Tinggalkan Setrum PLN, Mobil Listrik Diarahkan Gunakan EBT

Oleh : Ridwan | Jumat, 04 Agustus 2017 - 16:48 WIB

Ilstrasi Energi baru terbarukan (Foto Ist)
Ilstrasi Energi baru terbarukan (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Rinaldy Dalimi mengatakan, Pemerintah tengah mendorong penggunaan mobil listrik di Indonesia agar ramah terhadap lingkungan. Saat ini, Pemerintah telah mempersiapkan regulasinya untuk penggunaan mobil tersebut.

"Mobil listrik nanti akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini harus diinisiasi oleh Pemerintah. Seperti Prancis, 2040 tidak ada lagi mobil combation engine semuanya mobil listrik. UK juga begitu, India jadi sudah mulai. Kita sekarang sedang disusun Perpresnya supaya penggunaaan mobil listrik ini bisa dipercepat," ujar Rinaldy, di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Jumat (4/8/2017).

Dalam hal ini, DEN menyambut baik wacana regulasi pemerintah di bidang EBT seperti rencana Peraturan Presiden (Perpres) mobil listrik maupun rencana revisi tarif listrik dari pembangkit berbasis EBT. Hanya saja, peraturan itu diharapkan bisa menopang pemanfaatan EBT dalam jangka panjang.

Lebih lanjut ia menambahkan, mobil listrik bisa menjadi potensi peningkatan Energi Baru Terbarukan (EBT) apabila berasal dari EBT. Jika listriknya dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG ), harus ada percepatan penguasaan teknologi di sektor baterai dan solar cell.

"Kalau di Eropa tempat parkir di solar cell di atasnya lalu mobil parkir. Nah itu mobil yang mendukung EBT tapi kalau mobil menggunakan listrik dari PLN itu tidak mendukung EBT. Kita arahkan sekarang penggunaan mobil listrik di Indonesia mengarah kepada peningkatan penggunaan EBT," jelasnya.

Menurut Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), penyediaan listrik dari tenaga EBT diperkirakan mencapai 45.253 Megawatt (MW) di tahun 2025 dan 167.646 MW di tahun 2050. Angka itu terdiri dari komitmen kapasitas pembangkit dan kapasitas pembangkit potensial.

Adapun, hingga akhir 2016 silam, DEN mencatat bauran energi dari EBT capai 7,7 persen atau lebih kecil dari target 10,4 persen. Di tahun 2025 mendatang, diharapkan bauran energi EBT mencapai 23 persen.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Agung Sedayu Group kembali menjadi yang teratas dalam ajang PropertyGuru Indonesia Property Awards

Jumat, 21 September 2018 - 14:35 WIB

Sejumlah Developer Kenamaan Tanah Air Raih Penghargaan di Ajang PropertyGuru Indonesia Property Awards

Para pengembang Indonesia menunjukkan inovasi real estat masing-masing dalam acara gala dinner PropertyGuru Indonesia Property Awards tahun ke-4, yang dipersembahkan oleh Kohler di Ballromm…

Pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 14:30 WIB

MICE Perlu Penanganan Lebih Serius

Kementerian Pariwisata meminta komitmen para kepala daerah untuk secara serius memajukan wisata bisnis atau yang dikenal juga sebagai wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition).

Bank Bukopin Luncurkan Kartu Debit Mastercard

Jumat, 21 September 2018 - 14:30 WIB

Gandeng Mastercard, Bank Bukopin Luncurkan Kartu Debit Mastercard

Pemegang Kartu Debit Bukopin Mastercard selanjutnya juga dapat menikmati berbagai promo menarik di berbagai toko ataumerchantyang bekerjasama, sepertiberbagai programdiskondancashbackmenarik.

Danau Toba Sumatera Utara (Foto: Istimewa)

Jumat, 21 September 2018 - 14:15 WIB

Sejumlah Strategi Diperkuat Terkait Kunjungan Wisman

Kementerian Pariwisata memperkuat strategi pemasaran ke luar negeri untuk mencapai target kunjungan 17 juta wisatawan mancanegara pada 2018.

MasterCard (ist)

Jumat, 21 September 2018 - 14:15 WIB

Mastercard Bekerja Sama dengan League of Legends sebagai Mitra Global Pertama dari Esport

Perjanjian global pertama ini menandakan dukungan Mastercard terhadap komunitasesportssekaligus memperluas portofolio perusahaan dalam bidang olahraga dan hiburan kelas dunia.