Temui Menteri Airlangga, Bos Mitsubishi Bahas Kebijakan Industri Otomotif Nasional

Oleh : Ridwan | Rabu, 09 Agustus 2017 - 14:52 WIB

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat menemui CEO Mitsubishi Motor, Osamu Masuko di Kantor Kemenperin, Jakarta
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat menemui CEO Mitsubishi Motor, Osamu Masuko di Kantor Kemenperin, Jakarta

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menerima kunjungan dari CEO Mitsubishi Motor, Osamu Masuko beserta President Director Krama Yudha, Robert E. Wanne di Kantor kementerian Perindustrian, Jakarta (9/8/2017).

"Pada pertemuan ini kami membahas produk New Small MPV yang akan diperkenalkan pada GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Selain itu, kami juga berdiskusi terkait kebijakan-kebijakan dalam industri otomotif nasional dan prospek pengembangannya," ungkap Airlangga seusai menerima kunjungan CEO Mitsubishi Motor.

Seperti diketahui, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MPV) Kamis (10/8/2017) akan meluncurkan MPV anyarnya yang khusus dibuat untuk pasar Indonesia.

Terkait peluncuran MPV terbarunya, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, mereka mengundang Pak Menteri ke boothnya mereka mau meluncurkan produk baru yang MPV. "Dia bilang Pak Menteri nama dan harga rahasia Pak Menteri pun nggak saya kasih tahu besok datang ke booth," terang Putu.

Lebih lanjut Putu menambahkan, saat ini kapasitas mereka 150 ribu dan itu bisa diekspansi menjadi 240 ribu dan untuk realisasinya sambil berjalan. "Yang pasti dengan 150 ribu ini mereka ada rencana ekspor mobil MPV mereka ke ASEAN di Februari 2018," ucap Putu.

Selain itu, tambah Putu, tentang kendaraan rendah emisi (LCEV), yang mereka tawarkan teknologi hybird dan full electric. "Sekarang kita lagi bahas insentifnya, dan tadi yang mereka minta insentif juga dan struktur pajaknya diubah, tapi yang jelas tidak bisa pakai struktur pajak yang disini, mereka maunya disederhanakan," katanya.

Menurut Putu, Mitsubishi pada prinsipnya siap untuk berinvestasi disini untuk kendaraan yang rendah emisi, karena dia sudah memproduksi baik itu kendaraan listrik maupun hybird. "Sebagai pimpinan tertinggi Mitsubishi dia menyampaikan secara eksplisit ke Pak Menteri kalau ada insentif itu akan bisa lebih cepat," pungkasnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Huawei

Senin, 18 Desember 2017 - 15:33 WIB

Huawei Diperkirakan Akan Luncurkan P11 Diawal 2018 Mendatang

Huawei lanjutkan kerjasama dengan produsen kamera asal Jerman , Leica yang akan meluncurkan Huawei P11 yang diperkirakan akan diluncurkan pada awal tahun 2018 mendatang.

Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Ist)

Senin, 18 Desember 2017 - 15:30 WIB

2018, Serangkaian Event Olahraga dan Agenda Pariwisata Bakal Hadir Meriahkan Batam

Selain meningkatkan pariwisata di Kepulauan Riau, Badan Pengusahaan (BP) Batam memiliki beberapa agenda untuk meningkatkan ekonomi terutama dari bidang pariwisata.

ICAEW Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Pesat Sebesar 5,3 Persen di 2018

Senin, 18 Desember 2017 - 15:14 WIB

ICAEW Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Pesat Sebesar 5,3 Persen di 2018

Lapora terbaru Economic Insight: South-East Asia mengungkapkan, prospek perkembangan Indonesia tertahan oleh belanja konsumen yang lesu. Namun, pertumbuhan masih diperkirakan akan naik hingga…

Gedung Bank Indonesia

Senin, 18 Desember 2017 - 15:00 WIB

BI Siap Beri Sangsi Perusahaan Pembayaran Tak Berijin

Bank Indonesia (BI) berkomitmen menjaga perlindungan konsumen dan sekaligus keberlangsungan usaha pada pelaku jasa sistem pembayaran.

Go-Jek (ist)

Senin, 18 Desember 2017 - 14:30 WIB

Bank Indonesia Proses Ijin Akuisisi Gojek

Bank Indonesia (BI) sedang memproses perijinan akuisisi Gojek terhadap dua perusahaan calon jasa sistem pembayaran. Meskipum Gojek bukan pelaku jasa sistem pembayaran tetap harus ijin ke BI.…