Pabrik Pusri 2B Siap Penuhi Pasar 1,5 Juta Ton Pupuk/ Tahun

Oleh : Hariyanto | Jumat, 04 Agustus 2017 - 13:24 WIB

Pupuk Sriwijaya. (Foto: IST)
Pupuk Sriwijaya. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta —  PT Pupuk Indonesia (Persero) menyatakan, pabrik Pusri 2B sudah siap beroperasi dengan total kapasitas 1,5 juta ton per tahun.

"Saat ini, pembangunannya telah selesai. Diperkirakan berkapasitas 907 ribu ton urea per tahun dan 660 ribu ton amoniak per tahun yang mulai berproduksi tahun ini," kata Kepala Komunikasi Korporat Wijaya Laksana melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat (4/8/2017).

Pada 30 September 2016, pabrik pupuk Pusri 2B sudah berhasil memproduksi urea, dilanjutkan dengan first drop amoniak pada 3 November 2016.

"Pembangunan Pabrik Pusri 2B ini merupakan upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi serta menjaga daya saing dan kehandalan pasokan pupuk urea untuk wilayah Sumatera dan sebagian Jawa sehingga menunjang program pemerintah dalam ketahanan pangan," lanjutnya.

Pusri 2B menggantikan pabrik Pusri 2 yang telah berumur lebih dari 40 tahun, dan sudah boros dengan konsumsi gas 38,16 per MMBTU. Pusri IIB memiliki konsumsi gas hanya 24,25 MMBTU/ton.

Pabrik Pusri 2B selain menerapkan teknologi baru juga dapat menghemat bahan baku gas alam. Pabrik Pusri 2B akan menghemat pemakaian gas hingga 14 MMBTU per ton urea, sehingga menurunkan harga pokok produksi, agar dapat bersaing dengan pupuk produksi luar negeri.

Selain Pusri 2B di Palembang, perseroan juga tengah mambangun pabrik Amurea 2 di Petrokimia Gresik. Pabrik ini akan menambah kapasitas produksi Petrokimia Gresik, sehingga dapat mencukupi kebutuhan pasar di Jawa Timur yang memang merupakan konsumen urea terbesar di Indonesia.

Kapasitas produksi Amurea 2 sebanyak 570 ribu ton urea per tahun dan 660 ribu ton per tahun amoniak.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

LOreal Professionnel Persiapkan 55 Backstage Hairstylist Menuju JFW 2019

Minggu, 21 Oktober 2018 - 14:30 WIB

LOreal Professionnel Persiapkan 55 Backstage Hairstylist Menuju JFW 2019

LOral Professionnel kembali majukan talenta hairdresser lokal terbaik untuk berkontribusi dalam perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) 2019 pada 20-26 Oktober 2018 mendatang.

Penggagas Program LUAS IndoRunners Holil Soekawan saat menyerahkan secara simbolis total Kilometer pelari kepada Ketua Pelaksana Harian Artha Graha Peduli Heka Hertanto (Foto: Herlambang/Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 14:25 WIB

AGP Ganti Setiap Kilometer Pelari IndoRunner Dalam Bentuk Bantuan untuk Korban Gempa Palu

Bentuk kepedulian bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya seperti yang dilakukan Artha Graha Peduli (AGP) yang bekerjasama dengan program LUAS (Lari Untuk Amal Sosial) IndoRunners.…

TAUZIA Hotels (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 13:40 WIB

TAUZIA Move Awards 2018, Penghargaan Diberikan Rayakan Para Karyawan - Kreativitas

Even perdana TAUZIA Move Awards - kompetisi tarian para karyawan dari jaringan hotel TAUZIA, baru saja digelar di Jumat 12 Oktober 2018 di hadapan seluruh General Managers, Hotel Managers maupun…

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga

Minggu, 21 Oktober 2018 - 11:35 WIB

Puspayoga Ajak Masyarakat Gunakan Alat Musik Lokal Kualitas Ekspor

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga mengajak masyarakat dan para pecinta musik untuk berbelanja alat musik buatan para produsen lokal di Ajang Smesco Music Expo 2018 yang digelar di Gedung Smesco…

Ilustrasi Foto Wecash, Fintech Asal China

Minggu, 21 Oktober 2018 - 11:00 WIB

Dari 150 Ribu Fintech Lending, 20 Persen Berasal dari Asing

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut dari 150 ribu finansial teknologi khususnya peer to peer lending sekitar 20 persennya berasal dari luar negeri.