Semen Indonesia-Semen Gresik Lakukan Kerja Sama Operasi Untuk Perkuat Pasar

Oleh : Hariyanto | Selasa, 20 Desember 2016 - 15:25 WIB

Semen Gresik Indonesia
Semen Gresik Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan PT Semen Gresik melakukan kerja sama operasi (KSO) dalam rangka operasi bersama pabrik semen serta fasilitas pendukung persemenan.

Direktur Utama Rizkan Chandra menuturkan, transaksi KSO dilakukan sebab perseroan kian meningkatkan urgensi transformasi korporasi, seperti fokus pada industri persemenan di Asia Tengara, perkembangan pasar semen domestik yang lebih kompetitif, munculnya pemain pasar semen yang mendorong kompetisi harga dan margin yang ketat, serta kebutuhan pengembangan perusahaan.

"KSO juga dilakukan menyusul perjalanan korporasi mulai dari operating company, operating holding, functional holding, hingga menjadi strategic holding," kata Rizkan melalui keterbukaan informasi BEI, Selasa (20/12).

Langkah korporasi ini juga diwujudkan sesuai dengan peraturan Menteri BUMN No. PER-13-MBU-2014 tentang Pedoman Pendayagunaan Aset Tetap BUMN yang mengatur KSO sebagai salah satu bentuk pendayagunaan aset tetap BUMN.

"Objek transaksi KSO ini mencakup kontribusi dari Semen Indonesia dan Semen Gresik. Kontribusi tersebut bukan merupakan pengalihan kepemilikan atas aset, melainkan pengalihan manajemen pengoperasian pabrik Semen Tuban dan Gresik serta fasilitas pendukung," tegasnya.

Lebih lanjut, kontribusi perseroan terhadap KSO antara lain mesin pabrik semen beserta fasilitas pendukung (dermaga, pabrik pengemasan, dan gudang penyanggah), persediaan barang jadi dan WIP yang akan dijual oleh KSO setelah 31 Desember 2016, persedian bahan penolong dan seluruh komponen yang digunakan dalam proses produksi di pabrik semen, merek dagang Semen Gresik untuk aktivitas penjualan yang akan dilakukan oleh KSO, hingga penggunaan bersama sistem teknologi.

Sementara kontribusi Semen Gresik adalah pendanaan awal sekitar Rp1,454 triliun serta pengadaan dan pembelian barang impor dan barang yang memiliki bukti kepemilikan aset (BKA) untuk kelangsungan operasional KSO.

"Terhadap kontribusi perseroan dan Semen Gresik dalam transaksi KSO, akan dilakukan bagi hasil atas laba sebelum pajak. Bagi hasil yang diterima Semen Gresik nantinya juga akan masuk dalam laporan keuangan Semen Gresik dan dikonsolidasikan dengan Semen Indonesia," ungkapnya.

Dengan adanya transaksi KSO ini, maka Semen Indonesia akan fokus pada fungsi strategis dan operating company fokus pada operational business excellence, memaksimalkan sunergi seluruh entitas produsen semen, serta meningkatkan nilai dan daya saing perusahaan dan anak usaha.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kapal pengangkut batu bara (ist)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:16 WIB

Pemprov Kaltim Targetkan Investasi Rp37,06 Triliun 2018

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun ini menargetkan mampu menarik investasi lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yakni mencapai Rp37,06 triliun atau mengalami kenaikan Rp8,86 triliun dibandingkan…

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:10 WIB

Investor Korea Tertarik Bangun PLTU Bangka Tengah

Investor dari Korea tertarik untuk menanamkan modalnya membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pembangunan jalan tol (Ist)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:04 WIB

Pengerjaan Tol Palindra Seksi Pemulutan-Rambutan Dikebut

Kontruksi Jalan Tol Palembang Indralaya (Palindra) untuk seksi II Pemulutan-KTM Rambutan terus dikebut karena hingga kini baru tercapai 50 persen.

Swiss-Belhotel International Kampanyekan Bali Aman

Jumat, 23 Februari 2018 - 12:55 WIB

Bantu Pemberitaan Bali Aman, Swiss-Belhotel Kampanyekan #IAMINBALI

Swiss-Belhotel International di Bali serentak menggelar kampanye foto di media sosial dengan menggunakan tagar #IAMINBALINOW yang dilaksanakan oleh Sembilan hotel dan resor yang dikelola oleh…

Gubernur Anies dan Wagub Sandiaga (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 23 Februari 2018 - 12:54 WIB

Gubernur Anies akan Tutup 36 Diskotek yang Melanggar Perda

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan diskotek yang melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah (Perda) akan diberi sanksi, bila sanksinya penutupan akan dilaksanakan.