Katon: Lagu Negeri di Awan Ceritakan Keindahan Kawasan Gunung Dieng

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 06 Agustus 2017 - 05:23 WIB

Katon Bagaskara (Foto Ist)
Katon Bagaskara (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Banjarnegara- Penyanyi kawakan Katon Bagaskara membuka satu rahasia bahwa lagunya yang berjudul "Negeri di Awan" merujuk ke kawasan Gunung Dieng di dataran tinggi Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

"Saya untuk pertama kalinya datang lagi ke Dieng setelah terakhir ke sini di usia 12 tahun. Dieng menjadi inspirasi," ujarnya di sela-sela pertunjukan musik akustik Dieng Culture Festival (DCF) 2017 di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Sabtu malam (5/8/2017).

Dia bercerita kepada penonton bahwa lagu "Negeri di Awan" yang diciptakannya sangat cocok dengan konteks DCF 2017 karena memiliki keterikatan dengan Dataran Tinggi Dieng.

Saat berkabut tebal, ia mengemukakan bahwa salah satu dataran tinggi termasyur di Jawa Tengah itu laksana desa yang ada di atas awan.

Ia mengatakan dirinya menciptakan lagu "Negeri di Awan" bersama sang kakak, Andre Manika, yang tinggal di Wonosobo, Jawa Tengah.

Kawasan timur (wetan) Dieng termasuk wilayah Kabupaten Wonosobo, sehingga Katon yang lahir di Magelang pada 14 Juni 1966 menyatakan bersama kakaknya memiliki ikatan ingatan terhadap dataran tinggi tersebut.

Dalam penampilan akustik DCF 2017, Katon melantunkan "Negeri di Awan" sebagai lagu kedua, setelah diawali "Terpuruk Ku di Sini".

Katon naik ke panggung secara "misterius" mengenakan jaket dilengkapi topeng muka. Begitu menyanyikan lagu pertama, dia membuka jaket dan topengnya sembari berdendang, serta disambut tepuk meriah penonton DCF 2017.

Katon juga tak lupa membawa penonton larut dalam romantika cinta anak muda saat menyanyikan lagu ketiga di penampilannya berjudul "Tak Bisa ke Lain Hati".

Anggota grup KLa Project itu melanjutkan menyanyikan lagu legendarisnya soal Kota Gudeg "Yogyakarta". Kecintaannya pada Kota Pelajar itu mampu ditularkannya kepada penonton yang turut bernyanyi bersama.

Tidak ingin menghilangkan uforia penonton, dia kembali mengajak hadirin mencair dalam kisah cinta lewat lagu "Dinda".

Sebagai lagu penutup, tembang "Dinda" dibuat sedemikian rupa agar penonton ikut berinteraksi dengan menyanyikan galau karena cinta tersebut. Usai lagu itu dinyanyikan, penonton pun memberikan tepuk tangan bergemuruh di banyak titik kerumunannya.(Ant)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kabupaten Garut, Jawa Barat memiliki jumlah usaha mikro yang cukup banyak mencapai 53.431 unit. Omzet yang diperoleh usaha mikro tersebut hingga Rp1,79 triliun pada 2017 naik dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,56 triliun.

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:51 WIB

Kinerja Usaha Mikro Kabupaten Garut Capai Rp 1,79 triliun

Kabupaten Garut, Jawa Barat memiliki jumlah usaha mikro yang cukup banyak mencapai 53.431 unit. Omzet yang diperoleh usaha mikro tersebut hingga Rp1,79 triliun pada 2017 naik dari tahun sebelumnya…

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (Foto Setkab)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:21 WIB

Presiden Jokowi Tandatangani PP THR Pensiunan ASN

Presiden Joko Widodo menandatangani peraturan pemerintah tentang pemberian tunjangan hari raya kepada aparatur sipil negara, termasuk kepada para pensiunan ASN.

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (Foto Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:10 WIB

Rehat Tengah Hari, Saham-Saham Sektor Keuangan Topang IHSG ke Posisi 5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,39% atau 79 poin ke posisi 5.830 di akhir sesi pertama perdagangan Rabu (23/05/2018) ini dibandingkan posisi pada…

Ilustrasi Blok Migas (Fotos Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:06 WIB

Kementerian ESDM Sebut Investasi Migas Mulai Meningkat

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa investasi di bidang migas mulai memperlihatkan hasil peningkatan setelah pemangkasan birokrasi

Ilustri Industri Farmasi

Rabu, 23 Mei 2018 - 13:05 WIB

Industri Farmasi Terpukul Akibat Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar AS

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut industri farmasi paling terpukul akibat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 14.200.