Kucurkan Triliunan Rupiah, Pemerintah Jadikan Flores Pulau Panas Bumi

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 03 Agustus 2017 - 12:21 WIB

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 255 Megawatt (MW) di tahun depan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 255 Megawatt (MW) di tahun depan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pemerintah menentapkan pulau Flores sebagai pulau panas bumi. Penetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan Menteri ESDM nomor 2268 K/30/MEM/2017 tentang Penetapan Pulau Flores sebagai Pulau Panas Bumi pada tanggal 19 Juni 2017.

"Kita ingin bercita-cita menjadikan Flores sebagai pulau percontohan yang keseluruhan energinya suatu saat nanti itu datang dari energi yang terbarukan, dalam hal ini adalah geothermal," kata  Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE) Rida Mulyana dalam sebuah acara Konvensi Panas Bumi Internasional (IIGCE 2017) ke-5, di JCC, Senayan baru-baru ini.

Meski tak disebutkan secara rinci kapan pembangunannya akan dilaksanakan, Rida mengatakan, sejauh ini pencanangannya sudah dilakukan. Salah satu proyek panas bumi juga disebutkan bernama Waisano.

Ia mengatakan bahwa pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi akan mengambil dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 3 triliun. Serta, bantuan dari World Bank (Bank Dunia) sebesar US$ 55,25 juta.

"Proyek ini (akan) menggunakan dana yang namanya geothermal fund yang tadi diumumkan adanya MoU antara Kementerian ESDM dengan Kementerian Keuangan. Dananya sejumlah Rp 3 triliun dari APBN dan US$ 55,25 juta dari Wolrd Bank," ungkapnya.

Dana tersebut, kata Rida, akan digunakan untuk memitigasi eksplorasi sehingga menarik investasi masuk.Setelah investasi masuk, pengembang akan membayar biaya eksplorasi tersebut. Selanjutnya, dana yang dibayarkan itu akan dipergunakan untuk melakukan eksplorasi di wilayah lainnya.

Sebagaimana diketahui, dalam Konferensi dan Ekshibisi Geotermal ke-5, diserahkan Surat Keputusan (SK) Menteri ESDM kepada Gubernur NTT perihal penetapan Pulau Flores sebagai Pulau Panas Bumi.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Grup Astra Agro Kembali Raih ISPO (Foto Herlambang)

Selasa, 18 September 2018 - 19:50 WIB

Grup Astra Agro Kembali Raih ISPO

Anak-anak perusahaan perkebunan kelapa sawit Grup Astra Agro kembali menerima sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Dirut BRI Suprajarto dan CEO Lippo Group James T Riady, (Foto Rizki Meirino)

Selasa, 18 September 2018 - 19:45 WIB

Bank BRI-Siloam Hospitals Perkuat Layanan Perbankan dan Layanan Kesehatan

Upaya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk untuk meningkatkan layanan jasa perbankan kepada para nasabahnya terus dilakukan. Kali ini Bank BRI menggandeng PT. Siloam International Hospitals,…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 18 September 2018 - 18:30 WIB

Rupiah Selasa Sore Menguat Menjadi Rp14.867

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore bergerak menguat sebesar 13 poin menjadi Rp14.867 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.880 per dolar AS.

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (Foto:Ist)

Selasa, 18 September 2018 - 18:00 WIB

Pengembangan Industri Pariwisata, Qatar Investasi 100 Juta Dolar di Indonesia

Pemerintah Qatar telah melakukan investasi 100 juta dolar AS untuk pengembangan industri pariwisata di Indonesia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono hadiri 1st ASEAN - Republic of Korea Infrastructure Ministers' Meeting

Selasa, 18 September 2018 - 18:00 WIB

Hadiri Pertemuan Menteri Infrastruktur ASEAN dan Korea, Menteri Basuki Sampaikan Perkembangan Ekonomi Indonesia

Dalam pertemuan bilateral antara Menteri Basuki dengan Menteri MOLIT Korea Kim Hyun Mee dibahas kerjasama di bidang infrastruktur PUPR yakni progres Bendungan Karian, proyek saluran pembawa…