Menperin Serahkan Alat Bantuan Kopi Guna Dorong Pengembangan Industri Kopi Nasional

Oleh : Ridwan | Senin, 10 Juli 2017 - 13:15 WIB

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat menyerahkan bantuan alat pengolahan kopi kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung (Foto Ridwan)
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat menyerahkan bantuan alat pengolahan kopi kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung (Foto Ridwan)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Dalam rangka mengembangkan industri nasional khususnya kopi, Kementerian Perindustrian melakukan penyerahan bantuan alat kopi kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.

Acara penyerahan bantuan alat kopi diserahkan langsung oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto yang didampingi oleh Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin, Gati Wibawaningsih kepada Dinas Perindustrian Kabupaten Tanggamus, Lampung.

"Kinerja industri kopi di dalam negeri mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata 7 persen per tahun," ungkap Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto di kantor Kemenperin, Jakarta (10/7/2017).

Seperti diketahui, ekspor produk kopi olahan pada tahun 2014 mencapai USD 322,6 juta atau meningkat 10,6 persen menjadi USD 356,79 juta pada tahun 2016. "Ekspor produk kopi olahan didominasi oleh produk kopi instant, ekstrak, esens dan konsentrat kopi yang tersebar ke negara tujuan ekspor seperti Mesir, Taiwan, Thailand, Malaysia, Filipina dan Singapura," terang Menperin.

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan, untuk mengatasi tantangan pengembangan industri pengolahan kopi pada masa yang akan datang, Kemenperin telah menyusun beberapa kebijakan yaitu, industri pengolahan kopi dimasukkan ke dalam industri prioritas, pemberian fasilitas pajak penghasilan di beberapa daerah di luar Jawa, harmonisasi tarif bea masuk produk kopi olahan dari 5 persen menjadi 20 persen melalui peraturan Menteri Keuangan No.132 Tahun 2015. "Harmonisasi tarif ini dimaksudkan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi industri pengolahan kopi di dalam negeri," kata Airlangga.

Selanjutnya, memberlakukan standar nasional indonesia (SNI) kopi instant secara wajib mulai berlaku efektif pada tanggal 17 Januari 2016, sesuai Peraturan Menteri Perindustrian no. 87/M-IND/PER/10/2014.

Menurutnya, meskipun berbagai permasalahan masih dihadapi dalam pengembangan industri pengolahan kopi, namun pengembangan industri ini masih mempunyai prospek yang sangat baik, mengingat konsumsi kopi masyarakat Indonesia rata-rata baru mencapai 1,2 kilogram per kapita/tahun, jauh dibawah negara-negara pengimpor kopi lainnya," ucapnya.

Arilangga berharap kegiatan ini memberikan kontribusi untuk mendorong pertumbuhan industri pengolahan kopi skala kecil dan menengah. "Saya berharap alat pengolahan kopi yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk IKM dan memajukan industri kopi nasional," tutup Menperin.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat meresmikan pabrik farmasi PT Ethica

Kamis, 23 November 2017 - 18:12 WIB

Kemenperin Perdalam Struktur Industri Farmasi Nasional

Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan pendalaman struktur industri farmasi nasional terutama di sektor hulu atau produsen penyedia bahan baku farmasi. Upaya strategis ini untuk mengurangi…

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip, Apling, MA., PhD. bersama Lansia

Kamis, 23 November 2017 - 18:00 WIB

Selain Jawa Tengah, NTT Rawan Perdagangan Manusia

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana S Yembise mengatakan Nusa Tenggara Timur masuk dalam zona merah "human trafficking" atau perdagangan manusia.

Menperin Airlangga resmikan Pabrik Farmasi di Cikarang Bekasi

Kamis, 23 November 2017 - 17:01 WIB

Menteri Airlangga Resmikan Pabrik Farmasi Senilai Rp1 Triliun

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto hari ini, Kamis (23/11/2017) meresmikan pabrik farmasi milik PT Ethica di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Kamis, 23 November 2017 - 16:54 WIB

Kemenperin Bentuk Balai Litbang di Pekanbaru Guna Tingkatkan Nilai Tambah CPO

Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi cukup baik, dengan didorong oleh aktivitas industri pengolahan kelapa sawit.

Menhub Budi Karya S (humas kemenhub)

Kamis, 23 November 2017 - 16:30 WIB

Menhub Budi Karya Tnjau Pengoperasian Kereta Bandara Soetta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pengoperasian Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Stasiun Sudirman Baru Jakarta, menggunakan kereta inspeksi, Kamis (23/11/2017)