Bank BRI Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 12 Agustus 2017 - 10:11 WIB

Dirut BRI Suprajarto (kiri) didampingi Wadirut Sunarso (kanan) berbincang saat memaparkan kinerja Bank BRI semester I 2017 di Jakarta, Kamis (3/8). (Foto Rizki Meirino)
Dirut BRI Suprajarto (kiri) didampingi Wadirut Sunarso (kanan) berbincang saat memaparkan kinerja Bank BRI semester I 2017 di Jakarta, Kamis (3/8). (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Dengan mengusung semangat perjuangan dan kemerdekaan pada perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 72, PT Bank Rakyat Indonesia bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menggelar rangkaian kegiatan “Sadar Bahaya Narkoba Bersama Bank BRI”.

Secara simbolis, rangkaian kegiatan tersebut diresmikan di Corporate University Bank BRI, Ragunan, Jakarta Selatan (12/08/2017 dengan dihadiri oleh Wakil Direktur Bank BRI Sunarso, Direktur Advokasi Deputi Pencegahan BNN RI Yunis Farida Oktoris dan Direktur Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Purwadi.

Generasi muda merupakan generasi penerus dan calon pemimpin bangsa yang harus dipersiapkan dalam mencapai cita-cita bangsa. Generasi muda memiliki peranan besar dalam pembangunan pada masa kini dan masa yang akan datang.

Kompetensi dan daya saing pemuda merupakan bagian integral dari pembangunan karakter menghadapi tantangan global. Namun berkaca dari kondisi saat ini, berbagai fenomena mengancam eksistensi generasi muda dan dapat menyebabkan hilangnya suatu generasi bangsa atau biasa disebut lost generation di masa depan. 

Salah satu permasalahan nyata yang dihadapi generasi muda saat ini adalah penyalahgunaan narkoba.

Bahkan, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Indonesia sudah memasuki tahap “Darurat Narkoba”.  Berdasarkan Laporan Survei Perkembangan Penyalahguna Narkoba di Indonesia Tahun 2014, diperkirakan berjumlah sebanyak 3,8 juta - 4,1 juta orang atau sekitar 2,10% - 2,25% dari total seluruh penduduk Indonesia usia produktif. 

Melihat fenomena tersebut, Bank BRI mengajak generasi muda di seluruh Indonesia agar menjauhi bahaya narkoba dengan menggelar kegiatan “Sadar Bahaya Narkoba Bersama Bank BRI”.

Kegiatan ini berupa sosialisasi dengan diikuti oleh 2.000 peserta, dimana dari 2.000 peserta tersebut terdiri dari 1.000 orang Ketua OSIS dan 1.000 orang Guru dari 1.000 SMA/SMK/MA sederajat yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan Bank BRI dan merupakan langkah awal dalam melakukan pencegahan dini, mengingat semakin tingginya angka penggunaan narkoba di kalangan anak muda. “Ini juga sesuai dengan tema CSR Bank BRI tahun ini, yakni Mencerdaskan Anak Bangsa,” imbuhnya.  

Sosialisasi menjadi penting karena wujud langkah preventif, pencegahan penyalahgunaan narkoba dikalangan generasi muda bangsa Indonesia adalah dengan memberikan edukasi terhadap masyarakat terutama generasi muda tentang bahaya narkoba. Peserta “Sadar Bahaya Narkoba Bersama Bank BRI” akan mendapatkan pembekalan langsung dari BNN. Adapun materi yang akan disampaikan yakni pengenalan jenis dan bahaya narkoba, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan aspek hukum penyalahgunaan narkoba.

“Harapannya, setelah menerima sosialisasi ini para guru mampu mengingatkan dan membentuk awareness di para siswanya agar membentengi diri dari ancaman bahaya narkoba,” ujar Hari Siaga. 

Kepedulian Bank BRI terhadap pencegahan dan pemberantasan narkoba  di Indonesia tidak hanya kali ini saja. Di akhir tahun 2015 lalu, Bank BRI menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bersinergi mewujudkan kebulatan tekad dan komitmen dalam menyikapi darurat narkoba di Indonesia.

Salah satu isi dalam kerjasama tersebut adalah Bank BRI akan membantu penyebaran pesan layanan masyarakat terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba, baik audio visual atau animasi, gambar dan running text yang ditayangkan di setiap layar LED yang berada di seluruh kantor BRI seluruh Indonesia.

Selain itu, Bank BRI juga membuat koneksi (link) situs resmi BNN ke dalam situs resmi BRI. Bulan Mei 2017 lalu Bank BRI juga menggandeng For All Nation Campus (FAN CAMPUS) menggelar acara sosialisasi BRI Peduli untuk Indonesia Bebas Narkoba kepada 100 guru SMA/SMK/STM teladan se-JABODETABEK. 

Upaya penanganan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan secara sinergi bersama instansi terkait baik pemerintah, TNI/Polri, Swasta dan seluruh komponen masyarakat luas. Diperlukan keseriusan dan kebersinambungan tindakan dalam berbagai dimensi, sebagai upaya pencegahan dan pemberdayaan gerakan masyarakat melawan penyalahgunaan narkoba

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri BUMN Rini Soemarno didamping Dirut PT Telkom Alex J Sinaga (Foto Humas)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:24 WIB

Menteri Rini: Balkondes Dielola PT Telkom Masih Terbaik

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang dikembangkan PT Telkom Indonesia Tbk di Desa Tuksongo masih yang terbaik dibanding Balkondes yang dibangun sejumlah…

Menteri BUMN Rini Soemarno bersama sejumlah Dirut BUMN (Foto Humas)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:10 WIB

Menteri Rini Pastikan 18 Balkondes Beroperasi Akhir Tahun Ini

Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan 18 Balai Ekonomi Desa (Balkondes) di kawasan wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang dikelola perusahaan milik negara itu, bisa beroperasi…

Ilustrasi Bandara

Senin, 21 Agustus 2017 - 06:50 WIB

Menhub Targetkan Bandara Notohadinegoro Jember Tambah 360.000 Penumpang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan Bandara Notohadinegoro dapat menambah kedatangan penumpang hingga 360.000 orang per tahun pada 2019 setelah bandara tersebut selesai dikembangkan.

Menhub Budi Karya Sumadi tinjau kesiapan bandara Jember (Foto Humas)

Senin, 21 Agustus 2017 - 06:41 WIB

Menhub Dukung Bandara Notohadinegoro Jember Jadi Embarkasi Haji

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mendukung Bandara Notohadinegoro Jember menjadi embarkasi haji antara sesuai dengan keinginan Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Gedung SKK Migas (en.tempo.co)

Senin, 21 Agustus 2017 - 06:32 WIB

SKK Targetkan Cadangan Migas 2017 Sebersar 68,57 Persen

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan peningkatan cadangan migas hingga akhir 2017 sebesar 68,57 persen.