Pupuk Indonesia Salurkan 4,35 Juta Ton Pupuk Bersubsidi

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 08 Juli 2017 - 10:51 WIB

Pupuk Indonesia
Pupuk Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Pupuk Indonesia (Persero) hingga semester I 2017 telah menyalurkan 4,35 juta ton pupuk bersubsidi ke sektor tanaman pangan atau mencapai 46 persen dari target alokasi selama tahun 2017 sebesar 9,55 juta ton.

"Penyaluran pupuk tersebut terdiri atas 1,9 juta ton urea, 1,25 juta ton NPK, 432.000 ton SP36 serta 472.000 ton ZA dan 296.000 ton pupuk organik. Sesuai penugasan dari Pemerintah," kata Kepala Corporate Communication Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana, di Jakarta, Jumat (7/7/2017)

Menurut Wijaya, penyaluran pupuk ke sektor tanaman pangan khususnya pupuk bersubsidi tahun ini relatif baik.

"Stok saat ini juga cukup aman. Hingga 6 Juli, secara nasional total stok di lini III dan IV, atau di gudang kabupaten dan kios sebesar total 856.114 ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 6 minggu ke depan, dan belum termasuk stok yang terdapat di gudang pabrik dan propinsi," jelas Wijaya seperti dilansir Antara.

Rincian stok nasional di Lini III dan IV terdiri dari 446.771 ton urea, 208.896 ton NPK, 40.202 ton SP36 dan sisanya terdiri dari pupuk ZA dan organik.

Wijaya juga mengungkapkan walaupun secara nasional stok dan penyaluran aman, ada sejumlah daerah yang serapan pupuk oleh petani ternyata cukup tinggi, bahkan melebihi alokasi yang sudah ditetapkan sehingga kadang terjadi kendala distribusi.

Untuk mencegah kekosongan, Pupuk Indonesia mengerahkan upaya ekstra antara lain dengan melakukan realokasi atau mengirimkan tambahan pasokan pupuk dari kota yang menjadi "distribution center".

Salah satu wilayah yang penyerapan pupuk nonureanya tinggi adalah NAD dan Sumatera Utara. Penyaluran SP-36 di NAD hingga akhir Juni 2017 telah mencapai 12.836 ton atau 103 persen dari rencana alokasinya, atau sudah 60 persen dari jatah alokasi 2017.

Sedangkan di Sumut penyaluran SP-36 mencapai 26.981 ton atau 99 persen dari rencana dan sudah mencapai 53 persen dari rencana alokasi 2017.

"Untuk pupuk NPK, penyaluran di NAD juga termasuk tinggi, yaitu mencapai 26.449 ton atau 114 persen dari rencana," ucap Wijaya.

Kesadaran petani untuk menerapkan pemupukan berimbang sudah semakin tinggi, sehingga permintaan untuk pupuk nonurea juga terus meningkat.

Khusus untuk mengamankan stok di Sumut dan NAD ini, Pupuk Indonesia telah menugasi anak perusahaannya, Petrokimia Gresik untuk terus menggelontorkan NPK dan SP36.

"Saat ini telah sandar kapal MV Vinalines Fortuna di Medan membawa 21.500 ton SP36 dan telah melakukan kegiatan bongkar untuk dapat segera didistribusikan kepada petani yang membutuhan", kata Wijaya.

Sedangkan untuk pupuk NPK, juga telah diberangkatkan kapal KM Berkah 99 dengan membawa 30 ribu ton NPK dari Gresik dan saat ini sedang dalam proses sandar di Pelabuhan Belawan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST (Foto Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 18:42 WIB

Penjualan Tanah Bekasi Fajar Industrial Estate Telah Lampaui Target 2017

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), perusahaan pengelola kawasan industri MM2100, hingga akhir November 2017 telah menjual lahan seluas 42 hektar. Padahal target penjualan tanah 2017…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Kemenperin Haris Munandar

Jumat, 24 November 2017 - 18:09 WIB

2018, Pertumbuhan Manufaktur Masih Ditopang Sektor Konsumsi

Industri makanan dan minuman diproyeksi masih menjadi salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional pada tahun depan. Peran penting sektor strategis ini terlihat…

Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan

Jumat, 24 November 2017 - 18:00 WIB

Holding Tambang akan Resmi Efektif Akhir November

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan Holding BUMN Tambang akan resmi efektif mulai akhir November 2017.

PT Vivo Energy Indonesia (Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 17:30 WIB

Vivo Energy Indonesia Akan Bangun 3 Kilang Minyak di Indonesia

PT Vivo Energy Indonesia semakin serius menggarap bisnis hilir migas dengan membangun sebanyak 3 kilang minyak di Indonesia mulai tahun depan.

Kikan Terlibat Drama Musikal Kolosal Tekad Indonesia Jaya,

Jumat, 24 November 2017 - 17:16 WIB

Demi Perannya di Drama Kolosal Kikan Ingin Dibenci Setengah Mati

Demi Penghayatan perannya dalam Drama Kolosal yang bertajuk Tekad Indonesia Jaya yang akan dipentaskan di The Kasablanka Hall Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu 25 November 2017 pukul 20.00 WIB,…