Data Pangan Akurat Mudahkan Perencanaan Industri Mamin

Oleh : Ridwan | Jumat, 28 Juli 2017 - 09:27 WIB

Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia Franciscus Welirang (Foto Istimewa)
Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia Franciscus Welirang (Foto Istimewa)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Ketua Komite Tetap Ketahanan Pangan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Fransiscus Welirang menilai pentingnya akurasi data pangan nasional yang terintegrasi agar memudahkan perencanaan salah satunya stok bahan baku industri makanan.

"Intinya bagaimana akurasi data pangan statistik nasional ini sangat penting bagi kami karena dalam pertanian pasti musiman, sedangkan industri pasti butuh setiap hari apa pun produk bahan bakunya," kata Fransiscus atau yang akrab disapa Franky pada diskusi di Menara Kadin Jakarta, Kamis (27/8/2017)

Franky menjelaskan industri terutama makanan perlu mengetahui data "real time" mengenai waktu dan musim panen serta lokasi asal pengiriman bahan baku sehingga industri bisa mengetahui lebih awal biaya logistik yang akan dikeluarkan.

Menurut dia, bahan baku dari sektor pertanian juga memiliki kerentanan mudah rusak (perishable). Oleh karena itu, dengan adanya data lokasi panen dan produktivitas, industri bisa mengetahui biaya penyimpanan, menciptakan efisiensi dan kepastian usaha.

Akurasi data secara berkelanjutan juga tidak boleh dikesampingkan agar industri bisa memiliki perencanaan stok bahan baku dan penyediaan dana berkaitan dengan pemberian gaji karyawan.

"Data ini harus berkelanjutan, tidak bisa hari ini ada, kemudian bulan depan tidak ada karena industri menghadapi karyawan yang harus membayar gahi sehingga ada perencanaan stok bahan baku dan penyediaan dana," kata dia.

Ia menambahkan saat ini data dari Kementerian Pertanian memiliki kekurangan, yakni tidak akuratnya musim, posisi tanam dan lokasi gagal panen serta spesifikasi standar mutu pertanian yang belum tergambar. Padahal, data tersebut dapat mengukur produktivitas jenis bahan baku dan harga.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian Suwandi mengatakan pihaknya tengah memperbaiki akurasi data pangan melalui kerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang menggunakan teknologi penginderaan jauh dalam mengolah data pertanian dari citra satelit landsat-8.

"Untuk menghitung produksi, luas panen dan produktivitas, kami menggunakan satelit landsat-8 untuk memudahkan dan melacak luas tanam pertanian. Data ini bisa dirilis dan diupdate setiap 16 hari sekali," kata dia.

Suwandi menambahkan pemerintah sudah memiliki kebijakan satu data dan satu peta terkait pangan nasional. Ada pun satu data pangan dikoordinasikan satu pintu oleh Badan Pusat Statistik, sedangkan satu peta dikoordinasikan oleh Badan Informasi Geospasial.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

fot tren mikro

Selasa, 23 Oktober 2018 - 22:27 WIB

Guna Perluas Pasar, Trend Micro Tunjuk ECS sebagai Distributornya di Indonesia

Trend Micro, penyedia solusi keamanan terkemuka untuk perlindungan gaya hidup digital, serta keamanan internet, memperluas jangkauan bisnisnya di Indonesia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 23 Oktober 2018 - 20:05 WIB

Di Era Pemerintahan Jokowi-JK, Investasi Sektor Industri Terus Meningkat

Sepanjang empat tahun kerja pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla (Jokowi-JK), investasi sektor industri terus meningkat dari tahun ke tahun.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani saat membuka sidang tahunan The Islamic Chamber of Commerce, Industry and Agriculture (ICCIA)

Selasa, 23 Oktober 2018 - 19:43 WIB

Kadin Dorong Peningkatan Peranan G2G Serta Interaksi B2B untuk Majukan Kemitraan Ekonomi Negara-negara Anggota ICCIA

Sidang tahunan The Islamic Chamber of Commerce, Industry and Agriculture (ICCIA) diselenggarakan 22 23 Oktober 2018 di Ritz Carlton Hotel, Jakarta.

Ketua DPRD Kota Bengkulu Baidari Citra Dewi

Selasa, 23 Oktober 2018 - 19:37 WIB

Dilaporkan ke Mapolda, Ketua DPRD Kota Bengkulu: Itu Hak Masing-masing, Saya Tidak Bisa Mencegah

Dilaporkannya Ketua DPRD Kota Bengkulu Baidari Citra Dewi oleh Pimpinan Redaksi media siber Garuda Daily Doni Supardi di Mapolda Bengkulu terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) Pers Nomor…

Menteri Pariwisata, Arief Yahya (ist)

Selasa, 23 Oktober 2018 - 19:10 WIB

Sepanjang Pemerintahan Jokowi-JK, Sektor Pariwisata Indonesia Tumbuh Lampaui Negara Jiran

Sektor pariwisata diharapkan menjadi motor pembangunan nasional di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan dan penerimaan devisa yang terus…