Banting Setir Ala Sandiaga Uno

Oleh : Chandra Mata | Minggu, 10 Juli 2016 - 00:39 WIB

Sandiaga UnobCawapres(2019-2024)
Sandiaga UnobCawapres(2019-2024)

INDUSTRY.co.id - Sandiaga Salahudin Uno yang merupakan putra dari  Sandiaga Kosastra kelahiran 28 Juni 1969  Rumbai, Pekanbaru ini telah sangat dikenal oleh masyarakat indonesia sebagai pengusaha nasional yang sukses.

Sandi menempuh pendidikan  di Wichita State University di Kansas, Amerika, berhasil  lulus sempurna dengan predikat Summa Cum Laude.

Keberhasilan di pendidikannya-pun  ia lanjutkan dengan meraih nilai IPK sempurna 4.00 program pasca sarjana di George Washington University, Amerika Serikat.

Namun, jika bicara soal karir nya sebagai pengusaha tidaklah semulus prestasi  akademisnya. Dalam berbagai kesempatan,  Sandi selalu mengatakan kesuksesan yang diraihnya semata-mata Karena kecelakaan. Ia tidak pernah mendesain dirinya untuk menjadi seorang pengusaha.

Awal mula kesuksesan yang diraihnya ialah ketika selepas kuliah , ia memulai karir sebagai karyawan di Bank Summa milik William Soryadjaya. Setahun setelah itu tepatnya pada tahun 1993, Sandi memutuskan untuk hijrah keluar negeri  bekerja di perusahaan investasi asal singapura Sea Power Asia Investment Limited.

Namun disini karirnya tidak bertahan lama, hanya dua tahun Sandi menduduki posisi sebagai Manajer Investasi di perusahaan singapura ini lalu Ia pun memutuskan berpindah ke eropa, tepatnya di perusahaan NTI Resources di  Kanada.

Di perusahaan energi ini, Ia duduk sebagai executive vice president. Di  sini , Sandi juga tidak bertahan lama untuk mencicipi manisnya ‘8000 dollar’ perbulan gaji ketika itu. Kali ini krisis yang menjadi sebabnya.

Tahun 1997  krisis ekonomi melanda berbagai perusahaan di dunia, tak terkecuali perusahaan energi asal kanada ini yang akhirnya tak berdaya dan dipaksa gulung tikar. Tak mau berlarut di negeri orang , sandi pun memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

Sesampai di indonesia , keputusannya untuk kembali bekerja ternyata tidak segampang yang ia bayangkan, hampir 25 perusahaan menolak lamaran pekerjaannya.

Setelah sulitnya mendapat pekerjaan , Sandi pun bangkit dengan merubah pola pikirnya dan keyakinannya untuk memulai hidup yang baru  dari pekerja menjadi wirausaha.

Adalah Rosan Perkasa Roeslani teman SMA-nya yang di ajak berjuang bersama memulai usaha baru. Berbekal pengalaman bekerja di luar negeri , mereka akhirnya mendirikan perusahaan PT Recapital Advisors, perusahaan yang bergerak di bidang konsultan jasa keuangan pada tahun 1997.

Keringat dan cucuran airmata pun dirasakan dalam merintis usaha barunya ini. Pada tahun 1998, tepatnya setahun kemudian, Sandi pun kembali mendirikan perusahaan Investasi yang bernama  PT Saratoga Investama Sedaya, kali ini sandi merintis bersama  Edwin Soeryadjaya ( putra dari William Soeryadjaya ).

Berbekal jaringan yang kuat, dan bimbingan dari William Soeryadjaya , Perusahaan ini terus mendapat kepercayaan dari perusahaan dan lembaga baik dari dalam maupun luar negeri.

Perusahaan investasi yang bergerak di produk telekomunikasi, pertambangan dan produk kehutanan ini akhirnya menggurita dan sukses. Boleh jadi Orang yang berjasa mengasah naluri bisnis nya adalah William Soeryadjaja (Bos Astra grup ). Ditangan nya lah sandi mengetahui seluk beluk bisnis dengan baik .

di fase ini Sandi pun masuk dalam 40 orang terkaya di indonesia versi majalah Forbes. Dan menjadikan Saratoga Capital sebagai firma investasi terbesar di indonesia dengan jumlah karyawan 20 ribu.

Jika melihat ke belakang, kesuksesan yang dicapai sandi merupakan dampak positif dari badai krisis yang mengguncang di tahun 1998,  Jika tidak, mungkin sampai sekarang, sandi akan masih berstatus sebagai karyawan.

Namun setelah lebih dari satu dasawarsa  mencicipi manisnya buah dari perjuangan dalam bisnis, terhitung sejak 10 juni 2015 lalu, Sandi memutuskan untuk mengundurkan diri dari segala aktifitas bisnisnya.

Kini Sandiaga Uno aktif sebagai kader dari partai gerindra pimpinan Prabowo Subianto. Selain aktif sebagai politisi, beliau masih aktif juga di KADIN sebagai WKU KADIN bidang UMKM.

Berbagai catatan pengalaman bangkit dari himpitan krisis dan perjalanan sukses nya  mendirikan gurita usaha seperti Saratoga Capital, PT Tower Bersama Infrastruktur Group Tbk, PT Adaro Energy Tbk, serta di PT Recapital Advisors seperti  akan menjadi modal  besar bagi sandi dalam mengarungi profesi barunya. ( Candra Mata )

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kota Sabang

Selasa, 26 Maret 2019 - 10:00 WIB

Tingkatkan Industri Pariwisata, Sabang Aceh Segera Miliki Bandara Internasional

Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya mengaku siap memfasilitasi dan akan mendukung pembangunan Bandar Udara Internasional di Kota Sabang, Provinsi Aceh.

Siti Badriah, Video Klip Lagu Lagi Syantiknya telah ditonton 482 jtua kali

Selasa, 26 Maret 2019 - 09:03 WIB

Tepat Setahun Lagu ‘Lagi Syantik’ Siti Badriah Ditonton 482 Juta kali

epat satu tahun lalu, tepatnya 22 Maret 2018, penyanyi dangdut Siti Badriah lewat kanal youtube milik Nagaswara Music mengeluarkan single lagu Lagi Syantik lewat. Lagu itu langsung menjadi viral.…

Pramugari Garuda Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 26 Maret 2019 - 09:00 WIB

Garuda Indonesia Gunakan A330 Rute Jakarta-Nagoya Jepang

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia resmi melayani rute penerbangan langsung Jakarta-Nagoya pp dengan menggunakan pesawat jenis Airbus 330 berkapasitas 222 tempat duduk yang terdiri…

Legenda Musik, Erros Djarot luncurkan single terbaru menyambut Pemilu

Selasa, 26 Maret 2019 - 08:34 WIB

Erros Djarot Gelisah Maka Lahirlah ‘1 & 2 Bukan Segalanya’

Seniman sekaliber Erros Djarot ternyata menyimpan kegelisahan yang sangat mendalam atas kondisi bangsa kita dalam menghadapi pemilu presiden yang semakin dekat. Kegelisahannya itu akhirnya ia…

Dirut Telkom Alex J Sinaga dan Menteri BUMN Rini Soemarmo saat moment the nex IndiHome

Selasa, 26 Maret 2019 - 08:29 WIB

Pelanggan IndiHome Capai 5,5 Juta Rumah

Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia TBK (Telkom) menyebutkan jumlah pelanggan IndiHome mencapai 5,5 juta pelanggan. Jaringan Telkom untuk memperkuat ekspansi IndiHome, sudah tersebar dari…