Semester Pertama 2017, SGC Catat Penjualan Semen Sebesar Rp5,155 Miliar

Oleh : Hariyanto | Kamis, 03 Agustus 2017 - 12:30 WIB

Semen SGC (Ist)
Semen SGC (Ist)

INDUSTRY.co.id , Jakarta – Produsen semen asal Thailand, SCG, mencatatkan penjualan di pasar Indonesia pada semester I 2017 sebesar US$389 juta atau setara Rp5,155 miliar, tak berbeda dengan periode yang sama ditahun sebelumnya.

President dan CEO SCG, Roongrote Rangsiyopah mengatakan, mendatarnya pencapaian kinerja SCG juga dialami penjualan secara global. SCG membukukan pendapatan penjualan sebesar Rp42,037 miliar atau US$3.173 juta pada paruh pertama 2017, yaitu tetap sama seperti periode yang sama di tahun lalu (y-o-y).

Hal tersebut menyebabkan laba pada periode ini mencapai Rp5,119 miliar (USD386 juta) atau turun 17% y-o-y dan 24% q-o-q yang terutama disebabkan oleh kerugian pada persediaan, biaya bahan baku yang lebih tinggi, persaingan ketat dan melemahnya pasar Thailand terhadap bisnis semen dan bahan bangunan.

“Laba SCG untuk semester pertama 2017 tercatat Rp11,707 Miliar (USD883 juta), meningkat sebesar 4% yoy, disebabkan oleh kinerja yang meningkat pada kuartal pertama 2017,” katanya melalui keterangan persnya di Jakarta, Selasa (1/8/2018).

Sementara pendapatan dari penjualan meningkat 3% yoy dengan peningkatan hingga Rp86,009 miliar (USD6.485 Juta). Pendapatan ekspor pada semester pertama 2017 turut menyumbang 27% pendapatan terkonsolidasi SCG dari penjualan, menunjukkan peningkatan 2% yoy hingga Rp23.189 Miliar (US$1.748 juta), terutama dari ekspor ke pasar China dan Asia Selatan.

Roongrote mengungkapkan, gebrakan terbaru di Indonesia adalah langkah SCG dan Barito Pacific yaitu perusahaan berbasis sumber daya terdiversifikasi terkemuka yang baru-baru ini sepakat untuk melakukan investasi bersama untuk membangun PT SCG Barito Logistics sebagai perusahaan patungan logistik. SCG akan menanamkan saham tidak langsung sebesar 49%, sementara Barito Group akan menanamkan 51% sahamnya.

“Kerjasama ini diharapkan dapat dimulai pada kuartal keempat 2017. Investasi ini selanjutnya menekankan pada peningkatan keunggulan kompetitif di berbagai bidang seperti peningkatan cakupan jaringan dan efisiensi biaya yang ditingkatkan, dengan perluasan pertumbuhan di masa mendatang terhadap klien eksternal lainnya di seluruh Indonesia,”ungkapnya.

Roongrote menambahkan, SCG juga telah menyetujui investasi untuk komplek petrokimia pertama di Vietnam, Long Son Petrochemicals Company Limited (LSP), dengan kepemilikan 71% dan investasi sebesar US$5.400 juta dengan Vietnam Oil and Gas Group (PetroVietnam). Proyek ini terdiri dari teknologi mutakhir dan memiliki daya saing bisnis karena terintegrasi dari hulu ke hilir secara menyeluruh.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi pelayanan Jamkrindo. (Foto: Istimewa)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:54 WIB

Perum Jamkrindo Terima 30 Mahasiswa Program Magang

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia meneriman sebanyak 30 orang Mahasiswa magang dari Vokasi Universitas Indonesia, Universitas Negeri…

Agus Harmurti Yudhoyono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Terima Kasih AHY, GN, RR, dan MMD!

Kita dapat menilai budi pekerti seseorang dari kenyataan sikap diri menghadapi musibah yang menimpa.

Melany Dian Risiyantie,

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:34 WIB

Melany Dian Risiyantie Nilai Artis Nyaleg Punya Nilai Positif & Negatif

Dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Legislatif yang sudah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Senin, 13/8, kemarin terdapat 54 orang nama artis atau selebritas. Hal ini menunjukkan dunia…

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:32 WIB

Kementerian PUPR Terapkan Teknologi RISHA Rekonstruksi Rumah di Lombok

Konstruksi rumah tahan gempa diperlukan sebagai mitigasi bencana karena wilayah Lombok termasuk salah satu wilayah rawan gempa.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur (Foto Ist)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:20 WIB

Beda Koalisi dengan Jokowi, Asman Abnur Bukan Lagi Menteri Aparatur Negara

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, mengonfirmasi Asman Abnur telah mengundurkan diri dari Kabinet Kerja. Dengan begitu, Abnur bukan lagi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…