Dengan Infrastruktur yang Efisien dan Sistem Logistik Modern, Indonesia Akan Jadi Penentu Harga Timah Dunia

Oleh : Hariyanto | Senin, 17 Juli 2017 - 08:10 WIB

CEO Indonesia Commodity and Derivaties Exchange, Lamon Rutten (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
CEO Indonesia Commodity and Derivaties Exchange, Lamon Rutten (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan, hingga Mei 2017 Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai US$165,5 juta, meningkat 99,95% dibanding periode yang sama ditahun sebelumnya.

Nilai ekspor Timah meningkat 103,93%, sedangkan nonTimah naik 90,50% (y-on-y). Secara kumulatif, nilai ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Januari-Mei 2017 mencapai US$725,1 juta. Peran Timah mencapai 76,30%.

Untuk Negara tujuan ekspor, Singapura masih merupakan tujuan ekspor terbaik dengan penyerapan hingga 34,74% (US$192,2 juta) ekspor Timah dan 18,03% (US$31,0 juta) ekspor nonTimah. Nilai ekspor Bahan Bakar Mineral (HS 27) pada Januari-Mei 2017 sebesar US$74,4 juta atau 43,32 persen dari jumlah ekspor nonTimah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sementara itu, untuk menciptakan pasar timah yang terorganisir, adil dan transparan dalam negeri, Pemerintah melalui Dirjen Bea Cukai, Kementrian Keuangan telah mengeluarkan peraturan tentang PLB ekspor pada 13 Juni 2017 lalu.

Indonesia Commodity and Derivatives Excanges (ICDX) melalui anak usahanya PT ICDX Logistik Berikat (ILB) telah memilih pangkal pinang - Provinsi Bangka Belitung, sebagai langkah awal pendirian Pusat Logistik Berikat (PLB) ekspor. Hal ini dikarenakan Provinsi Bangka Belitung merupakan sentra produksi terbesar komoditi timah.

Kepala Seksi Fasilitas Kepabeanan, Ditjen Bea Cukai, Kementrian Keuangan, Dorothea Sigit mengatakan, pasca keluarnya Perdirjen Bea Cukai untuk PLB ekspor, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi di kalangan instansi pemerintah dan juga dunia usaha.

"Peraturan ini sangat ditunggu-tunggu, karena akan membuat daya saing komoditi ekspor indonesia semakin tinggi di mancanegara," kata Dorothea Sigit beberapa pekan lalu.

Ia mengatakan, dengan adanya PLB ekspor akan bermanfaat bagi produsen untuk memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan, sebelum komoditi tersebut di ekspor.

"Saya mengapresiasi langkah strategis ICDX mendirikan ILB, sehingga terjadi intregasi antar pasar komoditas dan pasar keuangan," lanjutnya.

CEO ICDX, Lamon Rutten meyakini kehadiran ILB yang akan beroperasi tahun ini tidak hanya akan menjadikan daya saing ekspor timah Indonesia dimata dunia semakin tinggi, akan tetapi juga berefek kepada ekspor komoditi lainnya.

"ILB tidak hanya berfungsi tempat penyimpanan timah, tetapi ke depan dapat menajdi role mode dan etalase dari berbagai komoditi ekspor lainnya seperti CPO dan karet," ujar Lamon Rutten.

Lamon menegaskan kehadiran ILB berdasarkan komitmen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yakni pembentukan harga timah yang lebih baik melalui pasar fisik.

"ICDX melalui anak usaha ILB, sangat berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang efisien dan didukung oleh sistem logistik modern. Sehingga posisi Indonesia sebagai penentu harga timah dunia semakin kuat dan terintegrasi dengan pasar keuangan global," ungkap Lamon.

Mekanisme pasar fisik timah ICDX telah terselenggara sejak tahun 2013 lalu, seiring dengan keluarnya Permendag No. 78/M-DAG/PER/12/2012 jo. Permendag No. 32/M-DAG/PER/6/2013 dan kemudian di sempurnakan menjadi Permendag No. 44/M-DAG/PER/7/2014, jo. Permendag No. 33/M-DAG/PER/11/2015, tentang Ketentuan Ekspor Timah.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:45 WIB

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen

Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 akan mencapai 5,2 persen atau relatif sama dengan proyeksi pemerintah sebesar 5,14-5,21 persen.

OJK

Jumat, 21 September 2018 - 08:30 WIB

OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Industri Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat melalui peran aktif pelaku usaha jasa keuangan di tanah air.

Jaringan ATM BRI (Foto st)

Jumat, 21 September 2018 - 08:15 WIB

Melemahnya Perekonomian Tak Pengaruhi Penyaluran KUR

BRI menyatakan lesunya kondisi perekonomian di dalam negeri tidak memengaruhi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di kalangan pelaku usaha.

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:00 WIB

Bank Dunia: Kemungkinan Krisis Keuangan Indonesia Kecil

Bank Dunia menilai, kendati dihadapkan pada risiko penurunan pertumbuhan ekonomi akibat gejolak ekonomi global, peluang terjadi krisis keuangan di Indonesia relatif kecil.

Obligasi Negara Ritel (ORI) (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 07:58 WIB

Obligasi Dapat Sentimen Positif dari Penguatan Rupiah

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Pergerakan pasar obligasi dalam negeri masih memiliki peluang kenaikan seiring dengan masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri,…