Pasar Ragukan Penurunan Pasokan, Tren Kenaikan Harga Minyak Gagal Bertahan

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 11 Agustus 2017 - 11:50 WIB

OPEC (Foto Ist)
OPEC (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Peningkatan produksi minyak mentah Nigeria dan Libya semakin menggangu upaya negara-negara produsen yang juga menjadi anggota Organisasi Pengekspor Minyak (OPEC) untuk memangkas produksi harian. Kedua negara Afrika tersebut diberikan hak untuk tidak membatasi produksi karena mereka sedang berupaya untuk mengembalikan kapasitas produksi setelah terganggu konflik internal.

Menurut analis perminyakan ANZ Bank, tren kenaikan harga minyak mentah yang terjadi kemarin gagal dipertahankan karena pasar meragukan penurunan pasokan di pasar global. Itu seiring dengan lonjakan volume produksi minyak Libya yang mencapai angka tertinggi sepanjang 2017 ini.

Kendati muncul data yang menginformasikan bahwa cadangan minyak Amerika Serikat (AS) saat ini turun tajam sebanyak 6,5 juta barel pada pekan yang berakhir pada 4 Agustus 2017, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di Seoul, Korea Selatan, Jumat (11/08/2017) pagi hanya naik tipis 0,1% atau sebesar 3 sen menjadi US$48,62 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah Brent hanya meningkat 1 sen menjadi US$51,91 per barel.

Pada Kamis (10/08/2017), harga minyak mentah sempat naik ke level tertinggi dalam dua setelah bulan terakhir ini. Akan tetapi, harga tersebut ditutup turun 1,5% sehingga harga WTI kembali terpuruk ke bawah US$50 per barel akibat kecemasan terhadap kelebihan pasokan.

Sementara itu, OPEC sebelumnya mengungkapkan produksi minyak mereka meningkat sebanyak 173.000 barel per hari (bph) menjadi 32,87 juta bph pada Juli 2017. Berhadapan dengan masalah ini, OPEC dan beberapa negara produsen minyak mentah non-OPEC sepakat untuk memperpanjang kesepakatan pengurangan produksi minyak sebanyak 1,8 juta bph. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Zedd dan BTS (Foto : Allkpop)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 15:00 WIB

BTS Pastikan Akan Kolaborasi Dengan Zedd

Saat hadir di Billboard Music Awards 2018, BTS diwawancarai oleh salah satu stasiun radio Amerika di backstage. Anggota Bangtan Boys memberikan jawaban terkait pertanyaan soal kolaborasi mereka…

Sambal Lokan, Bengkulu (Ist)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 15:00 WIB

Mau Coba Membuat Sambal Lokan Khas Bengkulu? Begini Caranya

Kuliner khas Ramadan, Sambal Lokan yang merupakan santapan warga Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sebagai kuliner warisan turun-temurun. Tak hanya itu, kuliner ini diburu saat bulan Ramadan.…

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF (Foto Istimewa)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 14:45 WIB

Lewat Tiga Brand-nya, Indofood Jadi Official Partner Ajang Asian Games 2018

Sebagai salah satu perusahaan pangan nasional di Indonesia, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, melalui tiga brand-nya yaitu Indomie, Pop Mie, dan Indomilk, menyatakan dukungannya sebagai official…

Sambal Lokan, Bengkulu (Ist)

Sabtu, 26 Mei 2018 - 14:00 WIB

Sambal Lokan, Rendangnya Masyarakat Bengkulu Saat Ramadan

Tak hanya kaya akan keindahan alamnya, Bengkulu juga memilki beragam kuliner yang lezat dan melegenda. Seperti Sambal Lokan yang menjadi salah satu kuliner yang diburu para warga untuk santapan…

Apple Inc dipastikan bakal tanam investasi langsung di Indonesia. Perusahaan teknologi informasi (TI) raksasa asal Amerika Serikat itu tengah membuka pusat inovasi yang akan bertempat di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang.

Sabtu, 26 Mei 2018 - 13:31 WIB

Pengunjung Merosot, Toko Apple Tutup di Amerika Serikat

Kabar nelangsa industri ritel datang silih berganti. Bukan hanya toko pakaian, makanan, dan furnitur, bahkan pebisnis teknologi wahid pun mesti melepas aset propertinya. Kali ini, giliran raksasa…