Salim Ivomas Pratama Akan Bangun Pabrik Pengolahan Bijih Kakao di Purwakarta

Oleh : Hariyanto | Kamis, 10 Agustus 2017 - 11:06 WIB

Bijih kakao (ist)
Bijih kakao (ist)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - PT Salim Ivomas Pratama Tbk telah membentuk joint venture dengan perusahaan asal Jepang, Daito Cacao Co. Ltd. pada februari 2017 lalu.

Kolaborasi tersebut menghasilkan PT Indoagri Daitocacao yang akan membangun pabrik pengolahan bijih kakao di Purwakarta, Jawa Barat (Jabar) dengan nilai investasi sekitar US$60 juta pada Oktober 2017 mendatang.

"Pabrik akan dibangun pada Oktober dan beroperasi komersial pada 2019. Pabrik itu membuat kakao untuk industri makanan, tidak langsung untuk konsumen," kata Direktur Salim Ivomas Pratama Tan Agustinus Dermawan, Rabu (9/8/2017).

Menurutnya, kapasitas pabrik senilai US$60 juta itu masih dihitung oleh Daito Cacao sebagai pelaksana teknis pembangunan pabrik. Adapun mayoritas produknya akan dipasarkan di dalam negeri.

Pasalnya, saat ini industri makanan domestik sedang bertumbuh. "Sementara bahan bakunya impor dulu. Karena kakao dalam negeri kurang ada aromanya," ucapnya.

Padahal, emiten perkebunan ini memiliki kebun kakao seluas 2.000 hektare dengan tingkat produktivitas 0,8 ton per hektare atau mampu memproduksi sekitar 1.600 ton per tahun.

"Kita mau tingkatkan kualitasnya dengan replanting secara bertahap dengan tanaman baru. Jadi saat pabrik full production pada 2019 sebagian bahan baku sudah bisa diambil dari kebun kita sendiri," ujarnya.

Ia menambahkan SIMP merogoh kocek lebih dari Rp200 miliar untuk setoran modal pembentukan JV tersebut. Adapun porsi investasi untuk pembangunan pabrik masih dinegosiasikan dengan Daito Cacao.

"Jepang ini agak konservatif, mungkin porsinya sekitar 50:50. Sekarang ini masih negosiasi dengan vendor, mudah-mudahan Oktober ini sudah deal harga dan mulai pembangunan," pungkas Tan Agustinus.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bank BTN Dukung Penguatan Usaha Kecil Menengah (Foto Rizki Meirino)

Minggu, 19 November 2017 - 16:00 WIB

Masuk Daftar MSCI, Saham BBTN Bakal Banyak Peminat

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menilai masuknya saham perseroan ke dalam Morgan Stanley Capital International (MSCI) Global Standard Index merupakan kepercayaan yang harus dijaga dengan meningkatkan…

PT Pertamina Lubricants (Foto Ist)

Minggu, 19 November 2017 - 15:59 WIB

Pertamina Lubricants Meraih Platinum SNI Award 2017

Perseroan Terbatas Pertamina Lubricants berhasil meraih Platinum SNI Award 2017 untuk kategori Perusahaan Besar Barang Sektor Kimia dan Serba Aneka dari Badan Standardisasi Nasional.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Minggu, 19 November 2017 - 15:51 WIB

Produksi Migas MEDCO Naik

Produksi minyak dan gas bumi PT Medco E&P Indonesia dan Medco E&P Natuna Ltd naik pada semester pertama 2017 dibanding periode sama tahun sebelumnya yang antara lain disebabkan adanya pengambilalihan…

Listrik Ilustrasi

Minggu, 19 November 2017 - 15:47 WIB

YLKI: Konsumsi Listrik Indonesia Masih Rendah

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan konsumsi listrik Indonesia masih rendah sehingga penghapusan tarif listrik kelas daya terendah tidak tepat…

Teguh Santosa Ketua Umum SMSI (Foto Ist)

Minggu, 19 November 2017 - 15:33 WIB

PWI Fasilitasi UKW untuk Wartawan Perusahaan Media Siber Anggota SMSI

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memberi kesempatan kepada wartawan yang bekerja di perusahaan media siber anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan…