Raja dan Sultan Nusantara akan Berkumpul Tingkatkan Sektor Pariwisata Indonesia

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 11 Juli 2017 - 12:39 WIB

Budaya, Adat Istiadat, Suku dan Bahasa Kumpul Jadi Satu di Silatnas 2017 (Foto Dije)
Budaya, Adat Istiadat, Suku dan Bahasa Kumpul Jadi Satu di Silatnas 2017 (Foto Dije)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Silaturahmi Nasional Raja dan Sultan Nusantara (Silatnas) ke-V yang diselenggarakan oleh Forum Raja, Sultan, Datu dan Ratu akan diadakan di Gedung Nusantara DPR RI Jakarta pada 27 hingga 30 Juli 2017. 

Penyelenggaraan ini didasari agar budaya, sejarah, adat istiadat di Indonesia akan tetap terjalin. 

"Kami mengadakan Silatnas tidak ingin berpolitik, kami murni agar peradaban, adat istiadat, budaya dan sejararah tetap terjaga dan dapat terus dikembangkan, serta pelaku budayanya harus benar-benar bersatu, itu harapan dan tujunan kami," ujar Sekjen Badan Pengurus (BP) silatnas Raja dan Sultan Nusantara, Upu Latu M.L Benny Ahmad Samu-Samu sebagai Raja Samu-Samu Van De Laatste Von Koning Stamboom, dalam jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (11/7/2017). 

Dalam acara Silatnas ke-V tahun 2017 ini, sambung dia, semua Raja, Ratu, Sultan, Ahli Waris semuanya berkumpul menjadi satu memakai pakaian adat, semua suku berkumpul, bahasa dan dari situ kami akan memperkenalkan Indonesia. 

"Tujuan kami antara lain menyatukan para Raja, Sultan, Datuk, Ratu termasuk pewaris inventaeis dari abad pertama hingga abad ke 18 ada 732 kerjaan dan kesultanan,"  kata Dia

Selain itu, dari pihak Kementerian Pariwisata, Staf Ahli Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata, Hari Untoro Drajat, mendukung penuh atas penyelenggaraan Silatnas 2017.

"Ada 447 peninggalan benteng sejarah dari Belanda dan itu membuat Indonesia menjadi aroma di dunia dan dengan mulai melestarikan, pengembangan dan pemanfaatannya," ujarnya. 

Saya ingin menyampaikan, tambah Dia bahwa dulu ketertarikan Nusantara  karena rempah dan sejarah, tetapi saat ini keunggulanya pariwisata pada potensi budaya hingga 60 persen. "Kami bukan ingin menjadi penguasa, tetapi Kami hanya ingin menjadi penerus warisan adat dan budaya di Indonesia," pungkas Upu Latu M.L Benny Ahmad Samu-Samu sebagai Raja Samu-Samu Van De Laatste Von Koning Stamboom.

Kegiatan ini akan diikuti sekitar 600 peserta yang terdiri dari Raja, Ratu, Sultan, Datu termasuk pewaris dan penerus kerajaan dan kesultanan.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Minggu, 18 November 2018 - 12:18 WIB

Selaras Pemikiran Rizal Ramli, Pemerintah dan Bank Indonesia Wajibkan Eksportir Bawa Pulang Devisa

Rencana Bank Indonesia (BI) dalam menerbitkan aturan baru yang mewajibkan eksportir membawa devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri pada 1 Januari 2019 selaras dengan ide dan gagasan ekonom…

Peneliti berprestasi ke Taiwan

Minggu, 18 November 2018 - 11:15 WIB

Kementerian Pertanian Berangkatkan Peneliti Berprestasi ke Taiwan

INDUSTRY.co.id -

Taiwan Kementerian Pertanian memberangkatkan Peneliti Berprestasi untuk mempelajari inovasi teknologi pertanian modern khususnya bidang Hortikultura…

Petani Padi (Ilustrasi)

Minggu, 18 November 2018 - 10:46 WIB

Agroekologi Bisa Jadi Solusi Pertanian Masa Depan

Agroekologi sesungguhnya memiliki kemampuan menghasilkan produksi pertanian lebih tinggi dibanding pola pertanian konvensional. Sayangnya, agroekologi masih belum mendapatkan perhatian dan dukungan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:34 WIB

KTT APEC akan Bahas Konektivitas Untuk Pertumbuhan Inklusif

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2018 hari kedua, Minggu (18/11/2018) di Port Moresby, Papua Nugini, antara lain akan membahas konektivitas untuk pertumbuhan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:29 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Dewan Bisnis APEC

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific Economic Cooperation atau APEC Business Advisory Council (ABAC) di Port Moresby, Papua Nugini, Sabtu (17/11/2018).