Daya Beli Masyarkat Turun, Pengusaha Tekstil Terseok-Seok

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 21 Juli 2017 - 07:47 WIB

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat (Kanan) bersama Kedubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. (Fadli/ INDUSTRY.co.id)
Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat (Kanan) bersama Kedubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. (Fadli/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat menuturkan, kebijakan pemerintah melepas komoditas energi ke harga pasar itu menyebabkan beban besar bagi industri TPT. Praktis, kenaikan struktur tarif listrik membuat ongkos produksi juga meningkat. Begitu juga dengan rasionalisasi harga BBM membuat ongkos transportasi beranjak naik.

Beban industri yang meningkat ini diperparah dengan permintaan pasar global terhadap produk TPT yang juga mengalami penurunan akibat belum membaiknya ekonomi global. Menurutnya, permintaan industri tekstil turun dari US$ 13 miliar turun menjadi US$ 11,8 miliar. Kondisi ini cukup menghambat industri TPT untuk berkembang.

“Kita sudah prediksi sejak presiden mengumumkan jika seluruh subsidi listrik atau BBM ditarik oleh pemerintah, artinya bahwa uang dari masyarakat akan hilang, akan ditarik oleh PLN dan Pertamina paling sedikit Rp 500 triliun, ini artinya pasti daya beli masyarakat berkurang,” kata Ade kepada wartawan di Jakarta, Kamis (20/7/2017).

Persoalan lain, lanjut Ade, yang membuat industri TPT di Indonesia kurang dapat bersaing dengan industri TPT asing seperti Vietnam dan lainnya akibat birokrasi yang masih berbelit-belit. Sangat jarang pemerintah dapat memberikan solusi yang cepat ketika terjadi persoalan di industri ini. Mekanisme dan birokrasi yang harus melibatkan DPR membutuhkan waktu yang lama. Sementara pelaku usaha sudah sangat membutuhkan jalan keluar dari berbagai persoalan yang membelit sektor ini

“Vietnam bisa lebih maju karena di sana partainya satu, di kita kan partainya banyak sehingga untuk mencapai keputusan harus panjang bertele-tele. Inilah kelemahan yang harus kita akui,” tegasnya.

Namun Ade masih bersyukur di tengah persoalan di industri TPT, tahun ini masih ada sedikit kenaikan pertumbuhan dibandingkan tahun lalu.  Pada semester I-2017 terjadi kenaikan permintaan untuk industri tekstil sebesar 0,6%.

“Strategi kita (menghadapi perlambatan pertumbuhan) adalah harus genjot ekspor walau pasar global menekan ke bawah, di Amerika di Jepang dan Eropa turun, tapi alhamdulillah walaupun kecil kita masih naik,” pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Wamen ESDM Arcandra Tahar

Minggu, 21 Januari 2018 - 11:30 WIB

Arcandra Tahar Harapkan BLU Ubah Human Resources Jadi Human Capital

Arcandra mengungkapkan paradigma manajemen sumber daya manusia saat ini telah berubah dari human resouces menjadi human capital, manusia itu tidak lagi menjadi pekerja pasif, tetapi secara aktif…

Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih bersama Ketua Kadin Provinsi DKI Jakarta, Eddy Kuntadi, serta Direktur IKM Kimia, Sandang, Aneka dan Kerajinan Kemenperin, E. Ratna Utarianingrum (Foto: Biro Humas)

Minggu, 21 Januari 2018 - 11:10 WIB

Kemenperin Targetkan 18 Pondok Pesantren Akan Jadi Percontohan Program Santripreneur pada 2018

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan 18 pondok pesantren yang akan menjadi percontohan dalam pelaksanaan program Santripreneur pada tahun 2018. Pondok pesantren tersebut meliputi…

Kendall Jenner (Foto Ist)

Minggu, 21 Januari 2018 - 11:10 WIB

Intip Koleksi Fashion dari Kendall Jenner, Ada yang Seharga DP Mobil!

Siapa yang tidak mengenal model cantik mancanegara, Kendall Jenner. Postur tubuh yang sempurna dan paras yang cantik, menjadikan Kendall Jenner sebagai kiblat fashion untuk kalangan millenial.

Presiden Jokowi dan Jalan tol (Foto : Biro Pers Setpres)

Minggu, 21 Januari 2018 - 11:04 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Tol Sumatera Ruas Bakauheni-Terbanggi

Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni- Terbanggi Besar segmen Pelabuhan Bakauheni - Simpang Susun Bakauheni dan segmen Lematang-Kotabaru di Bakauheni Lampung…

Wuling Cortez (Foto: Dok. Wuling Motors)

Minggu, 21 Januari 2018 - 11:00 WIB

Gebrakan Awal Tahun, Wuling Berikan Penawaran Khusus Bagi Pemesan Perdana Seri Cortez

Produsen mobil asal Tiongkok, Wuling Motors (Wuling) sedah mulai membuka keran pemesanan untuk seri Wuling Cortez, yang merupakan produk kedua Wuling setelah seri Confero.