Sevel Tutup, Vendor Merugi Miliaran Rupiah

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 06 Juli 2017 - 10:46 WIB

7 Eleven
7 Eleven

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pemasok Pasar Modern Indonesia (AP3MI), Susanto meminta manajemen ritel Sevel segera memberikan solusi terhadap barang-barang yang ada digerai tersebut.

Biasanya jika suatu ritel tutup atau dijual ke pihak lain harus ada tindakan cepat untuk menyelamatkan produk yang ada disana.

"Pernah kejadian di Makro, saat itu mereka menunggak bayar 9 bulan, kami (pemasok) kasih waktu sampai setahun. Lalu Makro dibeli Lotte, semua aman," ujarnya, Rabu (6/7/2017).

Dia mengatakan, pihak Sevel seharusnya juga melakukan hal tersebut, yakni menjual atau melakukan take over ke pihak lain agar produk yang ada di dalam gerai selamat.

"Atau apakah produk langsung dibawa ke gudang atau bagaimana? ini belum ada kejelasan. Tetapi saya taksir kerugian pemasok bisa miliaran rupiah akibat gerai tutup," ungkap Susanto.

Susanto juga heran dengan manajemen Sevel yang tidak jadi menjual lisensi 7 Evelen ke Charoen Pokphand. Jika saat itu jadi dijual maka nasib para pemasok dan juga para pekerja di sana akan selamat.

 "Aneh banget bangkrut. Apalagi ritel ini, teoritis tumbuh. Kenapa gak mau jual ke Charoen? Kok gak dikasih?" ungkap dia.

Dia juga menceritakan, dari kinerja Matahari terjadi kerugian, tetapi mereka masih terus membuka gerai. "Kenapa Sevel rugi? Harusnya untung. isunya gak jual Minol. Katanya juga mereka (pembeli) nongkrong gak belanja, hanya beli air minum," ungkap dia

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST (Foto Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 18:42 WIB

Penjualan Tanah Bekasi Fajar Industrial Estate Telah Lampaui Target 2017

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), perusahaan pengelola kawasan industri MM2100, hingga akhir November 2017 telah menjual lahan seluas 42 hektar. Padahal target penjualan tanah 2017…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Kemenperin Haris Munandar

Jumat, 24 November 2017 - 18:09 WIB

2018, Pertumbuhan Manufaktur Masih Ditopang Sektor Konsumsi

Industri makanan dan minuman diproyeksi masih menjadi salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional pada tahun depan. Peran penting sektor strategis ini terlihat…

Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan

Jumat, 24 November 2017 - 18:00 WIB

Holding Tambang akan Resmi Efektif Akhir November

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan Holding BUMN Tambang akan resmi efektif mulai akhir November 2017.

PT Vivo Energy Indonesia (Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 17:30 WIB

Vivo Energy Indonesia Akan Bangun 3 Kilang Minyak di Indonesia

PT Vivo Energy Indonesia semakin serius menggarap bisnis hilir migas dengan membangun sebanyak 3 kilang minyak di Indonesia mulai tahun depan.

Kikan Terlibat Drama Musikal Kolosal Tekad Indonesia Jaya,

Jumat, 24 November 2017 - 17:16 WIB

Demi Perannya di Drama Kolosal Kikan Ingin Dibenci Setengah Mati

Demi Penghayatan perannya dalam Drama Kolosal yang bertajuk Tekad Indonesia Jaya yang akan dipentaskan di The Kasablanka Hall Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu 25 November 2017 pukul 20.00 WIB,…