Pertumbuhan Kredit 8,71 Persen Hingga Mei 2017

Oleh : Herry Barus | Selasa, 04 Juli 2017 - 16:23 WIB

Presiden Jokowi saat berkunjung ke PT Bursa Efek Indonesia (Foto Ist)
Presiden Jokowi saat berkunjung ke PT Bursa Efek Indonesia (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan pertumbuhan kredit perbankan pada Mei 2017 sebesar 8,71 persen (year on year/yoy) dibandingkan Mei 2016 yang 8,34 persen (yoy), namun lebih lambat jika dibandingkan April 2017 yang tumbuh 9,47 persen (yoy).

Meskipun lebih lambat dibandingkan April 2017, OJK melihat pertumbuhan kredit hingga Mei 2017 masih sejalan dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang menargetkan pertumbuhan kredit tahun ini di 9-12 persen (yoy).

"Jika dibandingkan tahun lalu, itu justeru lebih bagus," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (4/7/2017)

Muliaman mengatakan penyaluran kredit tersebut didorong oleh melimpahnya dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh dua digit mencapai 11,18 persen (yoy).

Sektor penyaluran kredit yang mengalir paling deras adalah sektor listrik yang tumbuh 31,05 persen, konstruksi 24 persen, perikanan 11,2 persen dan pertanian tumbuh 10,8 persen.

Lebih lanjut, kata Muliaman, ekspansi empat bank badan usaha milik negara (BUMN) berperan signifikan untuk pertumbuhan kredit industri. Pertumbuhan kredit empat bank BUMN yakni PT. Bank Mandiri Persero Tbk, PT. Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk, PT. Bank Negara Indonesia Persero Tbk dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk hingga Mei 2017 mencapai 14,81 persen dengan DPK sebesar 16,77 persen.

Namun pertumbuhan kredit di industri perbankan belum begitu merata, pasalnya kredit bank swasta baru tumbuh empat-lima persen.

Sedangkan rasio kredit bermasalah industri perbankan masih stagnan di level tiga persen yakni 3,07 persen (gross) hingga Mei 2017.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 22 September 2018 - 08:00 WIB

Utang Pemerintah Capai Rp4.363,19 Triliun

Kementerian Keuangan mencatat, posisi total utang pemerintah pusat hingga akhir Agustus 2018 berjumlah Rp4.363,19 triliun.

Hotel Dafam Teraskita, Jakarta. (Foto: IST)

Sabtu, 22 September 2018 - 07:30 WIB

Hotel Dafam Teraskita Tawarkan Kenyamanan Meeting & Stay Weekend

Hotel Dafam Teraskita Jakarta, hotel bisnis yang berlokasi di jantung kota Jakarta Timur menawarkan kenyamanan untuk berbagai pertemuan (meeting), gathering serta acara lainnya yang membutuhkan…

Transaksi melalui gesek EDC Bank BTN

Sabtu, 22 September 2018 - 07:00 WIB

Bank BTN KCP Pluit Diresmikan Jadi Kantor Cabang Penuh

Seiring pertumbuhan jumlah penduduk di Provinsi DKI Jakarta, khususnya Jakarta Utara yang akan mendorong kebutuhan pembiayaan perumahan, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau Bank BTN meningkatkan…

Jaksa Agung, HM Prasetyo

Sabtu, 22 September 2018 - 06:21 WIB

Kejagung Apresiasi OTT Dana Gempa Lombok

Jaksa Agung Muhammad Prasetyo memberikan apresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang melakukan operasi tangkap tangan dana gempa Lombok dari anggota DPRD Kota Mataram…

DPRD Sumut (Foto Industry.co.id)

Sabtu, 22 September 2018 - 06:03 WIB

Anggota DPRD Sumut Terkait Korupsi Telah Kembalikan Uang Rp7,15 Miliar

Sejumlah anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara telah mengembalikan uang yang pernah mereka terima dengan total Rp7,15 miliar terkait dengan kasus suap kepada DPRD Sumut.