Textileone Komitmen Jadi Pusat Pengembangan Tekstil di Indonesia

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 27 Juli 2017 - 18:24 WIB

Textileone perusahaan marketing dan distribusi tekstil terkemuka untuk seragam dan pakaian kerja di Indonesia, Kamis (27/7/2017) Foto: Fadli Industry.co.id
Textileone perusahaan marketing dan distribusi tekstil terkemuka untuk seragam dan pakaian kerja di Indonesia, Kamis (27/7/2017) Foto: Fadli Industry.co.id

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Textileone perusahaan marketing dan distribusi tekstil terkemuka untuk seragam dan pakaian kerja di Indonesia menekankan kembali posisinya sebagai perusahaan inovative dan modern. Pihaknya mengemukakan produk tekstil yang digunakannya berbahan polyester berkualitas.

Selain itu produk Textileone disesuaikan dengan profesi dan lingkungan kebutuhan konsumen mulai dari Premier Collection, Profesional Collection, dan Carrer Collection. “Perbedaan kategori untuk memudahkan para pelanggan yang menggunakan produk kami. Harganya pun relatif terjangkau dari kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu per meter,” kata General Manager Textileone, di kantornya, Cakung Cilincing Jakarta Timur, Kamis (27/7/2017).

Ia mengatakan, bahan polyester yang digunakan ialah dengan kualitas terbaik dikelasnya, seperti brand yang dimiliki yaitu Imego bahan ini mempunyai daya tahan lebih baik terhadap kotoran, tumpahan minuman, seperti kopi, teh bahkan minyak dan lain-lain.

“Perawatan pada brand Imego ini sangatlah mudah, selain mudah dibersihkan dari segala kotoran, Imego tidak mudah luntur. Teknologi Ruco Guard ini sudah kami kenalkan sejak 12 tahun lalu. Meski anti air, debu dan minyak kelebihan kain Imego ini tidak panas saat dikenakan,” ujarnya

Inovasi textileone tidak hanya sampai dengan pengadaan bahan berkualitas tetapi hingga pelayanan prima yang mendukung hal tersebut. “Textileone merupakan buatan anak negeri dan pabrikan asli Indonesia. Dan telah mengantongin sertifikasi SNI Balai Besar Tekstil TEXPA BBT. Sehingga tidak ada keraguan lagi untuk konsumen menggunakan produknya,” paparnya

Sementara itu, Yana Suryana selaku Quality Assurance Leader Textileone mengatakan, textileone telah mempunyai 12 cabang diantaranya di Bandung, Samarinda, Senen, Surabaya dan Yogyakarta. Berkiprah selama 17 tahun kini produk textileone mendapatkan kepercayaan dari berbagai instansi pemerintahan, perbankan, seperti Bank Mandiri, Bank Danamon, Bank BCA Syariah, Bank Bukopin, Pertamina, Hotel Indonesia Kempinski, Hotel Crowne Plaza, Astra Internasional, XL Axiata dan masih banyak lagi.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BAZNAS (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Januari 2018 - 20:32 WIB

Baznas Kirim Klinik Keliling untuk Pengungsi Myanmar

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan mengirim klinik keliling untuk pengungsi etnis Rohingya di Bangladesh sebagai bagian dari upaya lanjutan membantu meringankan beban korban yang terusir…

Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 Januari 2018 - 20:27 WIB

Jelang Sumut 1, PAN Sumut Matangkan Pemenangan Edy-Ijeck

Partai Amanat Nasional mematangkan persiapan untuk memenangkan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur di Sumatera Utara.

Pabrik Semen Baturaja (Bm)

Jumat, 19 Januari 2018 - 20:21 WIB

Perluas Pasar, Semen Baturaja Bangun Proyek Cement Mill d Jambi

Perseoran Terbatas Semen Baturaja berencana berinvestasi dengan membangun proyek "cement mill" dan "packing plant" di Kota Jambi, Provinsi Jambi, sebagai upaya memperluas sebaran pasar semen…

Bursa Efek Indonesia (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 19 Januari 2018 - 20:16 WIB

Fundamental Ekonomi Nasional Kuat, Kinerja IHSG Tahun Politik Positif

Bursa Efek Indonesia optimistis kinerja indeks harga saham gabungan pada 2018 yang merupakan tahun politik akan tetap membukukan hasil positif.

Dirjen Industri Agro, Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto

Jumat, 19 Januari 2018 - 18:45 WIB

Kemenperin Targetkan Industri Pengolahan Ikan Tumbuh 10 Persen pada 2018

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Panggah Susanto mengatakan, potensi perikanan di Indonesia masih berpotensi untuk ditingkatkan.