Sido Muncul Lebarkan Sayapnya Masuki Pasar Nigeria

Oleh : Hariyanto | Kamis, 10 Agustus 2017 - 10:36 WIB

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melebarkan sayapnya ke wilayah Afrika Barat, tepatnya Nigeria.

Direktur Keuangan perseroan, Venancia Sri Indrajati mengatakan, produk dari Sido Muncul telah masuk ke wilayah tersebut melalui distributor sehingga perseroan berniat untuk meningkatkan eksistensi di pasar Nigeria.

"Penjualan produk minuman energi di Nigeria sudah sangat bagus, jadi kita mau meningkatkannya lagi," kata Venancia di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Selain Nigeria, Filipina juga menjadi tujuan ekspor perseroan saat ini. Diakui Venancia bahwa saat ini perseroan telah membuat kantor cabang di sana. "Kita lagi urus registrasi produk menggunakan nama kita," kata dia.

Penjualan ekspor masih berkontribusi sekitar 2% saja dari total penjualan perseroan, sedangkan sisanya masih dikuasai oleh pasa dalam negeri.

Sepanjang enam bulan pertama tahun ini penjualan mengalami penurunan hingga 6,8% menjadi Rp1,21 triliun dibandingkan tahun lalu Rp1,3 triliun. Kontributor utama pada penjualan merupakan segmen produk herbal dan suplenen dengan pertumbuhan penjualan 5,9% dibandingkan tahun lalu.

Penurunan utama berasal dari segmen healthy food an beverages menurun 27% dibandingkan sebelumnya. Hal ini disebabkan menurunnya penjualan minuman energi milik perseroan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Patuna Travel Fair Turut Meriahkan Pameran Garuda Indonesia Travel Fair 2017

Jumat, 22 September 2017 - 21:27 WIB

Patuna Travel Bertabur Diskon di Ajang Garuda Travel Fair 2017

Jelang akhir tahun saatnya bagi Anda untuk merencanakan liburan, yuk datangi pameran Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2017 yang berlangsung Jumat, 22 hingga 24 September ini. Ada banyak sekali…

Ketua DPR Setya Novanto (Foto ist)

Jumat, 22 September 2017 - 21:24 WIB

KPK: Tidak Benar Setya Novanto Telah Ditahan

Kepala Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setiadi menyatakan tidak benar pihaknya telah menahan Setya Novanto seperti yang disebutkan dalam dalil permohonan praperadilan Ketua DPR…

Kartu E-toll (ist)

Jumat, 22 September 2017 - 21:19 WIB

Masih Gratis Lima Kali Beli Isi Ulang Uang Elektronik Rp200 Ribu

Masyarakat dapat mengisi ulang uang elektronik tanpa dikenakan biaya maksimal Rp200 ribu, ini dapat berlaku pengisian lima kali dalam satu waktu. Ini merupakan cara menghindari pengenaan beban…

Bank Indonesia

Jumat, 22 September 2017 - 21:16 WIB

Jangka Panjang Bank Peroleh Pendapatan e Money

Bank Indonesia (BI) mensinyalir masa depan bank penerbit uang elektronik akan mendapatkan keuntungan berupa fee base income atau pendapatan non bunga.

Ilustrasi e-money. (Foto: Istimewa)

Jumat, 22 September 2017 - 21:14 WIB

BI Segera Terbitkan Aturan Lanjutan Biaya Top Up e Money

Bank Indonesia (BI) segera menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) lanjutan tentang uang elektronik, terutama terkait on us atau isi ulang dalam satu kanal bank penerbit.