Mengenal Lebih Jauh Garam Produksi Indonesia

Oleh : Ridwan | Jumat, 04 Agustus 2017 - 11:44 WIB

Ilustrasi Tambak Garam
Ilustrasi Tambak Garam

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kelangkaan garam menjadi isu yang hangat akhir-akhir ini. Media sosial banyak meributkan garam. Pemerintah juga sudah merencakan impor garam untuk konsumsi. Dan rencana pemerintah itu pun menuai kontroversi lagi.

Kenapa Indonesia yang dikenal sebagai negara maritim kekurangan garam? Indonesia adalah sebuah negara kepulauan dengan panjang pesisir pantainya yang mencapai 81.000 km. Ditambah lagi Indonesia memiliki 30 sentra produksi garam yang tersebar di tujuh provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan. Luas lahan mencapai 19.600 hektar (ha).

Tapi ternyata, kelangkaan garam tidak selalu disebabkan oleh kurangnya bahan baku garam di Indonesia. Karena faktor cuaca dan minimnya teknologi garam membuat jenis garam yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) tidak terproduksi dengan baik. Lalu apa saja jenis garam yang diproduksi di Indonesia?

Di Indonesia ternyata ada beberapa jenis garam. Yakni:
1. Garam industri
Menurut SNI, kadar NaCl garam industri harusnya sebesar 97%. Kandungan impurities (sulfat, magnesium, dan kalsium serta ketoran lainnya) dalam garam industri kecil. Garam ini digunakan untuk untuk industri chlor alkali plant (CAP) dan farmasi, serta industri non CAP seperti industri perminyakan, kulit, tekstil, dan sabun.

b. Garam konsumsi
Kadar NaCl dalam garam konsumsi menurut SNI sebesar 97% dengan bahan dasar kering. Kandungan impurities (sulfat, magnesium dan kalsium) dalam garam ini sebesar 2% dan kotoran lainnya (lampu, pasir) sebesar 1% serta kadar air maksimal sebesar 7%. Garam konsumsi digunakan untuk konsumsi rumah tangga, industri makanan, industri minyak goreng, industri pengasinan dan pengawetan ikan.

Menurut data statistik, kebutuhan garam nasional tahun 2014 mencapai 3,61 juta ton, terdiri dari garam konsumsi sebesar 1,48 juta ton dan garam industri 2,13 juta ton. Kebutuhan garam industri sebagian besar dipenuhi oleh pasokan impor untuk industri CAP dan non CAP sebesar 1,78 juta ton atau mencapai 83,54 persen. Indonesia tidak mampu memenuhi kebutuhan garam industri, sehingga harus impor.

Ketidakmampuan produksi garam industri ini penyebabnya adalah kadar NaCl untuk garam industri cukup tinggi, berbeda dengan garam konsumsi. Hingga saat ini teknologi pengolahan garam belum banyak dimiliki. Padahal hal itu menjadi kunci utama untuk memenuhi target garam industri agar tidak bergantung dari pasokan impor.

Garam rakyat dengan sumber daya melimpah jika terolah dengan baik maka bukannya kekurangan, mungkin Indonesia akan surplus garam. Sumberdaya produksi garam sudah melimpah, saatnya perbaikan teknologi, demi mencapai swasembada garam.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

LOreal Professionnel Persiapkan 55 Backstage Hairstylist Menuju JFW 2019

Minggu, 21 Oktober 2018 - 14:30 WIB

LOreal Professionnel Persiapkan 55 Backstage Hairstylist Menuju JFW 2019

LOral Professionnel kembali majukan talenta hairdresser lokal terbaik untuk berkontribusi dalam perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) 2019 pada 20-26 Oktober 2018 mendatang.

Penggagas Program LUAS IndoRunners Holil Soekawan saat menyerahkan secara simbolis total Kilometer pelari kepada Ketua Pelaksana Harian Artha Graha Peduli Heka Hertanto (Foto: Herlambang/Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 14:25 WIB

AGP Ganti Setiap Kilometer Pelari IndoRunner Dalam Bentuk Bantuan untuk Korban Gempa Palu

Bentuk kepedulian bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya seperti yang dilakukan Artha Graha Peduli (AGP) yang bekerjasama dengan program LUAS (Lari Untuk Amal Sosial) IndoRunners.…

TAUZIA Hotels (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 13:40 WIB

TAUZIA Move Awards 2018, Penghargaan Diberikan Rayakan Para Karyawan - Kreativitas

Even perdana TAUZIA Move Awards - kompetisi tarian para karyawan dari jaringan hotel TAUZIA, baru saja digelar di Jumat 12 Oktober 2018 di hadapan seluruh General Managers, Hotel Managers maupun…

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga

Minggu, 21 Oktober 2018 - 11:35 WIB

Puspayoga Ajak Masyarakat Gunakan Alat Musik Lokal Kualitas Ekspor

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga mengajak masyarakat dan para pecinta musik untuk berbelanja alat musik buatan para produsen lokal di Ajang Smesco Music Expo 2018 yang digelar di Gedung Smesco…

Ilustrasi Foto Wecash, Fintech Asal China

Minggu, 21 Oktober 2018 - 11:00 WIB

Dari 150 Ribu Fintech Lending, 20 Persen Berasal dari Asing

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut dari 150 ribu finansial teknologi khususnya peer to peer lending sekitar 20 persennya berasal dari luar negeri.