Tingkatkan Daya Saing, Menhub Janji Permudah Sertifikasi Mobil Listrik

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 17 Juli 2017 - 15:02 WIB

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Janjikan Kemudahan Uji Kelayakan Mobil Listrik, Senin (17/7/2017) Foto: Fadli Industry.co.id
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Janjikan Kemudahan Uji Kelayakan Mobil Listrik, Senin (17/7/2017) Foto: Fadli Industry.co.id

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Pemerintah akan mempermudah proses sertifikasi uji kelayakan mobil listrik untuk menargetkan penurunan emisi BBM hingga 2020. Hal ini yang memacu Kementerian Perhubungan untuk segera menggodok regulasi yang tepat agar penggunaan motor listrik aman di jalan raya.

"Pada dasarnya kita sedang mereformasi cara kita memberi sertifikat. Yang akan datang, kita akan lebih lugas dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Berkaitan dengan mobil listrik, kita harus lakukan sertifikasi yang lebih lugas, lebih governance," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui usai Kongres Teknologi Nasional di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Meski demikian, Budi meminta produsen mobil listrik tak asal-asalan, semuanya harus dipersiapkan dengan baik agar produk layak digunakan, aman dan nyaman untuk masyarakat.

"Kita juga minta para produsen sudah melengkapi hal-hal yang dibutuhkan. Kita tidak saja mensertifikasi suatu produk tapi akhirnya produk itu tidak bisa digunakan," ucapnya.

Pihaknya menyambut baik pengembangan mobil listrik di dalam negeri. Inovasi di sektor transportasi harus terus dilakukan demi kebutuhan masyarakat.

"Transportasi adalah layanan primer bagi masyarakat. Maka kita harus terus berinovasi mengembangkan transportasi di Indonesia. Dengan adanya Kongres Teknologi Nasional ini, ada pemikiran-pemikiran yang membuat cara kita membangun transportasi lebih konseptual dan update dengan teknologi yang ada," tandasnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi kredit perbankan

Kamis, 18 Januari 2018 - 22:32 WIB

OJK Optimis Pertumbuhan Kredit 12 Persen di 2018

Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas target pertumbuhan ekonomi 5,4% yang ditetapkan Pemerintah di tahun 2018, OJK memperkirakan kredit dan Dana Pihak Ketiga perbankan berpotensi untuk…

Ilustrasi kredit perbankan

Kamis, 18 Januari 2018 - 22:00 WIB

Kredit Perbankan Tumbuh 8,3 Persen Sepanjang 2017

Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan intermediasi lembaga jasa keuangan juga mengalami pertumbuhan sejalan kinerja perekonomian domestik.

Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner (Foto Anto)

Kamis, 18 Januari 2018 - 21:17 WIB

Ini Komitmen OJK Jaga Stabilitas Keuangan

Jakarta-OJK memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam memacu pertumbuhan dengan tetap menjaga kesinambungan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

AFTECH Resmikan Kemitraan dengan UnionSpace

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:45 WIB

AFTECH Resmikan Kemitraan dengan UnionSpace Dorong Perkembangan Industri Fintech

Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) meresmikan kemitraannya dengan UnionSpace untuk mendorong perkembangan industri teknologi finansial (tekfin) melalui penyediaan Fintech Space, yang merupakan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:25 WIB

Menperin: Indonesia Termasuk Pemain Industri Manufaktur Sarana Kereta Api Terbesar di Asia Tenggara

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia saat ini termasuk salah satu pemain industri manufaktur sarana kereta api terbesar di Asia Tenggara. Produk industri kereta api…