Menperin: Besarnya Pasar Otomotif Nasional Jadi Daya Tarik Investor Tanamkan Modalnya di Indonesia

Oleh : Ridwan | Rabu, 12 Juli 2017 - 06:06 WIB

Menteri Perindustrian, Airlangga hartarto bersama Wakil Presiden, Jusuf Kalla saat meresmikan pabrik PT SGMW Motor Indonesia
Menteri Perindustrian, Airlangga hartarto bersama Wakil Presiden, Jusuf Kalla saat meresmikan pabrik PT SGMW Motor Indonesia

INDUSTRY.co.id - Cikarang, Industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan yang terus diprioritaskan pengembangannya karena berperan besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi, Indonesia masih menjadi negara tujuan utama untuk investasi di sektor industri otomotif.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, dengan pasar otomotif dalam negeri yang cukup besar, akan menambah daya tarik lebih bagi para investor menanamkan modalnya di Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada seluruh pemangku kepentingan agar dapat memudahkan proses perizinan untuk investasi.

"Dengan banyaknya investasi, otomatis semakin bertambah lapangan pekerjaan. Namun demikian, kami berharap agar semua industri otomotif di Indonesia tidak hanya memenuhi pasar domestik saja tetapi juga mampu ekspor," ungkap Airlangga di Cikarang, Bekasi (11/7/2017).

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan produksi otomotif bisa menembus 2,5 juta unit pada tahun 2020, hal tersebut guna dapat bersaing di kancah global. "Dengan didukung peta jalan industri baja dengan terget kapasitas mencapai 10 juta ton per tahun, diyakini struktur industri otomotif nasional akan semakin dalam," terangnya.

Menurutnya, kinerja industri otomotif di dalam negeri tahun ini mampu tumbuh lebih baik seiring potensi pasar produk di Indonesia dan pertumbuhan ekonomi nasional yang positif. Selain itu, pertumbuhan industri otomotif nasional juga didorong oleh pulihnya perekonomian global serta berjalannya reformasi struktural di dalam negeri secara komprehensif.

"Kondisi tersebut juga akan mampu mendorong investasi di sektor industri otomotif lebih banyak lagi masuk ke Indonesia. Tidak hanya ditingkat industri perakitan, namun juga industri komponen dan industri bahan baku, sehingga kemandirian industri otomotif nasional dapat tercapai," terangnya.

Berdasarkan catatan kemenperin tahun 2016, kontribusi subsektor industri alat angkutan termasuk di dalamnya industri otomotif terhadap PDB non migas mencapai 10,47 persen atau terbesar ketiga setelah subsektor industri makanan dan minuman sebesar 32,84 persen, serta subsektor industri barang logam, komputer, elektronik, optik, dan peralatan listrik sebesar 10,71 persen.

Menperin menghimbau kepada produsen otomotif supaya terus meningkatkan inovasi teknologi, investasi, tenaga kerja, serta menggandeng semaksimal mungkin mitra lokal dalam rangka memperkuat struktur industri otomotif nasional. "Diperlukan kordinasi serta pemahaman dan misi antara pemerintah dengan pelaku usaha," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 20:00 WIB

Indonesia Perkuat Strategi Geopolitik dan Globalisasi

Pendiri "Foreign Policy Community of Indonesia" (FPCI) Dino Patti Djalal mengatakan Indonesia perlu memperkuat strategi geopolitik dan globalisasi untuk mengokohkan posisi di pentas dunia internasional.…

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 19:00 WIB

CIEP Konferensi Politik Luar Negeri Terbesar di Dunia

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengklaim Konferensi Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia 2017 (CIFP) yang akan diadakan pada Sabtu (21/10) merupakan…

Direktur BRI Kuswiyoto, Direktur Susi Liestiowaty, Direktur Utama Suprajarto, Direktur Haru Koesmahargyo dan Direktur Sis Apik berbincang seusai acara rapat umum pemegang saham luar biasa di Jakarta, Rabu (18/10/2017) (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:46 WIB

BRI Hapus Jabatan Wakil Direktur Utama

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk memutuskan untuk menghapus jabatan Wakil Direktur Utama yang selama ini dijabat Sunarso, dan menugaskan dua direksi…

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto (ketiga dari kiri) sedang berlari di ajang Mandiri Bogor Sundown Marathon, Minggu (9/7/2017). (Irvan AF/INDUSTRY)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:25 WIB

Diikuti Pelari dari 50 Negara, Mandiri Jakarta Marathon Siap Digelar 29 Oktober 2017

Ajang lomba lari Marathon, Mandiri Jakarta Marathon yang akan digelar kembali pada 29 Oktober 2017 mendatang akan diikuti sebanayk 16 ribu pelari, bahkan hingga 1.585 pelari yang berasal dari…

Ketua Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal (Foto Ist)

Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:00 WIB

Indonesia Berperan Terdepan Tangani Masalah Rohingya Myanmar

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mengatakan Indonesia mengambil peran terdepan dalam masalah Rohingya.