Pemerintah Siapkan Regulasi Pacu Ekspor Mobil Sedan

Oleh : Ridwan | Sabtu, 12 Agustus 2017 - 06:00 WIB

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto

INDUSTRY.co.id - Tangerang, Kementerian Perindustrian tengah mengusulkan kepada kementerian Keuangan terkait peraturan baru skema pajak untuk kendaraan jenis sedan sehingga dapat meningkatkan unit penjualan.

Seperti diketahui, saat ini pajak mobil sedan lebih tinggi jika dibandingkan dengan model lain seperti sport utility vehicle (SUV) dan multi purpose vehicle (MPV).

"Dengan skema pajak baru jenis sedan tersebut, kami berharap potensi ekspor mobil sedan semakin meningkat. Pasalnya, di pasar internasional, permintaan sedan lebih banyak daripada MPV dan SUV," ungkap Menteri Perindustrian, di Tangerang (11/8/2017).

Ia menambahkan, kebijakan strategis tersebut juga akan mendorong penguatan struktur industri kendaraan di dalam negeri. Di samping itu, diharapkan dapat mengejar volume dan nilai ekspor mobil yang dicapai oleh negara tetangga selaku kompetitor utama, yakni Thailand.

"Oleh karenanya, pemerintah memacu industri otomotif nasional agar mampu ekspor mobil sebesar 200 ribu unit pada tahun ini," ujarnya.

Airlangga menilai Indonesia sudah menjadi net exporter dari sektor industri otomotif. Apalagi, industri ini merupakan salah satu sektor yang menjadi tolok ukur dalam pertumbuhan ekonomi nasional. "Saat ini produksi otomotif kita meningkat, yang membuktikan daya beli masyarakat masih bertenaga. Industri<> ini masih tumbuh dan ekonomi kita juga masih terjaga di level lima persen. Maka, artinya ekonomi Indonesia masih kuat," paparnya.

Hal senada disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla, bahwa masih tumbuhnya penjualan mobil dapat mengindikasikan pendapatan golongan menengah yang tidak turun. Selain itu, peningkatan penjualan mobil juga bisa didorong dari peluncuran model terbaru. "Maka, ajang GIIAS tidak hanya meningkatkan<> penjualan di dalam negeri, namun dapat menyasar pasar ekspor," tuturnya.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil domestik hingga Juni 2017 mencapai 533.537 unit atau naik 0,3 persen. Diproyeksikan pada 2017 penjualan mobil bisa mencapai 1,1 juta unit. Sedangkan, untuk ekspor Juni 2017 mencapai 113.269 unit atau naik 20,5 persen. Kemudian, industri otomotif nasional juga meningkatkan performanya dengan menambah kapasitas produksi menjadi 2,2 juta unit per tahun.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

Jumat, 21 September 2018 - 15:40 WIB

YLKI: Putusan MA Soal Taksi Daring Kemunduran

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Peraturan Menteri Perhubungan tentang taksi daring merupakan…

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat memberikan sambutan dalam acara 'PropertyGuru Indonesia Property Awaeds' (Foto: Dok. Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 15:30 WIB

Mendag Ajak Pengusaha Properti Berlomba-Lomba Sajikan Karya Terbaik

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengajak para developer tanah air untuk berlomba-lomba menyajikan karya terbaiknya agar mampu menarik minat konsumen.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (twitter.com/budikaryas)

Jumat, 21 September 2018 - 15:20 WIB

Kemenhub Pastikan Tak Ada Aplikasi Taksi Pemerintah

Kementerian Perhubungan mengklarifikasi bahwa tidak ada aplikasi taksi dalam jaringan (daring) yang dioperasikan oleh pemerintah.

THE BIG START INDONESIA Season 3 Umumkan 20 Finalis

Jumat, 21 September 2018 - 15:15 WIB

Kompetisi The Big Start Indonesia Season 3 Temukan Peserta Top 20

Setelah melaksanakan rangkaianroadshowlima kota di Bandung, Yogyakarta,DenpasarBali, Surabaya dan Jakarta,The Big Start Indonesia Season 3berhasil menarik ribuan peminat dan menyortirnya menjadi…

New Yogyakarta International/ NYIA (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 15:00 WIB

Tahun Depan NYIA Bisa Dioperasionalkan

PT Angkasa Pura I optimistis proyek pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, beroperasi pada April 2019.