Berikan Nasabah Kepastian Dana dan Hidup Sehat, Generali Luncurkan iPLAN

Oleh : Hariyanto | Rabu, 19 Juli 2017 - 07:45 WIB

Chief Executive Officer PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia Edy Tuhirman
Chief Executive Officer PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia Edy Tuhirman

INDUSTRY.co.id , Jakarta – PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali) meluncurkan produk iPLAN (Insurance Protection Linked Auto Navigation), iPLAN adalah unit link yang menawarkan Bonus Hidup Sehat sebesar Uang Pertanggungan, sehingga nasabah akan menerima total Uang Pertanggungan bisa sehingga sebesar dua kali lipat dibandingkan dengan produk unit link biasa.

Produk ini merupakan jawaban dari angka harapan hidup manusia yang terus meningkat, didorong oleh kemajuan teknologi kedokteran dan gaya hidup manusia yang kian sehat.

Di Indonesia, situs Knoema* dalam perkiraan populasi & proyeksi (1960 – 2050) menunjukkan rata-rata peningkatan harapan hidup sebesar 0,37 per tahun, yang berarti pada tahun 2060 nanti, orang Indonesia diperkirakan akan berusia hingga di atas 85 tahun.  

"Dengan tingkat harapan hidup masyarakat yang semakin tinggi, Generali tak hanya berfokus pada kebutuhan nasabah untuk memiliki dana yang cukup untuk pensiun, tetapi juga berfokus pada keamanan dan kepastian finansial bagi mereka saat ini dan hari tua. Sebagai produk inti Generali, iPLAN kini diluncurkan kembali dengan pengembangan untuk mengakomodasi kebutuhan nasabah dan tren yang terjadi," kata Chief Executive Officer PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia Edy Tuhirman di Jakarta (18/7/2017).

Menurut Edy Tuhirman, Generali mengerti bahwa penuaan terjadi secara alami, tapi "Menua dengan Baik" (aging well) membutuhkan perencanaan yang matang. Penuaan yang sehat harus juga memikirkan masalah keuangan, medis, dan keluarga lain yang akan dihadapi orang di usia tua.

Dengan iPLAN terbaru, nasabah akan menerima pembayaran Bonus Hidup Sehat hingga sebesar jumlah uang pertanggungan tanpa mengurangi nilai investasi atau nilai perlindungan. Perlindungan juga akan terus berjalan demi membantu melindungi keluarga mereka bila terjadi risiko tak terduga. Hal ini merupakan inovasi terbaru dari Generali dan pertama di pasar asuransi Tanah Air.

Produk ini juga dilengkapi dengan sistem manajemen resiko otomatis Auto Risks Management System (ARMS), sebuah perisai pelindung investasi yang membantu nasabah mengelola risiko investasi secara otomatis, diciptakan di tahun 2011 dengan total dana kelolaan sebesar 3.9 Triliun Rupiah.

iPLAN dipasarkan melalui jalur keagenan dan dilengkapi dengan lebih dari 20 pilihan Asuransi Tambahan, termasuk Global Medical-PLAN, perlindungan perawatan kesehatan komprehensif di seluruh dunia dengan pilihan nilai manfaat yang mencapai Rp 35 Milyar.

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) merupakan bagian dari Generali Group yang beroperasi di Indonesia sejak tahun 2009. Generali Indonesia mengembangkan bisnis melalui jalur multi distribusi yaitu asuransi kesehatan grup, keagenan dan bancassurance yang tersebar pada lebih dari 40 kota di Indonesia.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: IST)

Jumat, 21 September 2018 - 09:00 WIB

Urbanisasi Berdampak Positif Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan urbanisasi bisa berdampak positif bagi ekonomi apabila dikelola dengan baik.

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:45 WIB

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen

Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 akan mencapai 5,2 persen atau relatif sama dengan proyeksi pemerintah sebesar 5,14-5,21 persen.

D Kandang (skyadventure)

Jumat, 21 September 2018 - 08:37 WIB

Yuk, Ajak Si Kecil ke 5 Tempat Wisata Keluarga di Depok Ini!

Depok memiliki banyak tujuan wisata keluarga yang cocok untuk membawa anak-anak. Berbagai tempat wisata di Depok ini menawarkan petualangan, kesenangan, serta fasilitas lengkap agar kegiatan…

OJK

Jumat, 21 September 2018 - 08:30 WIB

OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Industri Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat melalui peran aktif pelaku usaha jasa keuangan di tanah air.

Jaringan ATM BRI (Foto st)

Jumat, 21 September 2018 - 08:15 WIB

Melemahnya Perekonomian Tak Pengaruhi Penyaluran KUR

BRI menyatakan lesunya kondisi perekonomian di dalam negeri tidak memengaruhi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di kalangan pelaku usaha.