Daihatsu Siap Produksi Massal Mobil Murah Rp 70 Jutaan

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 31 Juli 2017 - 13:54 WIB

Pameran Daihatsu (ist)
Pameran Daihatsu (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Toyota belakangan telah mengakuisisi Daihatsu secara penuh. Artinya Daihatsu kini merupakan bagian dari unit bisnis yang dikontrol Toyota.

Usai dicaplok sepenuhnya oleh Toyota, kini Daihatsu ditugaskan untuk merobohkan pasar Suzuki dan Hyundai di India yang menghegemoni penjualan mobil-mobil di segmen entry level.

Meski belum mengumumkan produk-produk apa yang akan dibawa Daihatsu ke India, namun sebuah laporan dari Businessworld menyebutkan jika mereka telah mendekati vendor suku cadang Datsun. Daihatsu bahkan dikatakan sangat serius dan bersemangat melihat potensi pasar India. Demikian dilansir Indianautosblog, Selasa 4 Juli 2017.

Menurut keterangan seorang eksekutif sebuah perusahaan komponen mobil yang memasok ke Datsun India dan Indonesia, Daihatsu mendekati perusahaan tersebut untuk melakukan kolaborasi untuk lini produknya. Sumber tersebut mengatakan, bahwa produsen mobil Jepang tersebut berencana untuk mengembangkan mobil yang berada di bawah Toyota Etios dan menjualnya dengan harga murah.

"Ini akan membawa mereka (Daihatsu) sekitar dua sampai tiga tahun menjualnya di pasar domestik," tambah sumber tersebut.

Sementara itu Senior Vice President and Director Sales Marketing Toyota Kirloskar N. Raja mengatakan, pihaknya bersama Daihatsu memang sudah melakukan pembicaraan lanjutan mengenai calon mobil murah mereka yang akan menyasar negara-negara berkembang termasuk India.

Meski demikian, Raja menyatakan bahwa Toyota dan Daihatsu belum sampai pada tahap keputusan, termasuk mengenai produk tersebut.

Daihatsu direncanakan dapat membuat jalur produksi India di pabrik Bidadi, dekat Bangalore. Mobil ini diperkirakan akan debut di Auto Expo 2020 mendatang dengan rentang harga 3,4 lakh sampai 4,5 lakh atau setara Rp70 jutaan sampai Rp92 jutaan untuk bersaing dengan Suzuki Alto, Renault Kwid dan Hyundai Eon.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:00 WIB

CIEP Konferensi Politik Luar Negeri Terbesar di Dunia

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengklaim Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia 2017 (CIFP) yang akan diadakan pada Sabtu (21/10) merupakan…

Direktur BRI Kuswiyoto, Direktur Susi Liestiowaty, Direktur Utama Suprajarto, Direktur Haru Koesmahargyo dan Direktur Sis Apik berbincang seusai acara rapat umum pemegang saham luar biasa di Jakarta, Rabu (18/10/2017) (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:46 WIB

BRI Hapus Jabatan Wakil Direktur Utama

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk memutuskan untuk menghapus jabatan Wakil Direktur Utama yang selama ini dijabat Sunarso, dan menugaskan dua direksi…

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto (ketiga dari kiri) sedang berlari di ajang Mandiri Bogor Sundown Marathon, Minggu (9/7/2017). (Irvan AF/INDUSTRY)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:25 WIB

Diikuti Pelari dari 50 Negara, Mandiri Jakarta Marathon Siap Digelar 29 Oktober 2017

Ajang lomba lari Marathon, Mandiri Jakarta Marathon yang akan digelar kembali pada 29 Oktober 2017 mendatang akan diikuti sebanayk 16 ribu pelari, bahkan hingga 1.585 pelari yang berasal dari…

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:00 WIB

Indonesia Berperan Terdepan Tangani Masalah Rohingya Myanmar

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengatakan Indonesia mengambil peran terdepan dalam masalah Rohingya.

Dirut BPJS Ketenagakerjaaan Agus Susanto saat meresmikan Contact Center

Rabu, 18 Oktober 2017 - 17:27 WIB

Aset BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp309 Triliun

Jakarta-BPJS Ketenagakerjaan mempunyai dana kelolaan sebanyak Rp301 triliun, dengan total aset Rp309 triliun hasil iuran dana masyarakat yang menjadi peserta baik institusi maupun perorangan.