Produksi Tembakau Mampu Penuhi Kebutuhan Industri Tembakau Tahun Ini

Oleh : Hariyanto | Senin, 10 Juli 2017 - 14:14 WIB

Kebun Tembakau
Kebun Tembakau

INDUSTRY.co.id , Bojonegoro - Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur optimis, kebutuhan industri tembakau sebanyak 10.600 ton bisa tercukupi dari produksi musim tanam tahun ini.

"Kami optimistis kebutuhan sejumlah pabrikan juga pengusaha tembakau dengan jumlah 10.600 ton tembakau kering baik Virginia Voor Oogst (VO) maupun Jawa bisa tercukupi dari produksi tembakau tahun ini," kata Kepala bidang Tanaman Semusim Dinas Pertanian Bojonegoro, Imam Wahyudi di Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (10/7/2017).

Imam mengatakan, asumsi tersebut mengacu data pabrikan dibutuhkan luas areal tanaman tembakau tahun ini Virginia VO 7.750 hektare, dan Jawa 83,33 hektar dan RAM 1.500 hektar.

Selain itu, lanjut Imam, PT Sedana Arief Nusa Ngawi yang bermitra dengan petani juga menanam tembakau Virginia RAM seluas 1.500 hektare. Dalam program kemitraan itu petani memperoleh benih tembakau juga biaya produksi dari PT Sedana Arief Nusa Ngawi yang akan melakukan pembelian tembakau petani.

Menurutnya, perkembangan tanaman tembakau Virginia RAM yang menjadi program kemitraan PT Sedana Arif Nusa Ngawi semakin berkembang luasnya dari tahun ke tahun.

 "Areal tanaman tembakau Virginia RAM tidak hanya di wilayah barat, tetapi sekarang juga merambah wilayah selatan antara lain di Kecamatan Sugihwaras dan Kedungadem," ungkap Imam.

Saat ini, lanjut Imam, benih tembakau bersertifikasi yang sudah dibagikan secara gratis kepada petani melalui kelompok tani jumlahnya 28,12 kilogram dengan rincian tembakau Virginia VO jenis T-45 sebanyak 27,710 kilogram, K -326 sebanyak 2,710 kilogram dan Jawa Grompol 700 gram.

"PT Gudang Garam juga membagikan benih kepada petani, tapi luasnya kami belum tahu pasti," ucap Imam.

Ia mengaku sudah menginstruksikan semua petugas penyuluh lapangan untuk melakukan pendataan luas tanaman tembakau yang sudah tertanam pada musim tanam tahun ini. "Pekan ini kami akan mendata seluruh luas areal tanaman tembakau yang sudah tertanam," ucap Imam.

Imam menambahkan, tanaman tembakau baik Virginia VO maupun Jawa yang sudah tertatanam, antara lain di Kecamatan Baureno, Kepohbaru, Sugihwaras, Ngasem, Temayang, yang lokasinya di wilayah selatan dan sebagian di Kanor.

"Masa tanam ideal terakhir sebenarnya akhir Juni. Tapi kami masih mentolerir tanaman Juli sepanjang panen tidak terganggu hujan," ucap Imam.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Mobil Anak Bangsa segera produksi massal bus listrik merek MAB (Foto: Fadli INDUSTRY.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:32 WIB

Gandeng Tiongkok, Bakrie Otoparts Akan Kembangkan Bus Listrik

Bakrie Otoparts gandeng perusahaan Tiongkok BYD Corporation mengembangkan bus listrik untuk digunakan di sejumlah kota di Indonesila dalam upaya menciptakan transportasi ramah lingkungan dan…

Arie Setiadi Murwanto, Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah Kementerian PUPR.

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:23 WIB

Kementerian PUPR Bangun 1.200 Hunian Sementara Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sulawesi Tengah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun sebanyak 1.200 Hunian Sementara (Huntara) sebagai transit sampai dengan hunian tetap dan relokasi permukiman selesai.

Ilustrasi Utang Luar Negeri

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:21 WIB

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 5.410,5 Triliun

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia bertambah menjadi US$ 360,7 miliar atau sekitar Rp 5.410,5 triliun (asumsi kurs Rp 15.000/dolar AS) hingga akhir Agustus 2018.

Dirut BTN Maryono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:02 WIB

BTN Fasilitasi KPR Atlet Komite Olimpiade Indonesia

PT Bank Tabungan Negara Tbk memfasilitasi kredit pemilikan rumah (KPR) atlet yang tergabung dalam Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dengan skema menarik dan terjangkau.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:50 WIB

Jamkrida Sumsel akan Disuntik Modal Rp100 Miliar

PT Jamkrida Sumatera Selatan bakal mendapatkan suntikan modal dari Pemprov Sumatra Selatan untuk mencukupi modal dasar senilai Rp100 miliar.