GAPMMI Optimis Penjualan Mi Instan Akan Capai Target di Tahun 2017

Oleh : Hariyanto | Senin, 31 Juli 2017 - 17:55 WIB

Ilustrasi Mi Instan (Ist)
Ilustrasi Mi Instan (Ist)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman optimistis produksi mi instan akan mencapai target penjualan hingga 16 miliar bungkus di tahun 2017.

"Perkiraan saya bisa mencapai target. Tidak ada masalah dan harga juga hampir tidak bergejolak karena memang mi instan itu sudah menjadi semi makanan pokok sehingga lebih stabil," ujar Adhi, Senin (31/7/2017).

Meski demikian, Adhi mengungkapkan penjualan mi instan tidak akan melebihi target. Pasalnya, berdasarkan data Nielsen pada semester I 2017, penjualan mi instan Indonesia menurun sekitar 4%.

"Saya lihat pasarnya tidak terlalu baik untuk ritel makanya semester I 2017 turun 4%. Saya kira bila turun 4% hingga 5% masih oke dan bisa mencapai target 16 miliar bungkus hingga akhir tahun," ungkap Adhi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pandu Sastro Wardoyo Pakar Blockchain

Rabu, 18 Juli 2018 - 23:37 WIB

Membaca Peluang Baru di Era Blockchain

Blockchain berasal dari cryptocurrency, sehingga perkembangannya mendapatkan banyak sekali suntikan dana semenjak awal, tanpa harus meminta dari perusahaan atau bank

Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania bersama Presiden Direktur PT Gaya Motor Ary Mariano (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 20:34 WIB

Perkuat Pasar Kendaraan Premium di Indonesia, BMW Tambah Investasi Hingga Rp20 Miliar

BMW Indonesia secara konsisten terus menerus tingkatkan aktivitas produksinya di Indonesia melalui investasi senilai lebih dari Rp270 miliar sejak tahun 2011 hingga saat ini. Tambahan investasi…

Dirut BTN Maryono (Fot Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:50 WIB

BTN Tak Ikut Biaya Divestasi Saham PT Freeport

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tidak akan ikut menyalurkan kredit ke PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) untuk membeli 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:31 WIB

Rupiah Rabu Sore Melemah ke Rp14.414

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, (18/7/2018) ditutup melemah besar 36 poin menjadi Rp14.414 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.378 per dolar AS.

Dirut Bank BNI Achmad Baiquni (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:26 WIB

Januari-Juni 2018, Laba Bersih Bank BNI Tumbuh 16 Persen

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat kenaikan laba bersih 16% menjadi Rp7,44 triliun sepanjang Januari-Juni 2018 dibandingkan dengan realisasi laba bersih di periode yang sama pada 2017…