AADC2 Tuai Pujian Badan Perfilman

Oleh : Irvan | Rabu, 04 Mei 2016 - 01:00 WIB

AADC2 Tuai Pujian Badan Perfilman
AADC2 Tuai Pujian Badan Perfilman

INDUSTRY.co.id - Badan Perfilman Indonesia memberikan apresiasi terhadap kesuksesan film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2 yang hingga hari ke-empat pemutaran di bioskup di tanah air, sejak 28 April 2016, mampu menembus jumlah penonton 1 juta orang.

“Kita semua bergembira, kita semua bangga dengan hasil AADC. Hal itu harusnya tidak hanya bisa didapat AADC-2. Mestinya film-film yang digarap dengan proper dan dipromosikan dengan baik, juga bisa diminati penonton,” kata Badan Perfilman Indonesia (BPI) Kemala Atmojo di Jakarta.

Menurut dia, kesuksesan AADC-2 menembus rekor penonton film nasional membuktikan bahwa film berkualitas akan diminati penonton.

Film garapan sutradara Riri Riza yang diproduksi Miles Films tersebut mampu bersanding filmHollywood yang juga sedang diputar yakni Captain America: The Civil Wars dalam menggaet penonton.

Di banyak bioskop, AADC bahkan mengungguli jumlah penonton Captain America, bahkan filmyang dibintangi aktor Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo tersebut mendapat lebih dari 500 layar di bioskop-bioskup tanah air.

Keberhasilan AADC-2 dinilai sejumlah kalangan perfilman tanah air bisa menjadi momentum untuk memikirkan kembali soal screen quota atau penjatahan waktu tayang di bioskup 60:40 untuk film nasional dan film impor.

Mengenai besaran kuota tersebut, menurut Kemala Atmojo, bisa saja dibicarakan kembali bersama-sama, agar masalah ini tidak malah merugikan ekosistem perfilman Indonesia.

“Ekosistem harus dijaga agar semua pihak mendapatkan porsi dan keadilannya. Barangkali harus dicarikan cara lain agar masalah ini bisa diterima semua pihak,” ujarnya.

Senada dengan itu sutradara Garin Nugroho juga memberi apresiasi kepada AADC-2.

Menurutnya, perfilman nasional memang membutuhkan film-film box office yang mampu menembus lebih dari satu juta penonton.

Film box office semacam itu, lanjutnya, diperlukan untuk menembus krisis penonton yang saat ini melanda perfilman nasional.

“Bagus sekali dan semoga hal itu menjadi konsistensi. Karena dalam satu periode, Indonesia membutuhkan sekitar 5-10 film box office,” kata sutradara yang sering meraih penghargaan internasional itu. (Irvan AF)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jembatan Ampera Palembang

Selasa, 17 Juli 2018 - 23:02 WIB

Kementerian PUPR Rehabilitasi Jembatan Ampera Palembang

Jembatan Ampera yang dibangun tahun 1962 dan selesai tahun 1965 tersebut memiliki panjang 1.177 meter dan lebar 22 meter.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung (Foto Ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 20:00 WIB

Ini Nama-Nama Menteri Kabinet Kerja Berpartisipasi Nyaleg

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja dan pejabat di lingkungan kepresidenan akan ikut berpartisipasi sebagai calon anggota legislatif pada pemilihan…

Wapres Jusuf Kalla (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:35 WIB

Cawapres Jokowi 2019 Harus Mampu Tingkatkan 15 Persen Suara

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan calon pendamping Joko Widodo dalam Pemilu 2019 harus dapat mendongkrak perolehan suara minimal 15 persen.

Danu Wicaksana, CEO TCASH (kiri) - (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:09 WIB

Buka Layanan Lintas Operator, Ini Tiga Keunggulan TCASH Wallet

TCASH secara resmi telah membuka layanan aplikasi TCASH wallet untuk seluruh operator telekomunikasi. Pelanggan lintas operator dapat menikmati beragam layanan transaksi non-tunai TCASH dengan…

Ilustrasi Jalan Tol (ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 18:55 WIB

BNI Beri Tambahan Kredit Jalan Tol Manado-Bitung

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Manado-Bitung, Sulawesi Utara, dengan memberikan tambahan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dana talangan tanah…