TPK Hotel Berbintang di NTT Alami Peningkatan

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 03 Agustus 2017 - 08:30 WIB

Nihi Sumba Island Raih Gelar Hotel Terbaik Dunia 2017 (Foto Dije)
Nihi Sumba Island Raih Gelar Hotel Terbaik Dunia 2017 (Foto Dije)

INDUSTRY.co.id - Kupang- Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Timur mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Berbintang di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Juni 2017 mengalami kenaikan sebesar 2,30 poin dibanding TPK Mei 2017 yang hanya mencapai 51,53 persen.

"Pada Juni 2017 TPK hotel bintang di NTT sebesar 53,83 persen atau mengalami kenaikan 2,30 poin dari TPK bulan Mei 2017 yang mencapai 51,53 persen," kata Kepala Bidang Statistik dan Distribusi BPS NTT, Damarce Sabuna, di Kupang, Rabu (2/8/2017)

Peningkatan ini juga berarti dari seluruh kamar hotel bintang yang tersedia di NTT pada bulan Juni 2017 rata-rata terisi sekitar 53,83 persen.

Meskipun kata dia jumlah tamu yang menginap pada hotel berbintang di Provinsi Nusa Tenggara Timur turun dari 23.052 orang pada bulan Mei 2017 menjadi 20.436 orang pada bulan Juni 2017.

"Jumlah tamu nusantara yang menginap juga turun dari 21.241 orang pada bulan Mei 2017 menjadi 18.632 orang pada bulan Juni 2017," katanya.

Demikian pula Jumlah tamu mancanegara turun dari 1.811 orang pada bulan Mei 2017 menjadi 1.804 orang pada bulan Juni 2017.

Hal ini tercermin dari data yang menandakan jika pada Mei 2017 TPK Hotel Berbintang sebesar 51,53 persen, pada Juni 2017 meningkat hingga 53,83 persen.

Atau katanya berbanding terbalik dengan Mei 2017 jika dibandingkan dengan Juni 2016 TPK hotel berbintang pada Juni 2017 menurun hingga -2,71 poin.

Bukan cuma itu, menurut dia rata-rata lama tamu menginap pada hotel bintang di NTT selama bulan Juni 2017 turun menjadi 2,02 hari dari rata-rata lama tamu menginap bulan Mei 2017 sebesar 2,04 hari.

"Pada bulan Juni 2017 rata-rata lama menginap tamu mancanegara turun menjadi 2,84 hari dibandingkan pada bulan Mei 2017 selama 3,38 hari," katanya.

Sementara rata-rata lama menginap tamu nusantara naik menjadi 1,94 hari pada bulan Juni 2017 dibandingkan bulan Mei 2017 selama 1,93 hari.

Ia mengatakan dari aspek pariwisata pada Juni 2017 jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata di Nusa Tenggara terbanyak adalah wisatawan nusantara ketimbang wisatawan mancanegara atau wisman.

"Total jumlah wisatawan mencapai 23.052 orang dengan rincian 21.241 orang tamu nusantara dan 1.811 orang tamu mancanegara," katanya.

Ia mengatakan jika diperbandingkan dengan Mei 2017 jumlah wisatawan yang menginap pada sejumlah hotel berbintang di NTT sebanyak 20.724 orang dengan rincian 19.167 orang wisatawan nusantara dan 1.557 orang wisatawan mancanegara.

Artinya kata dia terjadinya penurunan baik jumlah kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara pada Mei dibandingkan dengan Juni 2017.

Menurut dia, menurunnya jumlah wisnus dan wisman itu karena banyak faktor yang mempengaruhi, diperkirakan terutama akibat melambatnya ekonomi global yang berimbas pada pendapatan warga dunia secara umum juga menurun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi

Jumat, 22 Maret 2019 - 11:31 WIB

Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Terus Bergulir, 3.000 Tenaga Kerja Miliki Sertifikasi Keahlian

Penyelenggaraan sertifikasi terus bergulir dimana pada acara Pekan SDM Ahli Konstruksi Indonesia, Indobuildtech Expo 2019, dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Intakindo 2019 pada Kamis (21/3/2019)…

Kebun Raya Bogor. (Foto: IST)

Jumat, 22 Maret 2019 - 11:30 WIB

Komitmen LIPI Tingkatkan Kepuasan Pengguna Layanan Kebun Raya Bogor

Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI terus berkomitmen menjalankan fungsi konservasi ex-situ, penelitian, pendidikan lingkungan, wisata, dan jasa lingkungan. “

Menteri Pariwisata Arief Yahya

Jumat, 22 Maret 2019 - 11:00 WIB

Menpar AY: Konektivitas Kunci Sukses Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menegaskan, konektivitas udara menjadi kunci sukses pariwisata Indonesia untuk menjaring kunjungan wisman sekaligus mewujudkan target kedatangan 20 juta wisman…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:36 WIB

Industri Daur Ulang Jadi Jalan Keluar Atasi Masalah Sampah Plastik

Ketua Umum Asosisasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) Christine Halim, mengungkapkan, daur ulang adalah solusi jitu dalam mengatasi sampah botol plastik.

Pelayanan di kantor Bank DKI

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:34 WIB

2018, Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9 Persen

Jakarta - Menutup tahun 2018, kinerja keuangan Bank DKI menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi sebesar 27,9%, dari semula sebesar…