Pupuk Indonesia Minta Harga Gas Turun Lagi

Oleh : Irvan AF | Sabtu, 17 Desember 2016 - 13:34 WIB

Ilustrasi instalasi gas. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi instalasi gas. (Foto: Istimewa)

INDUSTRY.co.id - Pupuk Indonesia Holding Company berharap pemerintah dapat kembali menurunkan harga gas untuk industri hingga berkisar 3-4 dolar AS per "Million Metric British Thermal Unit" (MMBTU) dari yang ditetapkan sebesar 6 dolar AS per MMBTU.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang menetapkan harga gas menjadi 6 dolar AS per MMBTU. Diharapkan bisa lebih rendah pada harga kompetitif 3-4 dolar AS, atau sesuai yang berlaku di pasar internasional," kata Direktur Utama Pupuk Indonesia, Aas Asikin Idat di Jakarta.

Menurut Aas, usulan penurunan kembali harga gas agar produk industri pupuk lebih kompetitif untuk menghadang produk impor yang selama ini sudah banyak masuk ke pasar dalam negeri.

"Di Indonesia harga gas baru saja diturunkan menjadi sekitar 6 dolar AS, sementara di sejumlah negara ada yang 1 dolar AS per MMBTU, sehingga produk-produk mereka jauh lebih murah dibanding produk lokal," ujarnya.

Ia menuturkan, industri pupuk sangat menginginkan harga gas pada level yang kompetitif karena gas itu mencapai 70 persen dari harga pokok.

Untuk itu tambah Aas, Pupuk Indonesia tengah melakukan berbagai program dalam mengurangi beban harga gas, yaitu revitalisasi pabrik pupuk yang sudah tua untuk menekan biaya operasional.

"Pabrik yang berusia tua yang umurnya lebih 40 tahun tidak difokuskan untuk meningkatkan kapasitas produksi, karena penggunaan gasnya masih belum setara dengan pasar internasional," ujarnya.

Untuk itu pabrik yang boros bahan bakar dan merugi akan dihentikan operasionalnya.

"Kita sedang evaluasi, kalau harga gas tinggi pasti tidak efisien lagi, sehingga memicu kerugian. Sehingga diperlukan pembangunan pabrik-pabrik baru yang lebih efisien," ucapnya.

Intinya tambah Aas, saat ini beberapa pabrik diarahkan untuk utilisasi saja bukan sebagai pasok bahan baku.

"Pada 2017 Pupuk Indonesia sudah merancang pengalihan pabrik berbahan gas ke batubara. Intinya keberadaan pabrik pupuk bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan nasional," imbuhnya.(iaf/ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 20:31 WIB

Masuk Tahun Kelima Jokowi-JK, Moeldoko Ajak Kembangkan Politik Cinta Kasih

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan, seandainya saja bangsa kita dikelola dengan cinta kasih, maka politik kita pun akan menjadi politik yang sejuk, jauh dari rasa kebencian dan memusuhi.…

FOUNDA Startup Baru Ajak Milennials Berbisnis (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 18:00 WIB

FOUNDA Startup Baru Ajak Milennials Berbisnis

Dalam rangka meningkatkan kesadaran berwirausaha pada kalangan milennials, FOUNDA sebagai perusahaan rintisan atau startup hadir dengan tujuan untuk menciptakan founder muda (Founda) dengan…

Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih saat berfoto bersama 27 pelaku usaha kreatif dalam program Creative Business Incubator (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 17:30 WIB

Ciptakan Pengusaha Muda di Sektor Ekonomi Kreatif, Kemenperin Gelar Creative Business Incubator

Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian melalui Bali Creative Industry Center (BCIC) menggelar program "Creative Business Incubator (CBI)".

Andrew Keily Juarai Ajang Herbalife Bali International Triathlon 2018 (Foto Rizki Meirino)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 17:00 WIB

Andrew Keily Juarai Ajang Herbalife Bali International Triathlon 2018

Herbalife Bali International Triathlon 2018 telah selesai digelar di Pantai Mertasari, Sanur, Bali, Minggu (21/10/2018). Dalam kategori Olympic Distance Course Pria, Triatlit asal Amerika Serikat,…

HM Sampoerna Tbk Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Oktober 2018 - 16:30 WIB

HM Sampoerna Tbk Dukung Pemberdayaan UKM di Indonesia

PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) memiliki komitmen yang besar untuk mendukung upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia.…