Produksi Industri Manufaktur Besar-Sedang Naik Empat Persen

Oleh : Ridwan | Selasa, 01 Agustus 2017 - 15:56 WIB

Peluncuran Program Pendidikan Vokasi Industri untuk wilayah Jawa Barat di PT Astra Otoparts Tbk
Peluncuran Program Pendidikan Vokasi Industri untuk wilayah Jawa Barat di PT Astra Otoparts Tbk

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang (IBS) pada triwulan II 2017 mengalami kenaikan empat persen jika dibandingkan dengan triwulan II 2016.

Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (1/8/2017) mengatakan bahwa kenaikan tersebut disebabkan oleh naiknya produksi industri barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar naik 10,86 persen, diikuti industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional sebesar 9,21 persen.

"Yang mendorong juga industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, naik 8,98 persen," kata Suhariyanto.

BPS mencatat, jenis-jenis industri yang mengalami penurunan produksi adalah industri pengolahan lainnya, turun 10,53 persen, industri minuman, turun 8,26 persen, dan jasa reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan, turun 7,57 persen.

Pada tingkat provinsi, yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, naik 20,58 persen, Provinsi Jambi, naik 14,44 persen, dan Provinsi DKI Jakarta, naik 11,29 persen.

Sebaliknya, provinsi-provinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah Provinsi Aceh, turun 10,52 persen, Provinsi Bengkulu, turun 10,04 persen, dan Provinsi Kepulauan Riau, turun 8,04 persen.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan II tahun 2017 juga tercatat naik sebesar 2,57 persen jika dibandingkan dengan triwulan I tahun 2017.

Jenis-jenis industri yang mengalami kenaikan produksi adalah industri makanan, naik 8,59 persen, industri mesin dan perlengkapan ytdl, naik 7,97 persen, dan industri logam dasar, naik 6,86 persen.

Sementara itu, jenis-jenis industri yang mengalami penurunan terbesar adalah industri karet, barang dari karet dan plastik, turun 8,75 persen, industri pengolahan lainnya, turun 7,77 persen, dan industri kertas dan barang dari kertas, turun 6,79 persen.

Pada tingkat provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Provinsi Lampung, naik 12,51 persen, diikuti Provinsi Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung, masing-masing naik 4,90 persen.

Sementara itu, provinsi-provinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah Provinsi Bali, turun 3,98 persen, Provinsi Maluku, turun 1,62 persen dan Provinsi Jambi, turun 1,30 persen.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pelabuhan (Ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 20:15 WIB

PORT Bidik Rights Issue Senilai Rp1,1 Triliun

INDUSTRY.co.id - PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) siap melakukan rights issue 1,5 miliar lembar saham.

Ilustrasi Ekspor (ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 20:00 WIB

Komoditi Indonesia Tertekan Perang Dagang AS-China

INDUSTRY.co.id - Perang dagang AS dan China diperkirakan akan berdampak ke ekonomi Indonesia. AS menerapkan tarif hingga 25 persen dari barang impor China, tak mau kalah China akan membalas…

Pariwisata Kalimantan (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Juni 2018 - 19:00 WIB

Pariwisata Kalteng Miliki Potensi Luar Biasa Tapi Kurang Promosi

Ketua Komisi C DPRD Kalimantan Tengah, Syamsul Hadi, menilai objek wisata di provinsi ini memiliki potensi yang luar biasa, namun promosinya sangat minim sehingga kurang optimal dalam menarik…

OPEC (Foto Ist)

Selasa, 19 Juni 2018 - 18:54 WIB

AS-China Turunkan Harga Minyak, OPEC Akan Tentukan Produksi Minyak

INDUSTRY.co.id - Saudi Arabia Pemimpin Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan Rusia mengusulkan pengurangan produksi namun ditentang sebagian anggota OPEC lainnya. Hal…

Megawati Sukarno Putri. (Foto: IST)

Selasa, 19 Juni 2018 - 18:00 WIB

Ketum PDI-P Dijadwalkan Hadiri Haul Bung Karno di Blitar

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dijadwalkan menghadiri acara haul ayahnya, Soekarno (Bung Karno), yang masih dalam satu rangkaian peringatan bulan Bung Karno di kawasan makam, Kelurahan…