 20 Januari 2018 - 14:37 WIB

1.126 Calon Kepala Daerah Lapor Harta Kekayaan

Beberapa jam sebelum batas akhir pendaftaran Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) hari Minggu (20/1/2018) baru 1.126 bakal calon kepala daerah yang melapor ke KPK.

Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

Sabtu, 20 Januari 2018 - 14:00 WIB

Sriwijaya Air Tahun Ini, Fasilitasi Wisatawan ke Indonesia Kawasan Timur

Permudah akses ke Kawasan Indonesia Timur, maskapai penerbangan Sriwijaya Air Group memfasilitasi wisatawan terbang ke destinasi wisata di Timur Indonesia pada tahun 2018 ini.