44 Mahasiswa Manca Negara Tampil di Borobudur Cultural Feast

Oleh : Herry Barus | Minggu, 18 Desember 2016 - 04:35 WIB

Ilustrasi borobudur-IST
Ilustrasi borobudur-IST

INDUSTRY.co.id - Sebanyak 44 mahasiswa dari 22 negara yang tergabung dalam Karawitan Jogja Gangsa Nagari tampil dalam Borobudur Cultural Feast 2016 di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobuur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (17/12) .

Para mahasiswa mancanegara yang kini tengah belajar di Universitas Gadjah Mada, ISI Yogyakarta, Unversitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tersebut tampil mengenakan pakaian adat Jawa.

Mereka terlihat menikmati dan menyatu dengan instrumen gamelan yang mereka mainkan.

Para penabuh gamelan dan sinden mancanegara tersebut dilatih secara profesional oleh dosen Karawitan ISI Yogyakarta, Anon Suneko.

Dirut PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) Edy Setijono mengatakan bahwa penamplan Karawitan Jogja Gangsa Nagari merupakan simbol pengakuan dunia atas Candi Borobudur sebagai "World Heritage".

"Jogja Gansa Nagari juga merupakan simbol kolaborasi dan kerja sama Kerajaan Syailendra pada 750 Masehi dengan berbagai bangsa internasional," katanya.

Dalam rangka mengembangkan pariwisata kawasan Brobudur berbasis potensi lokal, kata Edy, PT TWC menginisiasi kegatan akbar bernilai budaya, yakni Borobudur Cultural Feast 2016.

"Kegiatan ini terlaksana melalui sinergi BUMN bekerja sama dengan budayawan, seniman, dan musisi di lingkungan Candi Borobudur," katanya.

Edy mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan perayaan bersama, hari raya kebudayaan Borobudur.

Ia menuturkan bahwa kegiatan yang baru kali pertama itu melibatkan seluruh unsur masyarakat di Borobudur.

Candi Borobudur sebagai mahakarya dunia diharapkan dapat dijadikan referensi maupun inspirasi bagi semua yang ingn belajar tentang seni, budaya, bahkan pertanian sekitar tahun 750 Masehi.(Hrb)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:50 WIB

Dirjen Cipta Karya: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tuntas Dalam Satu Hingga Dua Tahun

Teknologi Risha menggunakan sistem modular sehingga mudah dipasang dan lebih cepat penyelesaiannya dibandingkan konstruksi rumah konvensional.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:25 WIB

Rehabilitasi Fasilitas Publik dan Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk merehabilitasi fasilitas publik dan rumah dalam rangka percepatan pemulihan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pasca…

Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:10 WIB

Tiga Infrastruktur Ini Ditergetkan Rampung Akhir 2019, Ini Masing-masing Anggaranya

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi Stadion Manahan Kota Surakarta, Pasar Atas Kota Bukittinggi, dan Pasar…