Astra Grup Dukung Pendidikan Vokasi Industri Jawa Barat

Oleh : Ridwan | Jumat, 28 Juli 2017 - 11:00 WIB

Presiden Jokowi bersama Menperin Airlangga Hartarto dan Gubernur Jabar Aher di acara Vokasi Industri Astra (kemenperin)
Presiden Jokowi bersama Menperin Airlangga Hartarto dan Gubernur Jabar Aher di acara Vokasi Industri Astra (kemenperin)

INDUSTRY.co.id - Cikarang-Grup Astra turut mendukung peluncuran program pendidikan vokasi sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia No. 9/2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Program pendidikan vokasi tersebut merupakan program pembinaan dan pengembangan yang link and match antara SMK dan industri yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian dengan sasaran sebanyak 1.775 SMK hingga tahun 2019 meliputi 845.000 siswa yang ditargetkan dapat bekerjasama dengan 355 perusahaan.

"Keunggulan negara-negara maju itu karena UKM-nya jalan. Hal ini disebabkan pendidikan vokasi berjalan. Di Astra sendiri, kami telah menerapkan vokasi sejak tahun 2009," ungkap Presiden Direktur Asrta Internasional, Prijono Sugiarto pada saat acara peluncuran kerjasama pendidikan vokasi antara Kementerian Perindustrian dan PT Astra Otoparts di Cikarang, Bekasi, Jum'at (28/7/2017).

Seperti diketahui, sejak tahun 2009, Grup Astra telah membina SMK sebagai bagian dari progran kontribusi sosialnya. Hingga akhir tahun 2016, Grup Astra beserta sembilan yayasannya telah membina 1.290 SMK.

"Dengan adanya program pendidikan vokasi industri ini, Grup Astra Otoparts berencana untuk mempererat hubungan kerjasama dengan 71 SMK di Provinsi Jawa Barat melalui 17 anak perusahaan Astra Otoparts," terangnya.

Dikesempatan yang sama, Presiden Direktur Astra Otoparts, Hamdani Dzulkarnaen mengatakan, kualitas tenaga kerja menjadi kunci sukses bagi pelaku industri untuk bersaing dan berkompetisi.

"Saat ini industri tidak bisa hanya mengandalkan sisi keilmuan saja, akan tetapi harus juga mempertimbangkan sisi keterampilan dari tenaga kerja tersebut, diharapkan dengan adanya vokasi industri ini kebutuhan tenaga kerja tersebut dapat terpenuhi," katanya.

Peluncuran program pendidikan vokasi industri tahap ketiga di Jawa Barat ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan peluncuran program pendidikan vokasi industri yang sebelumnya telah diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian di Jawa Timur, Jawa Tengah serta D.I. Yogyakarta pada bulan Februari dan April lalu.

Bersamaan dengan peluncuran program pendidikan vokasi industri, Grup Astra juga menyerahkan bantuan hibah kepada 97 SMK di Jawa Barat diantaranya yaitu, Astra Otoparts menyerahkan 1 unit mesin CNC Bubut hasil produksi Winteq, Astra Daihatsu Motor menyerahkan 10 engine Daihatsu Xenia dan 10 Transmisi, Astra Honda Motor menyerahkan 20 unit sepeda motor Honda dan 20 unit special tools, serta Toyota Motor Manufacturing Indonesia menyerahkan 66 engine Toyota Innova beserta model lainnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Taj Mahal, India (Dennis Jarvis/Flickr)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:15 WIB

Masuk Daftar Negara Tidak Aman, India Luncurkan Kampanye Keselamatan

India, sebagai negara yang terkenal akan keindahan alam dan memiliki budaya yang unik ini dinilai berbahaya bagi perempuan. Pada baru-baru ini, Kementerian Pariwisata India meluncurkan sebuah…

Rahmad Baagil. adalah Pengajar pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, (Foto Ist)

Senin, 16 Juli 2018 - 13:10 WIB

Try Out Menjelang Pemilu 2019

Pilkada serentak telah dilakasanakan dengan baik. Para kandidiat sudah mengetahui hasil akhir versi real count, walau ada beberapa perbedaan hasil di beberapa daerah, ada bebagai indikasi kecurangan…

Ilustrasi industri Fintech (sindonews.com)

Senin, 16 Juli 2018 - 12:19 WIB

Rekeningku.com Listing Tiga Kripto Baru

Rekeningku.com, platform jual beli aset digital crypto berbasis di Jakarta akan me-listing jenis crypto baru secara bersamaan dalam waktu satu bulan ke depan. Tiga crypto tersebut adalah Zcash…

Kopi Ilustrasi

Senin, 16 Juli 2018 - 12:10 WIB

Komunitas Kopi Ajak Petani Ubah Pola Panen

Komunitas Kopi Bengkulu mengajak para petani mengubah pola panen yakni hanya memanen biji kopi yang sudah matang saja atau dikenal dengan petik merah.

Ilustrasi petani (ist)

Senin, 16 Juli 2018 - 12:00 WIB

PT. Sang Hyang Seri Investasi Rp20 miliar Bangun Pabrik Benih Pajala

Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akhir tahun 2018 ini akan memiliki pabrik pengolahan benih tanaman pangan, khususnya padi, jagung dan kedele (pajala) berkapasitas 2.500 ton per tahun.…