Kali Bekasi Tercemar Limbah Laundry, Air Produksi PDAM Turun

Oleh : Irvan AF | Minggu, 23 Juli 2017 - 01:11 WIB

Ilustrasi pencemaran kali. (Timur Matahari/AFP)
Ilustrasi pencemaran kali. (Timur Matahari/AFP)

INDUSTRY.co.id, Bekasi - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot Kota Bekasi, Jawa Barat, terpaksa menurunkan kapasitas produksi hingga 50 persen akibat pencemaran limbah di sumber air baku Kali Bekasi sejak sepekan terakhir.

"Kami selama ini sangat mengandalkan sumber air baku dari aliran Kali Bekasi. Bila sumber ini tercemar, secara otomatis produksi kami juga ikut terganggu," kata Direktur Umum PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi Sugianto di Bekasi, Sabtu (22/7/2017).

Menurut dia, kapasitas produksi normal mencapai 420 liter per detik, namun jika ada pencemaran di Kali Bekasi maka produksi diturunkan.

"Penurunannya bergantung pada parahnya kontaminasi limbah di sumber air baku kami. Bahkan, penurunan produksi bisa mencapai hingga 50 persen dari produksi normal," katanya.

Kondisi itu membuat produksi air menjadi tidak stabil dan berdampak pada berkurangnya distribusi air bersih kepada para pelanggannya.

"Sejauh ini belum ada komplain dari pelanggan sejak pencemaran Kali Bekasi terjadi pada Senin (17/7)," katanya.

Sebelumnya, Kali Bekasi berubah warna dari semula hijau kecoklatan menjadi biru pekat pada Senin (17/7) akibat ulah oknum pengusaha binatu jeans PT Millenium Laundry di Kecamatan Bantargebang.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi telah merespons persoalan itu dengan menutup paksa bangunan tempat usaha yang mempekerjakan sekitar 20 orang itu pada Kamis (20/7) setelah memperoleh kepastian dari hasil laboratorium yang disampaikan Dinas Lingkungan Hidup setempat.(ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KKP Dorong Industri Mutiara Nasional Bersaing di Kancah Dunia

Selasa, 25 September 2018 - 18:00 WIB

Investor Tiongkok akan Berinvestasi Budi Daya Mutiara di Flores Timur

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Flores Timur Yohanes Kopong mengatakan sebanyak lima perusahaan berminat menamamkan modalnya atau berinvestasi…

Presiden Jokowi hUT Kadin (Foto Herlambang)

Selasa, 25 September 2018 - 18:00 WIB

Bergabungnya Rosan ke TKN Tak Pengaruhi Netralitas Pengusaha

Bergabungnya Ketua Umum Kamar Dagang dan Indonesia (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf tidak memengaruhi netralitas pengusaha, kata Ketua Bidang Organisasi…

Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Foto: Hitsss)

Selasa, 25 September 2018 - 17:40 WIB

Ekonomi Kreatif Masa Depan Dunia

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan ekonomi kreatif merupakan sektor andalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat baik di Indonesia maupun dunia.

Ilustrasi Migas

Selasa, 25 September 2018 - 17:20 WIB

SKK Migas Nilai Lapangan Sukowati Potensial Produktif

Deputi Perencanaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jaffee Arizon Suardin menilai unit Asset 4 Sukowati Field merupakan salah satu blok migas…

Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso

Selasa, 25 September 2018 - 17:01 WIB

Proses Akuisisi 51 Persen Saham Pertagas Selesai September

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus melaksanakan komitmennya untuk menyelesaikan proses akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai tahap lanjutan usai induk BUMN Migas (Holding BUMN Migas)…