150 Pebalap Ikut Tour de Flores 2017

Oleh : Candra Mata | Senin, 26 Juni 2017 - 19:53 WIB

Ilustrasi Balap Sepeda (Foto Ist)
Ilustrasi Balap Sepeda (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Kupang- Sebanyak 20 tim pebalap mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan balap sepeda internasional "Tour de Flores" (TdF) 2017 di Pulau Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berlangsung, 14-20 Juli mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, Senin (26/6/2017) mengatakan, ke-20 tim itu masing-masing terdiri atas delapan pebalap sehingga total peserta yang telah mendaftar sudah mencapai 150 pebalap.

"Para pebalap sepeda internasional ini berasal dari berbagai negara yang tersebar dari Amerika, Eropa, Asia, dan Australia," katanya ketika dihubungi Antara di Kupang.

Ia mengatakan, jumlah tim yang mendaftar masih di bawah target sebanyak 30 tim dan dari jumlah yang ada itu selanjutnya diseleksi lagi melalui Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) bekerjasama dengan Alsemat sebagai koordinator kegiatan.

Seleksi yang dimaksud, lanjutnya, untuk memastikan reputasi (track record) para pebalap sehingga yang tampil betul-betul profesional dan berkelas internasional.

"Artinya tidak otomatis ratusan peserta yang mendaftar itu diikutsertakan tapi diseleksi betul sehingga yang tampil di ajang balap sepeda internasional ini yang berkompeten sesuai kelasnya," katanya.

"Kami mau tunjukkan kepada dunia bahwa kami menyelenggarakan suatu kegiatan internasional yang sangat bermartabat dengan high class participant karena kami menghendaki para peserta yang ikut ini betul-betul sudah teruji," katanya pula.

Marius mengatakan, waktu pelaksaan TdF 2017 sudah dipastikan pada 14-19 Juli dan acara peluncurannya akan diadakan para 5 Juli di Kementerian Pariwisata.

Para peserta, lanjutnya, akan mulai berdatangan di Pulau Flores pada 12 Juli untuk melakukan persiapan balapan sepeda yang etape pertamanya dimulai dari Larantuka ibu kota Kabupaten Flores Timur.

Ia menjelaskan, selanjutnya pada 15 Juli para peserta sudah tiba di Maumere ibu kota Kabupaten Sikka, 16 Juli tiba di Ende, 17 Juli di Mbay, 18 Juli Borong, 19 Juli di Ruteng, hingga finis 20 Juli di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Lebih lanjut, Marius mengatakan, seremoni pembukaan TdF 2017 yang sebelumnya direncanakan di Lewoleba ibu Kota Kabupaten Lembata, dibatalkan dengan berbagai pertimbangan dari pemerintahan baru di daerah itu.

"Bupati baru di Lembata masih belum menyetujui dengan berbagai pertimbangan, jadi kami lewatkan saja meskipun sebelumnya Penjabat Bupati sudah menyiapkan anggaran sehingga seremoni pembukaan dan start-nya tetap di Larantuka," katanya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Walikota Bandung Ridwan Kamil. (Foto: beastudiindonesia.net)

Minggu, 24 Juni 2018 - 06:00 WIB

Setelah Cuti 130 Hari, Kang Emil Kembali Jabat Walikota Bandung

Ridwan Kamil kembali menjabat sebagai Wali Kota Bandung setelah sebelumnya sempat cuti untuk ikut dalam kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Jababeka dok

Sabtu, 23 Juni 2018 - 20:57 WIB

Setelah Morotai dan Tanjung Lesung, Jababeka Incar KEK di Bangka Belitung

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (kode saham KIJA) memberi sinyal hendak mengelola kawasan ekonomi khusus (KEK) di Provinsi Bangka Belitung.

Penyanyi Ed Sheeran. (Foto: NME)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 19:30 WIB

Ed Sheeran Akui Tak Gunakan Layanan Streaming Musik

Ed Sheeran rupanya tidak pernah menggunakan jasa layanan streaming musik untuk mempromosikan lagu-lagunya. Seperti yang diketahui, Shape of You milik Ed Sheeran menjadi salah satu lagu yang…

Kementerian Perindustrian. (Fofo: kemenperin.go.id)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:52 WIB

Kemenperin Tengah Godok Insentif Penerapan Industri Hijau

Kementerian Perindustrian mewacanakan insentif fiskal dan nonfiskal sebagai upaya untuk menerapkan industri hijau yang bersifat wajib.

Ribuan UMKM memadati acara sosialisasi PPh Final UMKM 0,5% yang dilakukan Presiden Jokowi di Sanur, Bali, Sabtu (23/6). (Dok: Kemenkop)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:44 WIB

UMKM Bali Antusias Sambut Penurunan PPh Final 0,5 Persen

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di provinsi Bali menyambut baik kebijakan pemerintah menurunkan pajak penghasilan (PPh) final UMKM yang semula 1% menjadi 0,5% mulai 1 Juli 2018…