Istana Kepresidenan Libatkan Empat Kurator dalam Pameran Lukisan

Oleh : Herry Barus | Senin, 07 Agustus 2017 - 04:30 WIB

Lukisan Pantai Flores karya Basuki Abdullah (Foto Ist)
Lukisan Pantai Flores karya Basuki Abdullah (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakatta,- Istana Kepresidenan melibatkan empat kurator ternama dalam Pameran lukisan koleksi Istana Kepresidenan bertajuk "Senandung Ibu Pertiwi" yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan RI.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (6/8/2017)  menyebutkan empat kurator yang terlibat dalam pameran lukisan kali ini yakni Amir Sidharta, Mikke Susanto, Asikin Hasan, dan Sally Texania.

Sebagaimana disampaikan ketua kurator Asikin Hasan, di Galeri Nasioanal pada 19 Juli 2017, tema dan pesan dari pameran yaitu "Senandung Ibu Pertiwi" bila diartikan mengandung makna "Tanah Air, yang dimaknai sebagai sebuah kekuatan yang di dalamnya mengandung bermacam-macam potensi.

"Hal ini terlihat dari lukisan yang dipamerkan merupakan bentuk dari keberagaman bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, ras, agama yang semakin utuh dan kuat," tutur Bey.

Pameran itu dipecah menjadi empat bagian, pertama, keragaman alam dari koleksi Istana di Bogor, Cipanas, Jakarta, Bali, dan Yogyakarta yang mengambil tema pemandangan alam di Indonesia.

Pada masa itu perupa beredar di seluruh penjuru nusantara, termasuk di Sulawesi, Sumatera Barat, Jawa, dan sebagian kecil Bali.

Lukisan Pantai Flores karya Bung Karno, misalnya, yang dilukis ulang oleh Basoeki Abdullah. Mahat di Sumatra Barat, Gunung Merapi, dan pemandangan alam karya Abdullah Soeriosubroto dan Wakidi yang melukis pemandangan alam.

Bagian kedua, adalah kegiatan atau aktivitas sehari-hari dengan fokus pada nelayan dan juga petani.

Lukisan yang dipamerkan adalah lukisan penjual ayam dan bakul buah, penjual sate dan kegiatan sehari-hari di masa lalu, dan kehidupan para nelayan dan petani.

Bagian ketiga adalah tradisi tari dan kebaya, di mana sekitar 15 lukisan mengambil tema Tari Rejang.

Bung Karno pada masa itu membangun nasionalisme melalui pakaian pria berpeci dan perempuan berkebaya dimana identitas dibangun dari pakaian. Dibanyak arsip memperlihatkan foto-foto perempuan umumnya berkebaya.

"Adapun bagian keempat adalah mitologi dan religi yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat kita, yang kemudian belakangan berkembang agama, memperkaya keragaman di Indonesia dengan masuknya Islam, Hindu, Budha, Konghucu yang saling memperkuat, menggambarkan kebersamaan, gotong royong terkait satu sama lain," sebut Bey.

Sementara itu, Galeri Nasional juga melakukan berbagai persiapan sebelum pameran berlangsung, salah satu persiapan yang dilakukan adalah di bidang sarana dan prasarana yang dimulai dua pekan sebelum hari pertama pameran dibuka.

Persiapan fisik yang dilakukan antara lain menyiapkan sarana untuk menggantung koleksi, sarana untuk tempat pendaftaran pengunjung melalui www.bek-id.com, membuat tanda, dan juga sarana lain.

Galeri nasional mengalokasikan anggaran khusus untuk mempercantik lokasi pameran termasuk untuk mengarahkan pengunjung selama 30 menit di dalam ruang pameran, yang dapat diakses dengan menggunakan aplikasi melalui Android Q&R dimana aplikasi ini merupakan dukungan dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 19:10 WIB

Menteri Airlangga: Peningkatan Investasi Dorong Tumbuhnya Populasi Industri

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyampaikan, peningkatan investasi dapat mendorong pertumbuhan populasi industri.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:53 WIB

Rupiah Senin Sore Menguat di Posisi Rp14.586

Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (19/11/2018) ini menguat sebesar sembilan poin menjadi Rp14.586 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.595…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Senin, 19 November 2018 - 17:48 WIB

Presiden Jokowi: Perlu Inovasi Pembiayaan Infrastruktur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini pemerintahannya bicara mengenai infrastruktur, maka tidak mungkin menutupnya dari anggaran pemerintah saja, sehingga perlu inovasi pembiayaan.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:45 WIB

BRI Cabang Purwokerto Salurkan KUR Rp442,218 Miliar

Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sampai dengan Oktober 2018 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp442,218 miliar.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 17:40 WIB

Menperin Airlangga: Relaksasi DNI Pacu Investasi Sektor Industri

Pemerintah terus berupaya meningkatkan nilai investasi, baik dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Investasi, khususnya di sektor industri, menjadi salah…