Harga Timah ICDX Bertengger di Posisi US$ 20.300 per ton

Oleh : Hariyanto | Selasa, 25 Juli 2017 - 17:58 WIB

Ilustrasi Timah (Ist)
Ilustrasi Timah (Ist)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Dalam sepekan terakhir, komoditi tambang mengalami tren harga bullish yang dipicu perkembangan positif  ekonomi China pada semester I 2017. Disisi lain,  terjadi pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap sejumlah mata uang utama dunia akibat kebijakan The Fed yang belum melakukan pengetatan terhadap data inflasi Amerika Serikat.

Komoditi tambang yang mengalami tren harga bullish dalam sepekan terakhir di London Metal Exchange- LME diantaranya tembaga naik 1,32 % dan  komoditi timah naik 1,14 %.

Perdagangan timah LME pada pekan ketiga (Senin, 17 Juli 2017), masih berada di posisi 20.030 per ton, sedangkan pada pekan ke empat (Senin, 24 Juli 2017) naik menjadi 20.300 per ton. Hal yang sama juga terjadi di Kuala Lumpur Tin Market, dalam sepekan harga timah naik 1,58 % dari US$ 19.930 per ton pada Senin, 17 Juli 2017, menjadi US$ 20.250  pada Senin 24 Juli 2017.

Sementara itu, perdagangan timah di dalam negeri yang diselenggarakan Indonesia Commodity and Derivative Exchange- ICDX, dalam sepekan naik 0,49 %. Pada perdagangan Senin 17 Juli 2017, harga timah ICDX masih berada di posisi US$ 20.200 per ton dan sepekan kemudian (Senin 24 Juli 2017) menjadi US$ 20.300 per ton.

Namun yang menarik dari harga timah ICDX sejak perdagangan Rabu 19 Juli 2017, lalu,  telah bertengger di posisi US$ 20.300 per ton. Dan diperkirakan perdagangan timah ICDX pada Selasa 25 Juli 2017 Pukul 16:00 WIB akan menembus angka US$ 20.300 per ton.

Hal ini didasari sentiment pasar timah LME yang diakhir pekan lalu (Jumat 21 Juli 2017), harga timah berada di posisi US$ 20.300 dan diawal pekan (Senin 24 Juli 2017) masih berada di posisi yang sama US$ 20.300 per ton.
 
Pasar timah dari dalam negeri pada semester II 2017 nampaknya akan tetap positif. Hal ini tercermin dari prospektus PT Timah (Persero) Tbk.,  yang dirilis pada Senin 24 Juli 2017.

Pada triwulan pertama 2107, BUMN ini telah membukukan pendapatan Rp 2,05 triliun atau naik 57,24 % dari periode yang sama di tahun 2016. Dengan pendapatan sebesar itu, PT Timah (Persero) Tbk., telah mencatatkan laba sebesar Rp 65,86 miliar pada kuartal I 2017.

Sementara itu, cadagangan timah milik PT Timah (Persero) Tbk., tercatat sebesar 335.909 ton dan sumber daya timah mencapai 737.546 ton. Sedangkan pada kuartal I 2017, PT Timah (Persero) Tbk., telah memperoleh sumber daya timah sebesar 3.720 ton.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang Sutedja S. Darmono bersama Chief Representative Creed Group Indonesia Tatsuya Ichinomiya serta Direktur PT Jababeka Creed Residence Handoyo Lim saat acara product knowledge Kawana 2 Concierge Golf Apartment

Rabu, 21 November 2018 - 21:10 WIB

Kawana I Laris Manis, Jababeka Residence Luncurkan Apartemen Premium Kawana 2 Concierge Golf Apartemen

Setelah meraih sukses pada proyek Kawana Golf Residence, Jababeka bersama mitra asal Jepang Creed Group kembali melanjutkan kerja sama pengembangan proyek apartemen premium, Kawana 2 Concierge…

Taspen Gandeng BRI persiapkan Road To Second Career bagi ASN dan Pensiunan

Rabu, 21 November 2018 - 21:00 WIB

Taspen Gandeng BRI persiapkan Road To Second Career bagi ASN dan Pensiunan

PT. Taspen (Persero) menggandeng PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam rangka sinergi BUMN menyelenggarakan acara Pra-Launching Kewirausahaan Pensiun Indonesia 2018 yang bertema Road…

Ilustrasi industri Fintech (sindonews.com)

Rabu, 21 November 2018 - 20:41 WIB

Fintech Berpeluang Atasi Inefisiensi di Indonesia

Teknologi finansial atau "financial technology" (Fintech) dinilai sangat berpeluang untuk bisa membantu mengatasi inefisiensi di segala bidang di Indonesia.

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Rabu, 21 November 2018 - 20:33 WIB

Presiden Jokowi Minta Menterinya Terus Perbaiki Bidang Investasi

Presiden Joko Widodo meminta para menterinya terus melakukan perbaikan di bidang investasi sehingga Indonesia lebih kompetitif.

Bank Pembangunan Asia/ADB (Foto ist)

Rabu, 21 November 2018 - 20:22 WIB

ADB: Pasar Obligasi Indonesia Tumbuh Cepat Triwulan III-2018

Laporan Bank Pembangunan Asia (ADB) terbaru menyatakan pertumbuhan pasar obligasi Indonesia termasuk salah satu yang tertinggi di kawasan Asia dalam periode triwulan III-2018.