Penjualan Tiga Pilar Sejahtera Food Ditargetkan Rp7,2 Triliun

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 26 Juli 2017 - 12:45 WIB

Beras Cap Ayam Jago. (Foto: IST)
Beras Cap Ayam Jago. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Penjualan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), produsen makanan ringan bermutu tinggi, ditargetkan mencapai Rp7,248 triliun pada 2017. Itu lebih tinggi 8% dibandingkan dengan realisasi penjualan perseroan pada 2016 sebesar Rp6,7 triliun.

Dalam materi paparan publik yang disampaikan oleh perseroan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/07/2017), manajemen AISA mengungkapkan, target penjualan setahun penuh 2017 tersebut dihitung berdasarkan proyeksi penjualan perseroan pada semester pertama 2017 sebesar Rp3,374 triliun, yang jika disetahunkan maka proyeksi penjualannya mencapai Rp6,748 triliun.

“Kemudian, proyek penjualan tersebut ditambah dengan pendapatan yang berasal dari kontrak biskuit senilai Rp400 miliar dan tambahan pendapatan dari pertumbuhan yang terjadi pada triwulan ketiga dan keempat sebesar Rp100 miliar. Pertumbuhan penjualan perseroan pada triwulan ketiga dan keempat diperkirakan berasal dari penjualan mie kering, bihun dan snack Taro 3D,” tulis manajemen dalam materi paparan publik tersebut.

Pada Januari-Juni 2017. penjualan kotor AISA tercatat Rp3,374 triliun. Itu dikontribusikan oleh divisi makanan Rp1,268 triliun dan beras Rp2,106 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016, dimana perseroan membukukan penjualan kotor sebesar Rp3,636 triliun, maka hal tersebut menunjukkan penurunan sekitar 7%.

Sepanjang enam bulan pertama 2017, penjualan divisi makanan berasal dari penjualan mi kering sebesar Rp296 miliar, bihun Rp284,7 miliar, makanan ringan Rp370,3 miliar, mi instan (snack) Rp213,9 miliar, biskuit Rp57 miliar, permen Rp18,8 miliar, dan lainnya sebesar Rp26,8 miliar. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi kredit perbankan

Kamis, 18 Januari 2018 - 22:32 WIB

OJK Optimis Pertumbuhan Kredit 12 Persen di 2018

Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas target pertumbuhan ekonomi 5,4% yang ditetapkan Pemerintah di tahun 2018, OJK memperkirakan kredit dan Dana Pihak Ketiga perbankan berpotensi untuk…

Ilustrasi kredit perbankan

Kamis, 18 Januari 2018 - 22:00 WIB

Kredit Perbankan Tumbuh 8,3 Persen Sepanjang 2017

Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan intermediasi lembaga jasa keuangan juga mengalami pertumbuhan sejalan kinerja perekonomian domestik.

Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner (Foto Anto)

Kamis, 18 Januari 2018 - 21:17 WIB

Ini Komitmen OJK Jaga Stabilitas Keuangan

Jakarta-OJK memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam memacu pertumbuhan dengan tetap menjaga kesinambungan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

AFTECH Resmikan Kemitraan dengan UnionSpace

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:45 WIB

AFTECH Resmikan Kemitraan dengan UnionSpace Dorong Perkembangan Industri Fintech

Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) meresmikan kemitraannya dengan UnionSpace untuk mendorong perkembangan industri teknologi finansial (tekfin) melalui penyediaan Fintech Space, yang merupakan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:25 WIB

Menperin: Indonesia Termasuk Pemain Industri Manufaktur Sarana Kereta Api Terbesar di Asia Tenggara

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia saat ini termasuk salah satu pemain industri manufaktur sarana kereta api terbesar di Asia Tenggara. Produk industri kereta api…