Kian Prospektif, Indomobil Perkuat Bisnis Parkir Otomatis

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 31 Juli 2017 - 09:29 WIB

Indomobil Ekspansi Bisnis Parkir Otomatis
Indomobil Ekspansi Bisnis Parkir Otomatis

INDUSTRY co.id, Jakarta-  PT Kyokuto Indomobil Distributor Indonesia, anak usaha dari PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) terus berekspansi, salah satunya ialah melalui bisnis mesin parkir otomatis. Untuk saat ini, mesin parkir ini sudah menjadi penunjang gedung Indomobil Tower dan kantor PT Indotruck Utama.

Sales Operation Manager PT Kyokuto Indomobil Distributor Indonesia, Justinus Ade Sanjaya mengatakan, saat ini pihaknya masih mengincar proyek lain. "Beberapa rumah sakit seperti Jakarta Eye Center (JEC) juga berminat terhadap produk car parking system Kyokuto," kata Yustinus, Minggu (30/7/2017).

Asal tahu, nilai investasi pemasangan dan harga mesin parkir di Indomobil Tower ini senilai Rp 5 miliar. Selain rumah sakit, pihaknya juga akan segera mengejar target kerjasama dengan PT KAI.

Asal tahu saja, selama ini bisnis inti Kyokuto adalah industri karoseri. Perusahaan ini memiliki pabrik karoseri truk di Purwakarta, Jawa Barat. Di pabrik tersebut, Kyokuto sudah dapat memproduksi dua tipe produk yakni Dump Body serta Concrete Mixer yang banyak dibutuhkan oleh sektor konstruksi dan pertambangan. Kapasitas terpasang untuk Dump Body 200 unit dan 50 Concrete Mixer dalam sebulan.

Yustinus mengklaim, dari awal berdiri pada 2014, pabrik tersebut sudah menggarap 1.000 unit lebih karoseri. Untuk semester I-2017, pabrik karoseri tersebut sudah merakit 200-an unit lebih. "Tahun ini target bisa sebanyak 500," kata Yustinus.

Contoh pelanggannya yakni perusahaan konstruksi BUMN, seperti Waskita, Wijaya Karya, PT PP, dan perusahaan swasta lain seperti Sumber Mitra Jaya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peluncuran Generali Protection (G-PRO) (Foto: Ridwan/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 21 Februari 2018 - 18:20 WIB

Generali Gandeng Bank BTN Berikan Perlindungan Penyakit Kritis Bagi Nasabah KPR

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia)bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero)kembali meluncurkan Generali Protection (G-PRO).

Ilustrasi Pekerja Pabrik Sarung Tangan Karet (Ist)

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:50 WIB

Industri Sarung Tangan Karet, Dari 40 Pabrik Tersisa 5 Pabrik, Mengerikan!

Isu penutupan pabrik hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan para pelaku industri. Harga gas yang tak kunjung turun menjadi pemicu tutupnya beberapa pabrik di Indonesia.

Achmad Widjaja, Wakil Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Industri Hulu dan Petrokimia

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:03 WIB

Kisruh Harga Gas Buat Investor Wait and See, Industri Petrokimia Makin Tak Matang

Investasi sektor petrokimia hingga saat ini masih belum ada perencanaan yang matang. Pasalnya, investor masih menunggu ketegasan pemerintah terkait penurunan harga gas untuk industri.

CEO blanja.com Aulia E Marinto

Rabu, 21 Februari 2018 - 17:00 WIB

Industri UMKM Harus Punya Kreativitas E-Commerce

Ketua Umum Indonesia E-Commerce Association (Idea) Aulia E Marinto mengatakan industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus memiliki kreativitas dalam memberdayakan "e-commerce" (perdagangan…

LUNA V Lite

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:41 WIB

Fokus ke Produk, LUNA Smartphone Optimis Kuasai Pasar Dalam 3 Tahun

Luna V Lite dengan layar Fullscreen rasio 18:9 mampu menghadirkan kualitas yang sama dengan harga yang cukup fantastis yaitu 1,7 jutaan.