Kuartal I 2017, Timah Torehkan Laba Tahun Berjalan Sebesar Rp66,522 Miliar

Oleh : Hariyanto | Senin, 03 Juli 2017 - 16:20 WIB

PT Timah (Persero) Tbk
PT Timah (Persero) Tbk

INDUSTRY.co.id , Jakarta - PT Timah (Persero) Tbk berhasil menorehkan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk selama kuartal I 2017 sebesar Rp66,522 miliar dari rugi yang mencapai Rp138,988 miliar.

Berdasarkan publikasi resmi melalui keterbukaan informasi BEI dikutip Senin (3/7/2017), capaian ini ditopang oleh meningkatnya pendapatan usaha sekitar dua kali lipat atau menjadi Rp2,047 triliun per akhir Maret tahun ini dari periode serupa tahun lalu hanya Rp1,302 triliun.

Seiring dengan membesarnya pendapatan usaha, beban pokok pendapatan juga meningkat sekitar 35,13% atau menjadi Rp1,750 triliun selama kuartal pertama tahun ini dari Rp1,295 triliun periode serupa tahun sebelumnya.

Kendati demikian, BUMN yang bermarkas di Bangka ini mampu mengantongi laba uto sebesar Rp297,696 miliar per akhir Maret 2017 dari periode serupa tahun lalu hanya Rp6,656 miliar.

Timah juga berhasil meraih peningkatan pendapatan lain-lain hampir lima kali lipat dari Rp3,721 miliar per kuartal I 2016 menjadi Rp14,504 miliar periode serupa tahun sebelumnya.

Di sisi lain, Timah juga mampu membukukan laba tahun berjalan dari operasi yang dilanjutkan selama tiga bulan pertama tahun ini sebesar Rp67,210 miliar dari sebelumnya rugi Rp138,973 miliar per kuartal I 2016.

Adapun jumlah aset perseroan selama kuartal I 2017 tercatat mencapai Rp10,009 triliun atau meningkat tipis dari 2016 sekitar Rp9,548 triliun. Utang bank jangka pendek pada kuartal I tahun ini sebesar Rp1,873 triliun, dengan ekuitas mencapai Rp5,8 triliun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:45 WIB

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen

Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 akan mencapai 5,2 persen atau relatif sama dengan proyeksi pemerintah sebesar 5,14-5,21 persen.

OJK

Jumat, 21 September 2018 - 08:30 WIB

OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Industri Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat melalui peran aktif pelaku usaha jasa keuangan di tanah air.

Jaringan ATM BRI (Foto st)

Jumat, 21 September 2018 - 08:15 WIB

Melemahnya Perekonomian Tak Pengaruhi Penyaluran KUR

BRI menyatakan lesunya kondisi perekonomian di dalam negeri tidak memengaruhi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di kalangan pelaku usaha.

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:00 WIB

Bank Dunia: Kemungkinan Krisis Keuangan Indonesia Kecil

Bank Dunia menilai, kendati dihadapkan pada risiko penurunan pertumbuhan ekonomi akibat gejolak ekonomi global, peluang terjadi krisis keuangan di Indonesia relatif kecil.

Obligasi Negara Ritel (ORI) (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 07:58 WIB

Obligasi Dapat Sentimen Positif dari Penguatan Rupiah

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Pergerakan pasar obligasi dalam negeri masih memiliki peluang kenaikan seiring dengan masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri,…