Menperin: Industri Otomotif Beri Nilai Tambah Pada Perekonomian

Oleh : Ridwan | Minggu, 13 Agustus 2017 - 11:35 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat melihat salah booth di pameran otomotif GIIAS 2017
Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat melihat salah booth di pameran otomotif GIIAS 2017

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) kembali di gelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong pada 10-20 Agustus 2017. Pameran kelas internasional yang ke-12 kalinya itu menjadi ajang ragam produk kendaraan terbaru serta teknologi terkini dari industri otomotif dunia.


Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berharap, GIIAS 2017 yang mengusung tema 'Rise of the Future Mobility' mewakili semangat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dalam membangun dan membesarkan industri otomotif nasional menuju masa depan. Di mana, kemajuan otomotif Indonesia dapat disandingkan dengan industri tingkat global.

"Kami harapkan pameran ini memberikan dampak positif dalam memperkenalkan produk dan tren teknologi baru," ujar Airlangga dalam keterangannya, Minggu (13/8/2017).

Menurutnya, industri otomotif nasional meningkat di paruh kedua ini. Yang sekaligus membuktikan daya beli masyarakat masih bertenaga.

"Kemudian dana pihak ketiga di perbankan masih besar dan industri masih bertumbuh. Dan ekonomi kita juga masih terjaga di level lima persen. Artinya ekonomi Indonesia masih kuat dan ini akan membawa optimisme kepada kita semua," beber Airlangga.
 
Selain itu, angka impor mobil CBU dibandingkan ekspor juga mengalami kenaikan. Pada 2015 surplus sebanyak USD 466 juta dan di akhir 2016 sudah meningkat menjadi USD 600 juta. Hal itu menyimpulkan Indonesia telah menjadi nett eksporter dari industri otomotif.

Sementara di tahun 2017, nilai investasi yang sudah diselesaikan Rp 16,5 triliun. Airlangga memastikan hal tersebut penting bahwa industri otomotif terus tumbuh dan menimbulkan kepercayaan investor terhadap kebijakan pemerintah, sehingga menambah lapangan kerja sebesar 5.000 orang.
 
"Tenaga kerja di sektor ini telah mencapai satu juta orang, dan yang terkait langsung dengan sektor ini sebanyak lima juta orang. Dengan demikian, otomotif menjadi salah satu sektor yang selain memberikan nilai tambah juga menyerap tenaga kerja," jelasnya

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pelabuhan (Ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 20:15 WIB

PORT Bidik Rights Issue Senilai Rp1,1 Triliun

INDUSTRY.co.id - PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) siap melakukan rights issue 1,5 miliar lembar saham.

Ilustrasi Ekspor (ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 20:00 WIB

Komoditi Indonesia Tertekan Perang Dagang AS-China

INDUSTRY.co.id - Perang dagang AS dan China diperkirakan akan berdampak ke ekonomi Indonesia. AS menerapkan tarif hingga 25 persen dari barang impor China, tak mau kalah China akan membalas…

Pariwisata Kalimantan (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Juni 2018 - 19:00 WIB

Pariwisata Kalteng Miliki Potensi Luar Biasa Tapi Kurang Promosi

Ketua Komisi C DPRD Kalimantan Tengah, Syamsul Hadi, menilai objek wisata di provinsi ini memiliki potensi yang luar biasa, namun promosinya sangat minim sehingga kurang optimal dalam menarik…

OPEC (Foto Ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 18:54 WIB

AS-China Turunkan Harga Minyak, OPEC Akan Tentukan Produksi Minyak

INDUSTRY.co.id - Saudi Arabia Pemimpin Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan Rusia mengusulkan pengurangan produksi namun ditentang sebagian anggota OPEC lainnya. Hal…

Megawati Sukarno Putri. (Foto: IST)

Selasa, 19 Juni 2018 - 18:00 WIB

Ketum PDI-P Dijadwalkan Hadiri Haul Bung Karno di Blitar

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dijadwalkan menghadiri acara haul ayahnya, Soekarno (Bung Karno), yang masih dalam satu rangkaian peringatan bulan Bung Karno di kawasan makam, Kelurahan…